Penggunaan Media Peta pada Geografi Negara-Negara ASEAN

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Tercapainya tujuan belajar mengajar dalam kegiatan pendidikan dan pembelajaran memerlukan usaha terciptannya interaktif edukatif yang baik antara guru dengan siswa (Suryosubroto, 1997). Untuk menciptakan interaksi edukatif yang baik guru harus mampu memilih metode dan media yang sesuai dengan tujuan pembelajaran serta merangsang keterlibatan siswa secara aktif.

Secara harfiah media berarti perantara antara sumber pesan dengan penerima pesan, metode pembelajaran adalah alat yang di gunakan untuk mencapai suatu tujuan pendidikan (Suharsini Arikunto 2002). Metode berasal dari bahasa Yunani methodos yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan, atau bagaimana cara melakukan atau membuat sesuatu.
Metode mengajar merupakan cara yang dilakukan oleh seorang pendidik atau seorang guru kepada peserta didik pada saat mengajar. Media dan metode mengajar penulis melakukan inovasi penggunaan media peta warna-warni pada kondisi geografis negara-negara ASEAN mata pelajaran IPS kelas VIII semester gasal.
Langkah pembelajaran dengan pendahuluan dari salam, berdoa, absensi, pengondisian dilanjut apersepsi, guru memberi pertanyaan stimulus yang merangsang peserta didik untuk aktif menjawab pertannyaan guru. Lalu pemasangan peta ASEAN, peserta didik diminta untuk memperhatikan dan mengamati peta di yang dipasang di depan papan tulis dan menjelaskan tujuan pembelajaran dan menjelaskan pokok-pokok materi tentang kondisi geografis negara-negara ASEAN.

Baca juga:   Asyik Belajar Perwilayahan Kota dengan Google Map

Kegiatan inti identifikasi wilayah, guru mengajak peserta didik memperhatikan peta warna-warni ASEAN dan menjelaskan kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik pada kegiatan differensiasi yaitu kegiatan mengamati, mengidentifikasi dan menganalisis unsur-unsur suatu unit pembelajaran. Dalam kegiatan ini peserta didik mengidentifikasi posisi wilayah setiap negara ASEAN. Negara mana saja yang berada di bagian utara, selatan, timur dan barat di kawasan Asia Tenggara. Berikutnya peserta didik mencermati bentuk wilayah setiap negara yang paling luas, yang paling kecil, yang berbentuk kepulauan, yang berada di semenanjung, yang berbentuk memanjang. Yang kedua kegiatan integrasi yaitu kegiatan kegiatan menempatkan unsur-unsur visual secara serempak, dalam kegiatan ini peserta didik merekam dalam pikirannya bentuk dan posisi wilayah semua jenis negara di kawasan Asia Tenggara. Ketiga, kegiatan uji sendiri yaitu kegiatan menguji kemampuan diri sendiri sebelum diuji oleh guru. Dalam kegiatan ini guru membagikan peta buta ASEAN dan lembar uji sendiri kepada setiap peserta didik dan menjelaskan kegiatan yang harus dilakukan peserta didik.

Penting dilakukan peserta didik untuk jujur artinya selama melakukan kegiatan uji sendiri peserta didik tidak melihat peta. Langkah uji sendiri ditampilkan peta buta ASEAN yang sudah diberi huruf abjad di setiap negaranya dan di samping peta buta ASEAN ada daftar nama negara ASEAN yang harus diisi dengan huruf abjad ada di peta buta ASEAN. Langkah uji sendiri dilakukan dengan peserta didik mengisi sendiri lembar ujian dengan pensil. Setelah diisi lembar uji sendiri siswa mengoreksi sendiri hasil kerjaannya dengan mencocokkan dengan peta yang ada dipasang di papan tulis atau atlas yang dimiliki peserta didik. Apabila ada kesalahan pengisian peserta didik dapat menghapus bagian yang salah kemudian melakukan kegiatan integrasi. Peserta didik yang tidak melakukan kesalahan dapat memanfaatkan waktu dengan cara memberikan warna-warni yang berbeda di setiap negara ASEAN dengan pensil warna dilanjutkan pemantapan penguatan materi pembelajaran. Kegiatan penutup dilakukan guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan materi pembelajaran. Peserta didik mencatat rangkuman materi dan pemberian tugas kepada peserta didik untuk menggambar peta kawasan Asia Tenggara dengan menggunakan pensil warna atau krayon dengan warna sesuai selera peserta didik.

Baca juga:   PBL sebagai Alternatif Metode Pembelajaran pada Masa Pandemi

Dengan media peta warna-warni peserta didik antusias menunjukkan minat, perhatian dan semangat yang tinggi serta aktif melakukan pembelajaran. Memudahkan peserta didik mengenal kondisi geografis negara-negara ASEAN dengan mudah dan menyenangkan hal terbukti pada pemerolehan hasil belajar peserta didik yang lebih baik. (ips1/lis)

Guru IPS SMP Negeri 1 Bojong

Author

Populer

Lainnya