Belajar Tayamum Asyik dengan Praktik

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIK memiliki peranan yang penting dalam menentukan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan didalam maupun diluar kelas. Oleh sebab itu guru dituntut untuk senantiasa meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan terutama didalam mempersiapkan perencanaan pembelajaran.

Hal ini menuntut adanya perubahan-perubahan pada guru terutama dalam mengorganisasikan kelas, memilih metode mengajar yang tepat, strategi belajar mengajar, maupun sikap dan karakteristik guru dalam mengelola proses belajar mengajar, bertindak sebagai fasilitator yang berusaha menciptakan kondisi belajar mengajar yang efektif, sehingga memungkinkan terjadinya proses belajar dengan baik dan meningkatkan kemampuan siswa untuk memperhatikan pelajaran dan menguasai tujuan pendidikan yang harus mereka capai.

Dalam mengajar guru diharapkan mampu memilih cara yang tepat untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Penggunaan cara mengajar harus diarahkan pada tumbuhnya aktivitas belajar siswa yang optimal. Siswa kita buat nyaman dan senang belajar dan juga tidak merasa bosan, sehingga apa yang kita harapkan dapat terwujud.

Menurut Afan mengatakan “Strategi merupakan hal yang sangat penting, sehingga dijadikan sebagai haluan dalam proses pembelajaran, karena tanpa adanya strategi yang tepat untuk digunakan maka tidak akan mencapai tujuan secara maksimal”.

Baca juga:   Zoom Cloud Meeting Tingkatkan Keterampilan Membaca dan Menganalisis Ayat Alquran di Masa Pandemi

Dalam mata pelajaran PAI kelas VII KD.1.7.Menghayati ajaran bersuci dari hadas kecil dan hadas besar berdasarkan syariat Islam. Tayamum merupakan salah satu cara untuk menghilangkan hadas bagi orang yang tidak bisa berwudhu karena syar’i.

Sebelum siswa diajak praktik tayamum, perlu diperkenalkan syarat-syarat tayamum, yang sangat penting dan wajib bagi seorang muslim untuk mengetahuinya, dikarenakan tidak syah tayamum seseorang jika tidak memenuhi syaratnya. Jika tayamum seseorang tidak syah maka sholatnyapun juga tidak syah.

Untuk mengenalkan tayamum pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kajen, tentang praktik tayamum penulis menggunakan metode demonstrasi. Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan baik secara langsung maupun melalu penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahsan atau materi yang sedang disajikan (Djamarah,2002). Dengan metode demonstrasi, proses penerimaan siswa terhadap pelajaran akan lebih berkesan secara mendalam sehingga membentuk pengertian dengan baik dan sempurna.

Adapun langkah-langkah metode demonstrasi yang akan disampaikan kepada siswa dalam praktik tayamum yaitu, 1)guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai yaitu mendemonstrasikan tayamum. 2)guru menyampaikan gambaran sekilas materi yang akan disampaikan. 3)guru memberi contoh urutan tata cara tayamum mulai dari awal sampai akhir. 4)menyiapkan bahan atau alat yang diperlukan untuk tayamum. 5)menunjuk siswa berdasarkan urutan absen untuk mendemonstrasikan sesuai urutan tata cara tayamum.
Dengan praktik tayamum secara langsung tayamum perhatian siswa kelas VII SMPN 3 Kajen Kabupaten Pekalongan dapat dipusatkan kepada hal-hal yang penting bisa diamati secara teliti. Selain itu siswa lebih mudah diarahkan kepada kegiatan proses belajar mengajar dan tidak banyak bergurau pada temannya. Dapat mengurangi kesalahan bila dibandingkan dengan siswa hanya membaca dan mendengarkan. Karena dengan demonstrasi siswa akan lebih faham dan akan mendapatkan gambaran yang jelas, sehingga siswa dapat melaksanakan tayamum dengan benar. (ips2/zal)

Baca juga:   Melatih Pemahaman Pecahan Menggunakan Lembar Kerja Realistik

Guru PAI SMPN 3 Kajen, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya