Belajar Menyenangkan dengan Bermain Ular Tangga

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Hakikat kajian pembelajaran IPS di Sekolah Dasar adalah membekali peserta didik melalui kemampuan untuk mengidentifikasi, menganalisa dan menyusun pemecahan masalah sosial dalam perkembangan masyarakat, ilmu pengetahuan dan teknologi (Winataputra; 2009). Sementara esensi materi pembelajaran IPS pendidikan dasar dan menengah adalah memberikan konsep berpikir ilmiah kepada peserta didik dalam mengidentifikasi fenomena sejarah, sosial, budaya,perubahan tatanan dan pola hidup masyarakat yang terus berkembang (Hidayati; 2012).

Untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS perlu diupayakan kegiatan pembelajaran yang lebih menarik. Pembelajaran harus diupayakan agar peserta didik yang semula pasif menjadi aktif. Paradigma teacher centered harus beralih menjadi student centered. Pembelajaran IPS memiliki tingkat kesulitan sendiri maka dalam pemilihan model pembelajaran diupayakan agar mampu menampung perbedaan individual peserta didik dan mampu menumbuhkan minat dan motivasi belajar peserta didik.

Permainan ular tangga dikenal luas oleh anak-anak. Mereka asyik dalam permainan ular tangga sebab dalam permainan tersebut ada tantangan untuk mencapai puncak dengan berbagai halangan dan permasalahan. Dalam permainan ular tangga pemain gembira menjalani, tertantang untuk menjadi yang terbaik dan bersikap sportif. Prinsip yang digunakan dalam permainan ular tangga tersebut diadopsi untuk diterapkan dalam pembelajaran IPS.

Baca juga:   Menggunakan Loose Parts untuk Pembelajaran Anak PAUD

Kegiatan permainan ular tangga dalam proses pembelajaran dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut. Peserta didik secara berkelompok melakukan permainan ular tangga dengan media permainan yang sudah disediakan pendidik. Setelah itu salah satu peserta didik melakukan lemparan dadu sehingga akan muncul angka 1-6. Angka yang muncul menunjukkan berapa langkah peserta didik tersebut memainkan bidak. Pada kotak di mana bidak berhenti peserta didik akan mendapat kartu soal sesuai nomor kotak di mana bidak berhenti. Peserta didik membaca soal dan menjawab. Peserta didik lain menjadi juri atau jika peserta didik yang bersangkutan tidak bisa menjawab maka dilakukan pembahasan bersama di mana peserta didik lain membantu dan menjadi tutor sebaya.

Hasil penelitian menunjukkan penerapan permainan ular tangga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran IPS peserta didik kelas III SDN 03 Watukumpul Kabupaten Pemalang. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan peserta didik yang tuntas belajar sebanyak 82 % peserta didik dan peserta didik lebih berminat menjalani pembelajaran, peserta didik lebih berani berekspresi, suasana belajar lebih alami dan menyenangkan.

Baca juga:   Pembelajaran IPS dengan Model Pembelajaran Take and Give

Permainan ular tangga membuat pembelajaran menjadi menyenangkan. Hal tersebut sesuai dengan pendapat bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran hendaklah memperhatikan suasana atau iklim belajar yang menyenangkan, tidak tegang, tidak saling menyudutkan, dan saling membantu (Huda; 2013). Pembelajaran menggunakan permainan ular tangga mampu merubah pembelajaran yang semula peserta didik pasif dan bosan mengikuti pembelajaran IPS sehingga prestasi belajarnya rendah menjadi pembelajaran yang berlangsung aktif, penuh perhatian, peserta didik senang belajar IPS sehingga prestasi belajar peserta didik kelas III SDN 03 Watukumpul Pemalang meningkat. (ips2/ton)

Guru SDN 03 Watukumpul Pemalang

Author

Populer

Lainnya