Bangkitkan Semangat Siswa dengan Belajar di Luar Kelas

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN pada siswa Sekolah Dasar (SD) membutuhkan sistem pembelajaran yang menyenangkan. Memilih teknik pembelajaran yang tidak membosankan adalah tantangan guru. Sebab, pembelajaran yang monoton membuat siswa jenuh, bahkan dapat menurunkan minat dan semangat siswa dalam belajar. Dalam kegiatan belajar mengajar, terjadi komunikasi antara guru dan siswa. Guru sebagai sumber informasi, sedangkan siswa adalah sebagai penerima informasi.

Akan tetapi, kenyataan yang sering terjadi adalah informasi atau penjelasan guru kadang kurang bisa diterima dengan baik oleh siswa. Akibatnya, hasil yang dicapai kurang maksimal dan kurang memuaskan. Hal ini masih terjadi di SD Negeri Tegalombo 01, banyak siswa yang merasa bosan saat kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Banyak siswa yang menunggu dan senang pada saat jam pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Ini artinya siswa lebih senang belajar di luar kelas. Dengan kenyataan ini, adakalanya siswa dibawa ke suasana baru, suasana pembelajaran yang santai, lebih fresh tetapi tetap mendidik.

Pembelajaran di luar kelas dipilih sebagai teknik pembelajaran yang cocok bagi siswa SD terutama kelas rendah. Karena proses pembelajaran siswa harus benar-benar menyenangkan sehingga siswa betah untuk belajar. Hal ini menjadi salah satu upaya terciptanya pembelajaran yang terhindar dari kejenuhan, kebosanan, dan dapat membangkitkan semangat siswa untuk belajar.

Baca juga:   Pengajaran Menulis Menggunakan Diary terhadap Kemampuan Menulis Siswa dalam Recount Text

Pembelajaran di luar kelas merupakan metode pembelajaran yang aktivitas belajarnya berlangsung di luar kelas atau di luar sekolah seperti, taman, sawah, perkampungan, kebun dan alam sekitar dengan tujuan melibatkan pengalaman langsung serta menantang semangat petualangan siswa agar lebih akrab terhadap lingkungan dan masyarakat.

Metode pembelajaran di luar kelas merupakan upaya mengajak lebih dekat dengan sumber belajar yang sesungguhnya, yaitu alam dan masyarakat. Siswa diarahkan untuk melakukan aktivitas yang bisa membawa mereka pada perubahan perilaku terhadap lingkungan sekitar.

Pembelajaran di luar kelas akan terasa mengasyikkan, baik bagi siswa maupun guru. Selain dapat memberikan pembelajaran yang lebih bermakna, pembelajaran di luar kelas membuat pikiran dan semangat belajar meningkat. Siswa dapat belajar dengan benda-benda yang nyata dan langsung dari alam. Siswa juga lebih mudah memahami suatu hal. Jika di dalam kelas, siswa hanya belajar berdasarkan teori, kalau di luar kelas bisa langsung melihat atau memegang benda yang pernah dipelajarinya di kelas. Selain itu, siswa cenderung senang dan tidak merasa ngantuk seperti ketika belajar di dalam kelas. Apalagi kalau guru menambahkan game atau permainan untuk menciptakan suasana yang lebih menyenangkan. Belajar di luar kelas akan mengajarkan rasa kekeluargaan pada siswa, melatih berinteraksi dengan teman, dengan guru maupun dengan lingkungan sekitar. Ini dapat melatih perkembangan motorik siswa.

Baca juga:   Belajar Memahami Tangga Nada di Masa Pandemi dengan 3Di

Guru juga mudah menjalin keakraban dengan siswa. Meski demikian, guru jangan sampai lupa tetap harus memberikan pengawasan ketat agar tidak membahayakan keselamatan siswa. Belajar di luar kelas banyak objek yang dapat menarik perhatian siswa sehingga siswa kurang fokus, bebas kesana kemari dan tidak memperhatikan guru. Berarti guru harus bisa mengatur siswa dengan baik dan harus bisa menjalankan perannya agar pembelajaran dapat berjalan sesuai rencana dan menyenangkan. (on1/ida)

SD Negeri Tegalombo 01 Kecamatan Tersono Kabupaten Batang

Author

Populer

Lainnya