Kepala Sekolah Bangun Manajemen Sekolah saat Pandemi Covid–19

spot_img

RADARSEMARANG.ID, KEPALA sekolah memegang peranan penting dalam membuat kebijakan terkait manajemen sekolah di saat pandemi Covid-19. Kepala sekolah memegang peranan vital sebagai leader dalam membangun atmosfer pendidikan dan memastikan peserta didik mendapatkan pembelajaran bermakna. Terutama dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) di SD Negeri 05 Cikadu Kecamatan Watukumpul. Semua tetap melakukan pembelajaran aktif dengan MIKIR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi).

Beberapa langkah dalam membangun manajemen sekolah dengan tetap memasukan unsur pembelajaran aktif MIKIR, pertama, mendayagunakan seluruh komponen pendidikan dalam rangka menjamin terlaksananya pembelajaran dengan suasan yang berbeda. Terutama dalam merancang kurikulum dan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi darurat karena Covid-19 melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi (kelas pintar). Maka kepala sekolah bersama para guru membuat peta pengajaran yang rinci dan akurat tentang sebaran materi yang akan dilaksanakan/dibahas selama pandemi Covid-19. Serta meminta para guru antarmata pelajaran untuk berkolaborasi mengatur jadwal sehingga beban tugas peserta didik tidak terlalu tinggi dan menumpuk. Selain itu, berdasarkan edaran Bupati Pemalang bahwa tugas tidak hanya aspek pengetahuan, tapi harus menyelipkan aspek life skills (kecakapan hidup). Yakni, pembelajaran daring harus menyenangkan dan bermakna.

Baca juga:   Strategi Dibias untuk Penguatan PPK di Sekolah

Kedua, memberikan semangat dan apresiasi kepada guru, siswa dan orangtua. Seluruh kendala dan permasalahan yang dihadapi guru dibicarakan untuk mendapatkan solusi yang baik. Guru mengajar online artinya membutuhkan ekstra energi untuk menyiapkan meteri dan lainnya. Maka kepala sekolah memberikan motivasi dan imbauan agar guru tetap menyuntikkan semangat siswa dalam melakukan aktivitas/tugasnya di rumah. Orang tua pun demikian, banyak yang merasa stres dan kewalahan karena menjadi guru dadakan di rumah bagi anak-anaknya. Terbukti ketika penulis mengirimkan kalimat apresiasi dan ungkapan terimakasih kepada orangtua siswa melalui whatsapp group paguyuban kelas yang berisikan 150 anggota, ada feedback yang responsif terhadap penyerahan tugas dll. Pesan semangat dan motivasi tentunya mampu menghidupkan kembali semangat yang mulai mengendor sesuai petuah ala Ki Hajar Dewantara “Ing Madya Mangun Karsa” atau di tengah-tengah memberi semangat tentu saja langkah ini sangatlah efektif.

Ketiga, melakukan pelatihan daring secara singkat dan mengenal platform pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kepala sekolah menyadari keterbatasan kemampuan dan sarana yang tersedia. Tidak semua guru mampu mengoperasikan platform daring dan ketersediaan kuota sepanjang waktu. Disinilah peran guru yang melek IT, mendampngi guru lain yang belum bisa. Sehingga ketercapaian penggunaan dan pengoperasian platform dapat dijalankan. Untuk kuota para guru sudah dimasukkan ke dana BOS sesuai edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga guru dapat mengoperasikan aplikasi pembelajaran daring/online.

Baca juga:   Wujudkan Sekolah Sehat Lewat Jumat Bersih Sabtu Hijau

Keempat, mentransformasikan laporan tugas ke dalam bentuk daring untuk Dinas Pendidikan. Seluruh pemangku kepentingan sekolah harus menyusun rencana kerja darurat untuk dilaporkan setiap harinya. Laporan tersebut harus terperinci deskriptif, bukti kegiatan dan bukti fisik seperti foto dan lainnya. Laporan dikirim melalui google form sehingga memudahkan pelaporan dan bertanggung jawab atas tugas dan kinerja masing-masing.

Kelima, melakukan komunikasi multi arah dalam upaya sterilisasi satuan pendidikan. Wabah yang sedang berlangsung ini sangat memprihatinkan. Pihak sekolah harus ikut andil dalam upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Turut melakukan penyemprotan disinfektan (disinfectant spray) di lingkungan sekolah. Selain itu, para siswa diajarkan untuk membuat disinfektan sendiri dan menjadi agen pencegahan Covid-19 di rumahnya masing-masing. Demikian peran kepala sekolah membangun manajemen sekolah di saat pandemi. (ips2.1/ida)

Kepala SD Negeri 05 Cikadu Watukumpul Pemalang

Author

Populer

Lainnya