Meningkatkan Keterampilan Berbicara dengan Permainan Snow Ball Grenade

spot_img

RADARSEMARANG.ID,Bahasa Inggris digunakan secara luas oleh orang-orang di seluruh dunia untuk berkomunikasi. Bahasa Inggris mempunyai kontribusi besar dalam mengakomodasi banyak orang untuk memperkaya pengetahuan dan kemampuan mereka pada beberapa bidang. Seperti pendidikan, pariwisata, agama, teknologi, dan perekonomian dunia.
Oleh sebab itu, Indonesia, sebagai sebuah negara berkembang, menetapkan bahasa Inggris sebagai bahasa asing pertama dan meletakkan bahasa Inggris sebagai salah satu dari mata pelajaran yang di wajibkan pada sekolah formal dari sekolah menengah pertama hingga universitas.

Mengetahui pentingnya peranan bahasa Inggris saat ini, siswa harus dicukupkan dengan kelengkapan keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, lisan maupun tulisan. Mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis adalah empat keterampilan utama berbahasa. Dari semua keterampilan berbahasa, berbicara terlihat sedikit susah oleh siswa-siswa sebagai sebuah kemampuan bahasa yang mana membutuhkan kemampuan tinggi untuk mengekspresikan ide, pikiran, perasaan dan membuat teks tulisan.

Kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa kelas VIIIF SMPN 42 Semarang dari beberapa tahun belakangan ini masih tergolong belum memuaskan. Hal ini dikarenakan anak lulusan sekolah dasar belum dibekali pengetahuan dasar bahasa Inggris. Terlebih lagi dengan dihilangkannya muatan lokal bahasa Inggris di sekolah dasar negeri. Dampaknya adalah mengekspresikan ide dalam bahasa Inggris secara lisan sering terhenti di tengah pembicaraan, durasi bicara rata-rata kurang dari 5 menit, menggunakan kosakata sangat terbatas. Kurang keberanian untuk memulai bicara dalam bahasa Inggris baik kepada guru maupun ke teman sekelas. Temuan penulis sebagai guru bahasa Inggris pada semester sebelumnya di kelas VIII yang berfokus pada transactional interpersonal dan functional menunjukkan bahwa siswa hanya menjawab pada pokok gagasan saja. Kurang dapat mengembangkan jawaban bahkan bertanya dalam bahasa Inggris. Singkatnya jawaban yang diberikan siswa bukan menunjukkan keterbatasan ide, akan tetapi lebih pada kemampuan berbicara bahasa Inggris yang masih rendah (Suganda, et al: 2007).

Baca juga:   Serunya Menggali Isi Teks Pidato melalui Audio Visual

Permainan yang diadaptasikan dalam pembelajaran dapat membantu siswa lebih semangat dan lebih tertarik pada pelajaran bahasa Inggris. Permainan juga dapat membantu guru untuk menciptakan konteks dalam bahasa Inggris sehingga lebih berguna dan bermakna. Agar siswa dapat berpartisipasi dalam permainan itu mereka harus memahami apa yang orang lain telah tulis atau sedang katakan, dan mereka harus berbicara atau menulis supaya dapat mengekspresikan ide-ide mereka atau sekedar memberikan informasi. Interprestasi yang berguna dari kebermaknaan siswa adalah ketika merespon konten dengan cara terbatas.

Dalam kegiatan pembelajaran asking and giving opinion penulis mengggunakan game snow ball grenade, yang mana masing-masing anggota kelompok mendapatkan kesempatan untuk memberikan pendapat mereka serta pemikirannya. Keunggulan dari teknik ini adalah bagaimana mengatasi pemerataan kesempatan yang sering terjadi antarkerja kelompok karena setiap peserta didik mempunyai ide-ide tentang topik yang diberikan oleh guru. Snow ball grenade bisa berupa bola plastik atau dibuat dari bahan kertas yang tidak terpakai yang diremas dibentuk seperti bola.

Baca juga:   Penggunaan Media Online dalam Pembelajaran PAI di Masa Pandemi Covid-19

Permainan yang sangat memotivasi dan menghibur dapat membuat siswa yang mempunyai sifat pemalu lebih mempunyai kesempatan mengekspresikan pendapat serta perasaan mereka. Selain itu dapat memberikan pada siswa mengenai kemampuan dalam pembelajaran berbicara dan pengalaman baru tentang bahasa asing. Dengan suasana yang menyenangkan sehingga tercipta suatu suasana yang nyaman dan siswa dapat mengingat materi yang disampaikan dengan cepat dan lebih baik. (gm1/lis)

Guru Bahasa Inggris SMPN 42 Semarang

Author

Populer

Lainnya