Teknik “Si Mpok” Tingkatkan Keterampilan Komunikasi Siswa

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN abad 21 menggunakan istilah yang dikenal sebagai 4C yang terdiri atas, 1) komunikasi (Communication), 2) kolaborasi (Collaboration), 3) berpikir kritis dan pemecahan masalah (Critical Thinking and Problem Solving), 4) kreativitas dan inovasi (Creativity and Innovation). Dalam konteks pembelajaran kurikulum 2013, keterampilan 4C merupakan kemampuan sesungguhnya yang ingin dituju agar siswa dapat bersaing dalam era globalisasi.

Keterampilan berkomunikasi sangat penting diajarkan sejak dini karena digunakan untuk menyampaikan informasi kepada orang lain dengan baik dan benar. Namun, tidak semua orang memiliki keterampilan berkomunikasi dengan baik. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor seperti malu, tidak mempunyai keberanian, dan tidak percaya diri.

Siswa kelas 5 SDN Srondol Wetan 04 sebagian besar tidak berani atau malu berbicara di depan kelas. Hal ini dikarenakan siswa kurang terbiasa untuk menyampaikan hasil diskusi di hadapan teman-teman dan gurunya. Mereka berpikir apabila salah dalam menyampaikan pendapat, maka akan dihina, dipermalukan bahkan di-bully oleh teman-temannya. Selain itu, mereka juga berpikir akan ditegur oleh guru apabila yang disampaikan itu kurang atau tidak benar. Apabila hal ini terjadi secara terus menerus akan berdampak negatif bagi siswa. Mereka tidak akan dapat mengetahui cara berkomunikasi yang baik dan benar karena takut melakukan kesalahan.

Baca juga:   Urgensi Pendidikan Akhlak di Keluarga

Untuk mengubah persepsi siswa maka penulis berupaya membiasakan melakukan teknik “Si Mpok“ agar meningkatkan keterampilan komunikasi dengan baik dan benar. Dalam hal ini komunikasi yang dimaksud adalah mampu menyampaikan pendapat untuk menyampaikan hasil diskusinya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi membandingkan hewan vertebrata dan avertebrata.

Teknik “Si Mpok” adalah bagian dari metode diskusi yang merupakan kependekan dari Presentasi Kelompok. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian presentasi adalah penyajian atau pertunjukan (tt sandiwara, film, dsb) kepada orang-orang yang diundang; mem·pre·sen·ta·si·kan v menyajikan; mengemukakan (dl diskusi dsb). Sedangkan pengertian kelompok adalah kumpulan (tentang orang, binatang, dan sebagainya). Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa presentasi kelompok adalah menyajikan atau menyampaikan materi kepada sekelompok orang, dalam hal ini adalah teman sekelasnya.

Langkah-langkah dalam membandingkan hewan vertebrata dan avertebrata menggunakan teknik “Si Mpok“ yaitu, 1) membentuk kelompok (jumlah siswa dibagi sesuai dengan kelompok yang akan dibentuk), 2) setiap kelompok diminta mengidentifikasikan kelompok hewan vertebrata atau avertebrata, 3) membuat model sederhana dengan menggunakan bahan dari karton, kardus, plastisin, maupun kawat untuk binatang yang akan dipresentasikan agar mudah dipahami, 4) membuat perbandingan antara keduanya, dan 5) mempresentasikan hasil perbandingan di depan guru dan kelompok lain.

Baca juga:   Belajar Membaca dan Menulis dengan Bermain Finger Painting

Manfaat teknik “Si Mpok “ dalam membandingkan hewan vertebrata dan avertebrata bagi siswa adalah 1) meningkatkan keterampilan berkomunikasi dengan baik dan benar, 2) memunculkan keberanian, 3) menumbuhkan sikap percaya diri, 4) dapat bekerja sama dengan teman, dan 5) belajar menghargai pendapat teman.

Menggunakan teknik “Si Mpok “ yang merupakan bagian dari metode diskusi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi membandingkan hewan vertebrata dan avertebrata memberikan dampak postif bagi siswa. Dampak positifnya yaitu siswa menjadi lebih aktif, komunikatif, inovatif, dan kolaboratif. (ips2/ida)

Guru SDN Srondol Wetan 04 Kecamatan Banyumanik Kota Semarang

Author

Populer

Lainnya