Belajar Reading Text, Asyik dengan Snowball Throwing

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Membaca teks berbahasa Inggris bagi native speaker atau penutur asli adalah hal yang sudah biasa. Tapi akan berbeda keadaannya jika yang membaca teks adalah orang bukan penutur asli. Pastinya akan ditemukan beberapa kesulitan, misalnya kesulitan cara membacanya, tidak tahu artinya atau bahkan tidak tertarik untuk melanjutkan membaca teks tersebut. Hal ini sering penulis temui di kelas bahasa Inggris ketika siswa belajar materi reading text. Pembelajaran reading teks ini sering dirasa menjenuhkan oleh siswa.

Akan tetapi keadaan yang menjenuhkan tersebut kembali kepada bagaimana guru menyampaikan pelajaran di kelas. Banyak metode pembelajaran yang menjadi pilihan untuk diterapkan agar siswa dan guru itu sendiri terhindar dari rasa jenuh ketika proses belajar mengajar sedang berlangsung di kelas. Pemilihan metode pembelajaran yang tepat untuk sebuah kelas yang heterogen dengan latar belakang dan daya tangkap siswa yang berbeda akan memudahkan siswa untuk belajar reading text. Agar pembelajaran berjalan dengan aktif, maka seorang guru harus kreatif dalam memilih metode pembelajaran yang kekinian, menarik dan menyenangkan sehingga dapat mengatasi rasa jenuh dan bosan ketika siswa belajar reading text.

Pembelajan reading text perlu sekali dilakukan dengan cara yang efektif dan efisien. Guru harus berani merubah cara mengajarnya selama ini dengan model pembelajaran melalui media yang lebih menarik melalui buku, internet atau pun sharing dengan teman sejawat agar tahu bagaimana mengaplikasikan model-model tersebut di kelas. Guru tidak boleh hanya mengandalkan satu sumber dalam pembelajaran. Di kelas X SMK Negeri Karangpucung, penulis mencoba menerapkan metode snowball throwing untuk mengatasi kejenuhan dalam pembelajaran reading text.

Baca juga:   Tingkatkan Kemampuan Wudu melalui Video Pembelajaran

Snowball dalam kamus bahasa Inggris artinya bola salju, sedangkan throwing artinya melempar. Snowball throwing secara keseluruhan dapat diartikan melempar bola salaju. Snowball throwing ini adalah model pembelajaran yang mudah dilakukan dan tidak membutuhkan biaya banyak karena cukup dengan selembar kertas. Pelatun (2014) menyatakan metode snowball throwing merupakan metode yang menitikberatkan pada suatu pertanyaan yang diajukan dalam sebuah permainan. Di mana masing-masing siswa saling melempar bola-bola yang terbuat dari kertas, namun berisi tentang pertanyaan. Setiap individu yang terlibat dalam metode ini harus mempersiapkan diri untuk menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh temannya.

Langkah-langkah metode ini adalah yang pertama guru menyiapkan reading text, kedua membentuk kelompok yang terdiri dari empat orang dan ketuanya, ketiga memberi penjelasan tentang apa yang harus dilakukan dengan reading text tersebut dan menjelaskan kembali kepada teman-temannya. Yang ke empat adalah masing-masing siswa diberikan satu lembar kerja untuk menulis pertanyaan yang berkaitan dengan reading text yang diberikan. Langkah yang ke lima adalah kertas yang berisi pertanyaan itu dibentuk seperti bola dan dilempar dari satu kelompok ke kelompok lain selama kurang lebih 1 menit dengan mengikuti aba-aba yang diberikan oleh guru. Langkah yang ke enam adalah setelah masing-masing kelompok mendapat satu bola atau pertanyaan, mereka diberi kesempatan berdiskusi untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian. Setelah itu guru memberi kesimpulan atas pertanyaan dan jawaban yang ditulis oleh siswa, mengevaluasi dan menutup pembelajaran reading text.

Baca juga:   Implementasi Kelas Maya pada Masa Pandemi Covid-19

Metode snowball throwing untuk pembelajaran reading text yang penulis terapkan di kelas X SMK N Karangpucung memang membuat kelas agak gaduh karena aksi melempar snowball atau bola salju yang terbuat dari kertas. Tetapi dengan seperti itu siswa menjadi lebih rileks dalam belajar, menyerap materi pembelajaran dan cara menjawab pertanyaan dari reading text yang dipelajari dengan mudah. Pembelajaran akan berjalan dengan kondusif dan terarah karena siswa sudah paham dengan apa yang harus mereka kerjakan. (ips2/lis)

Guru Bahasa Inggris SMKN Karangpucung Kabupaten Cilacap

Author

Populer

Lainnya