Asyiknya Belajar BRSD dengan Matematika Realistik

spot_img

RADARSEMARANG.ID, BELAJAR matematika dari rumah, artinya belajar matematika secara mandiri dengan arahan guru melalui pemberian materi secara online baik berupa catatan, video pembelajaran ataupun hanya berupa foto-foto contoh soal dan pembahasannya. Belajar online seperti ini untuk mata pelajaran matematika selama beberapa bulan dalam masa pandemi covid-19 tentu akan menjemukan bagi peserta didik. Terlebih bila orang tua sebagai pendamping kegiatan peserta didik selama belajar dari rumah tidak dapat membantu memberikan arahan yang jelas, sehingga pengkonstruksian materi tidak dapat dikuasai dengan baik. Karenanya diperlukan metode khusus agar peserta didik tidak hanya belajar tetapi juga mendapat pengetahuan keilmuan baru yang menyenangkan dan mudah serta lebih dekat dengan dunia nyata dalam kehidupan sehari-hari. Suatu pendekatan matematika yang dalam pembelajarannya mengunakan konteks “dunia nyata” ini disebut dengan pendekatan matematika realistik.

Konsep matematika realistik ini penulis gunakan pada pembelajaran materi Bangun Ruang Sisi Datar (BRSD) kelas VIII semester genap di SMP Negeri 2 Sukorejo Kendal. Bertujuan agar siswa mampu memahami matematika tidak hanya pada tataran teorema semata, tetapi juga mampu memahami aplikasinya di dunia nyata. Sebagaimana yang disampaikan oleh Slameto (2013:2) bahwa belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Hal ini menekankan bahwa belajar adalah sebuah proses, artinya belajar tidak dilakukan secara singkat melainkan terus menerus. Belajar adalah usaha yang dilakukan oleh individu untuk menjadi lebih baik dan merupakan hasil dari perilaku sebelumnya yang berupa pengalaman. Pengalaman yang akan membuahkan ilmu ini dapat peserta didik peroleh dengan mengasyikkan pada BRSD dengan pendekatan matematika realistik.

Baca juga:   Antara Geometri, Korona dan Nilai Matematika

Pada pembelajaran bangun ruang sisi datar, penulis memberikan arahan kepada peserta didik untuk memahami definisi kubus, balok, prisma, dan limas. Setelah peserta didik memahami konsepnya, maka peserta didik diminta untuk mengamati dan mengidentifikasi benda-benda di rumah mereka yang berbentuk bangun-bangun ruang tersebut di atas. Pembelajaran ini akan sangat seru dan menarik bagi peserta didik karena mereka menemukan matematika bangun ruang pada benda yang mereka lihat dan gunakan dalam kesehariannya, tidak sekedar membayangkan seperti saat mereka berada di ruang kelas.

Selanjutnya setelah mampu mengidentifikasi benda-benda di sekitar mereka, maka agar lebih menantang, penulis memberikan tugas kepada peserta didik untuk belajar membuat contoh permasalahan yang berkaitan dengan materi bangun ruang. Diantaranya menghitung luas permukaannya, menentukan volumenya, dan sebaliknya yaitu unsur BRSD yang lain jika diketahui luas atau volumenya. Selain peserta didik dapat menentukan nama BRSD lengkap dengan unsur-unsurnya, bahkan beberapa peserta didik mampu membuat masalah yang lebih kompleks. Ada peserta didik yang menentukan volume bak mandi dan menghitung waktu yang diperlukan untuk mengisi bak dengan debit air tertentu pada krannya. Ada juga peserta didik yang menghitung luas dinding rumah, menentukan banyak cat yang diperlukan, dan besar biaya yang digunakan.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Mandiri dengan Edmodo

Sangat penting untuk kita lakukan pada masa pandemi ini dengan memberikan pendidikan yang bermakna. Pembelajaran harus dikemas secara kreatif dan menyenangkan untuk menghindari kejenuhan yang berpotensi dialami oleh peserta didik selama belajar matematika dari rumah. Ayo menjadi guru kreatif. (dj1/zal)

Guru Matematika SMPN 2 Sukorejo, Kabupaten Kendal

Author

Populer

Lainnya