Penggunaan Youtube dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN drama maupun puisi merupakan salah satu dari materi pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang cara penerapannya adalah dengan praktek langsung. Sehingga dalam proses belajar dibutuhkan materi serta pelatihan yang tidak sedikit. Yang menjadi momok bagi peserta didik adalah bagaimana cara menampilkan suatu drama ataupun puisi untuk penilaian, sedangkan mereka tidak menguasai tekniknya. Sehingga peserta didik kurang berminat menerima materi tersebut. Dalam penyampaian materi drama tersebut, dibutuhkan media yang tepat untuk menyampaikan materi pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Tidak cukup hanya dengan penjelasan lisan dari guru maupun mengerjakan tugas-tugas.

Disamping kurangnya media pembelajaran yang tepat, kondisi pandemi Covid-19 menambah kesulitan dalam penyampaian materi pelajaran. Karena kurangnya jumlah tatap muka antara guru dengan murid yang mengharuskan mengikuti kebijakan pemerintah menggunakan media pembelajaran daring. Sehingga guru mau tidak mau harus menguasai berbagai teknik pembelajaran daring untuk disampaikan kepada peserta didik. Dengan harapan peserta didik tetap menerima materi pelajaran dan tetap dapat memenuhi nilai yang diinginkan. Salah satu teknik pembelajaran daring yang dipakai adalah menggunakan media Youtube.Seperti yang diterapkand I SMPN 19 Kota Tegal.

You Tube adalah salah satu aplikasi video yang dapat diunduh dan diunggah di media internet. Seperti yang kita ketahui, banyak masyarakat yang membagikan pengalaman, cerita, bahkan materi pembelajaran sekolah lewat media Youtube. Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa orang lebih tertarik belajar menggunakan media video daripada belajar melalui media teks dan gambar diam (Fadhli, 2015). Sehingga media video lebih efektif membuat peserta didik dapat menerima pembelajaran yang diberikan kepadanya. Oleh karena iru, banyak masyarakat, terutama peserta didik menggunakan video You Tube untuk menambah wawasan dan pengetahuan seputar materi pelajaran.
Salah satu keunggulan media Youtube dalam pembelajaran materi Bahasa dan sastra Indonesia adalah, peserta didik dapat melihat berbagai video pembelajaran dengan berbagai ekspresi atau mimic yang ditampilkan. Sehingga peserta didik dapat menyaksikan langsung tanpa harus membayangkan kembali. Media pembelajaran you tube akan memperjelas pesan pembelajaran agar tidak terlalu verbalistis. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga dan panca indra di tengah pandemic. Menimbulkan semangat belajar dengan interaksi langsung antara peserta didik dengan sumber belajar. Memungkinkan peserta didik belajar mandiri sesuai dengan kemampuan visual, auditori serta kinestetiknya. Memberikan stimulus yang sama dengan membandingkan pengalaman dan menimbulkan persepsi yang sama.

Baca juga:   Belajar Speaking Skill Menarik melalui Vlogging di Youtube

Dengan menggunakan media pembelajaran youtube tentunya tingkat pemahaman dan proses pembelajaran materi yang disampaikan akan meningkat. Banyak sekali media pembelajaran online untuk menambah wawasan peserta didik dengan memanfaatkan sarana youtube untu mengakses situs-situs pembelajaran guna menambah wawasan yang luas dan membuka cakrawala ilmu pengetahuan. Diharapkan selain mampu menjadi media pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang menyenangkan sekaligus dapat mengembangkan kreativitas peserta didik dalam menampilkansuatu karya sastra.

Dimasukkannya youtube sebagai media pembelajaran Bahasa dan sastra Indonesia terutama drama pada K13 adalah cara mudah dan user-friendly untuk meningkatkan kolaborasi keterampilan dan mengintegrasikan teknologi ke dalam program pembelajaran. Guru dapat mengarahkan peserta didik untuk membuka youtube sebagai pengganti media pembelajaran dikelas disaat pandemic berlangsung. Mengenalkan dan menjelaskan materi maupun konsep dari Bahasa dan sastra Indonesia dengan memunculkan video materi yang dibuat guru sendiri maupun dengan video materi drama dari konten yang lain. Guru pun dapat menggunakan teknologi ini untuk kegiatan diskusi siswa, berbagi informasi dan menciptakan komunitas belajar sehingga dapat diaplikasikan dalam kurikulum 2013.

Baca juga:   Guru Jangan “Menghakimi” Siswa Tanpa Bukti

Youtube adalah alternative sumber belajar yang tepat dengan video pembelajaran bagi pendidik dan peserta didik. Mengintegrasikan video tertentu dari youtube dapat mengembangkan kemampuan apresiatif siswa dan memberikan pengalaman belajar, tidak terbatas pada materi pembelajaran melainkan tekonologi yang digunakan. Dalam kutikulum 2013, youtube dapat digunakan untuk mencari informasi, mempelajari keterampilan berbahasa dan mendapatkan gambaran audiovisual tentang berbagai praktikum keterampilan berbahasa dan sastra sehingga siswa mampu memenuhi tujuan kurikulum 2013 yang pada akhirnya siswa mampu mengkomunikasikan atau mempresentasikan hasil-hasil temuannya dari video youtube tersebut. (dar1/zal)

Guru SMPN 19 Kota Tegal

Author

Populer

Lainnya