Belajar Keberagaman SARA dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika melalui STAD

Oleh: Ida Yuliani S.Pd.,M.Si.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, KEBERAGAMAN SARA merupakan anugerah yang patut disyukuri karena tidak mudah mengelola keberagaman di Indonesia. Keberagaman menjadi sebuah kekuatan guna mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Menghormati keberagaman adalah sikap terpuji sebagaimana Tuhan menciptakan makhluknya yang beranekaragam. Sebagai siswa perlu belajar. Belajar adalah suatu proses memasukkan ataupun menggali ilmu serta melatih otak kita untuk menjawab berbagai macam soal yang dapat menambah wawasan pengetahuan. Kaitannya dengan belajar keberagaman SARA dalam bingkai Bhinneka tunggal Ika merupakan materi yang kurang diminati kelas VII SMP Negeri 2 Ulujami. Hal ini karena dianggap mudah atau gambang sehingga siswa tidak serius dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, tidak tertarik, kurang suka membaca buku pelajaran dan model pembelajaran yang tidak tepat sehingga belum mencapai tujuan pembelajaran.

Dalam hal ini penulis memilih model pembelajaran kooperatif tipe STAD unsur penting pembelajaran koperatif yaitu saling ketergantungan yang bersifat positif antar siswa, meningkatnya interaksi siswa, tanggung jawab individual, keterampilan interpersonal dan kelompok kecil, dan proses kelompok. Langkah langkah pembelajaran koperatif; Guru menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, menyampaikan informasi, mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok kooperatif, membimbing kelompok kerja dan belajar, evaluasi hasil belajar dan memberikan penghargaan. Penilaian dalam model pembelajaran ini dapat dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa tes dan non tes. Tes dapat dilakukan secara bervariasi. Selain itu penilaian juga dapat melalui pengamatan terhadap proyek yang dikerjakan maupun hasil laporan.

Baca juga:   Efektivitas Pembelajaran IPS di Masa Pandemi Covid 19

Student Teams Achievement Division (STAD) dikembangkan oleh Slavin. Pembelajaran kooperatif tipe STAD merupakan model pembelajaran kooperatif yang paling sederhana dan efektif, serta menggunakan kelompok kelompok kecil yang terdiri dari empat sampai lima siswa secara hetero gen. Slavin (2009) model pembelajaran kooperatif tipe STAD terdiri dari lima komponen utama yaitu; penyajian materi pelajaran, belajar kelompok, kuis skor perkembangan siswa dan penghargaan kelompok.

Adapun yang perlu dipersiapkan dalam pembelajaran STAD adalah: perangkat pembelajaran, pembentukan kelompok menentukan skor awal siswa dan pengaturan tempat duduk. Inti kegiatan dalam pembelajaran model STAD sebagai berikut Guru mempresentasikan materi pembelajaran, belajar dalam tim atau kelompok dipandu guru, pemberian kuis untuk dikerjakan siswa mandiri dan kelompok, pemberian penghargaan pada siswa yang berprestasi memperoleh skor tertinggi dalam kuis. Langkah – langkah pembelajaran kooperatif tipe STAD antara lain menyiapkan siswa kelas VII dengan KD.

Keberagaman SARA dalam tinggi Bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Sebelum mengajar guru merancang RPP sesuai model pembelajaran STAD dan lembar kerja. Pada tahap awal guru mempresentasikan materi pelajaran dari beberapa sumber belajar mengenai, faktor penyebab keberagaman masyarakat Indonesia, keberagaman suku bangsa dan budaya, keberagaman agama keberagaman ras, keberagaman antar golongan, pengertian dan makna Bhinneka tunggal Ika arti penting keberagaman masyarakat, dan perwujudan sikap toleransi dalam berbagai kehidupan. Untuk memahami tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang perlu diajarkan guru memberi kuis dengan soal, hasil dari kuis dijadikan dasar untuk mengkaji kelas menjadi tiga bagian, kelompok atas sebanyak 25%, kelompok sedang 50%, dan kelompok bawah 25%.

Baca juga:   Picture and Picture Belajar PKn Menjadi Asyik dan Kreatif pada Masa Pandemi

Selanjutnya guru membagi kelas menjadi delapan kelompok, masing masing terdiri dari empat siswa, siswa duduk bersama kelompok untuk mengerjakan lembar kerja yang dibagikan guru, tiap anggota saling membantu, guru berkeliling dari satu kelompok ke kelompok lainnya sambil mendorong siswa untuk bekerja menyelesaikan soal kelompok, hasil dari kerja kelompok di diskusikan bersama pada tahap akhir guru memberikan kuis poin yang didapat setiap siswa diakumulasikan dengan anggota kelompok lain dan kelompok yang menang diberi penghargaan dan yang terakhir siswa mengerjakan soal mandiri untuk dinilai guru.

Model pembelajaran STAD sangat membantu siswa dalam Belajar Keberagaman SARA dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika yang menyenangkan siswa, ini terbukti hasil belajar meningkat, memberikan perkembangan yang berkesan diantara anggota kelompok, proses belajar mengajar berlangsung efektif dan suasana kelas lebih akrab dan hidup. (db1/zal)

Guru SMPN 2 Ulujami Kabupaten pemalang

Author

Populer

Lainnya