Model Cooperative Learning Jigsaw Tingkatkan Pembelajaran Ppkn

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran merupakan salah satu unsur penentu baik tidaknya lulusan yang dihasilkan oleh suatu sistem Pendidikan. Diibaratkan sebagai jantung dari pendidikan, pembelajaran diperlukan sebuah proses yang optimal, ideal dan berkesinambungan. Selama proses belajar, pembelajar mengkontruksikan pengetahuan, struktural mental, keyakinan dan pengalaman untuk menginterprestasikan objek dan peristiwa.

Pada pendidikan modern guru bukanlah satu-satunya sumber belajar. Penggunaan dan pemanfaatan buku teks atau buku pembelajaran, lingkungan, model atau benda merupakan sumber belajar lainnya. Guru sebagai salah satu sumber belajar mempunyai peran yang sangat penting dalam mendesain pembelajaran dengan memilih strategi pembelajaran yang optimal dan menarik siswa untuk belajar dan memahami.

Salah satu cara dengan membuat siswa tertarik dalam belajar dengan menggunakan salah satu model pembelajaran Cooperative Learning Jigsaw pada materi” Perumusan dan Pengesahan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945” kelas VIIC SMP Negeri 1 Kendal. Pembelajaran cooperative mengupayakan seorang peserta didik mampu mengajar kepada peserta didik lain menjadi narasumber bagi teman yang lainnya. Mereka harus mengkordinasi kerjasama dengan kelompoknya untuk menyelesaikan tugasnya.

Baca juga:   Bermain Role Playing Membangkitkan Minat Belajar Siswa

Slavin (2009) menjelaskan bahwa cooperative learning adalah suatu model pembelajaran di mana siswa belajar bersama, saling menyumbangkan pikiran dan bertanggung jawab terhadap pencapaian hasil individu dan kelompok. Pembelajaran Cooperative Learning Jigsaw merupakan model pembelajaran di mana siswa belajar dalam kelompok kecil dengan tingkat kemampuan yang berbeda. Dalam menyelesaikan tugasnya, setiap anggota kelompok saling bekerjasama dan membantu untuk memahami suatu bahan yang diajarkan. Belajar belum lah selesai jika salah satu teman anggota kelompoknya belum menguasai bahan pembelajaran.

Anggota dari kelompok lain mempelajari KD yang sama bertemu dalam kelompok ahli untuk mendiskusikan KD mereka. Setelah itu, para siswa kembali ke kelompok asal mereka dan bergantian mengajar teman satu kelompok mereka. Salah satu cara mereka belajar materi adalah dengan mendengarkan secara sungguh-sungguh terhadap teman satu kelompok mereka. Setelah selesai pertemuan dan diskusi kelompok asal, siswa diberikan kuis secara individual tentang materi belajar mereka.

Penggunaan model pembelajaran Cooperative Learning Jigsaw diharapkan mampu membuat suasana pembelajaran menjadi menyenangkan, membuat berpikir kritis dan dapat melibatkan siwa secara aktif dalam mata pelajaran PPKn. (dar2/ton)

Baca juga:   Model Belajar Tuntas Tingkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia

Guru SMP Negeri 1 Kendal Kab. Kendal

Author

Populer

Lainnya