Penerapan Model TGT Meningkatkan Hasil Belajar Matematika

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Matematika adalah suatu alat untuk mengembangkan cara berpikir. Karena itu matematika sangat diperlukan baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menghadapi kemajuan iptek. Matematika perlu dibekalkan kepada siswa pada jenjang pendidikan dasar.

Salah satu model pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament). Tidak terdapat kuis yang biasa digunakan dalam model pembelajaran kooperatif lain. Sebagai penggantinya, diadakan turnamen akademik setelah penyajian materi di kelas selesai. Dalam turnamen ini, siswa berkompetisi dengan anggota kelompok lain untuk mendapatkan poin yang akan disumbangkan pada skor kelompok. TGT memungkinkan siswa dari semua tingkat untuk menyumbangkan dengan maksimal skor-skor bagi kelompoknya jika mereka berusaha dengan maksimal. Hal ini dikarenakan siswa berkemampuan akademik rendah dan tinggi mempunyai peluang yang sama untuk memperoleh prestasi, baik sebagai individu maupun anggota kelompok.

Adapun langkah-langkah Teams Games Tournament adalah sebagai berikut : Pada awal pembelajaran guru hendaknya memberikan motivasi, apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Kemudian guru menyampaikan materi pelajaran yang sesuai dengan indikator kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa. Penyampaian materi dapat secara langsung melalui ceramah oleh guru, dapat pula dengan paket media pembelajaran audiovisual yang berisi materi yang sesuai.

Baca juga:   Inspirasi Permainan Edukasi

Setelah materi disampaikan oleh guru di depan kelas, selanjutnya dibentuk kelompok-kelompok siswa. Kelompok terdiri dari 4-5 orang yang bersifat heterogen dalam hal prestasi belajar, jenis kelamin, suku, maupun lainnya. Setiap kelompok diberi lembar kerja atau materi dan tugas lainnya untuk didiskusikan dan dikerjakan oleh kelompok.

Kesuksesan setiap anggota kelompok akan menjadi faktor keberhasilan kelompok. Setelah siswa belajar dan berdiskusi dalam kelompok, selanjutnya dilakukan permainan lomba (turnamen) yang bersifat akademik untuk mengukur penguasaan materi oleh siswa. Permainan yang dilakukan adalah semacam lomba cerdas cermat, dengan peserta perwakilan dari setiap kelompok. Soal dapat diberikan dalam bentuk pertanyaan lisan atau dalam bentuk kartu soal yang dipilih secara acak.

Teknis pelaksanaan permainan turnamen ini adalah dimulai dengan guru merangking siswa dalam setiap kelompok. Selanjutnya menyiapkan meja turnamen sebanyak jumlah anggota dalam kelompok. Jika tiap kelompok beranggotakan 4 orang, maka disiapkan empat meja. Meja pertama diisi oleh siswa dengan rangking pertama di setiap kelompok, meja kedua diisi oleh siswa dengan rangking kedua di setiap kelompok, meja ketiga diisi oleh siswa dengan rangking ketiga di setiap kelompok, meja keempat diisi oleh siswa dengan rangking empat di setiap kelompok. Setiap siswa dapat berpindah meja berdasarkan prestasi yang diperolehnya pada turnamen. Perolehan skor anggota kelompok dirata-rata menjadi skor kelompok. Individu dan kelompok yang mencapai kriteria skor tertentu mendapat penghargaaan.

Baca juga:   Belajar Matematika dengan Bingkai 10 Siswa Kelas I SD

Berdasarkan hasil yang dicapai, dapat ditegaskan bahwa model pembelajaran TGT terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika pada siswa kelas II SD Negeri 1 Karangayu. Agar proses belajar mengajar Matematika lebih efektif dan lebih memberikan hasil yang optimal bagi siswa untuk melaksanakan model TGT memerlukan persiapan yang cukup matang, sehingga guru harus mampu menentukan atau memilih topik yang benar-benar bisa diterapkan dengan pembelajaran media gambar sehingga diperoleh hasil yang optimal. (on2/ton)

Guru SDN I Karangayu, Kec. Cepiring, Kab. Kendal.

Author

Populer

Lainnya