Pohon Soal Meningkatkan Gairah Belajar Siswa

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PADA era millenium seperti sekarang ini, kemajuan teknologi pada alat komunikasi sudah tidak bisa lepas dalam kehidupan sehari-hari. Alat komunikasi seperti handphone (HP) / gedget dimanfaatkan oleh semua orang tidak terkecuali anak-anak yang ada di Sekolah Dasar (SD). Dengan kemajuan teknologi ini mempunyai dampak positif dan negatif. Dampak postifnya adalah apabila ada tugas sekolah yang tidak bisa mereka kerjakan bisa dicari melalui handphone (HP) / gedget dan memudahkan berkomunikasi baik dengan teman atau guru. Selain itu, hal ini juga membawa dampak negatif yaitu menghabiskan waktu untuk bermain game online bahkan ada yang sampai kecanduan. Dengan aktivitas yang dilakukan di sekolah terkadang anak-anak mengalami kejenuhan. Bermain game online merupakan hiburan yang mereka anggap menyenangkan.

Kecenderungan anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) bermain game online membuat mereka malas untuk belajar terlebih apabila ada materi pelajaran yang mereka anggap sulit. Mereka tidak akan berusaha belajar untuk bisa. Rasa malas untuk belajar timbul karena mereka sudah lelah bermain game online. Mereka lebih asyik bermain game online daripada belajar. Motivasi belajar yang rendah mengakibatkan nilai ulangan yang didapatkan juga rendah. Hal inilah yang terjadi pada siswa siswi di SDN Srondol Wetan 04 kelas 5.

Baca juga:   Mudah Pahami Simple Past Tense dengan Metode GTM

Sebagai upaya meningkatkan motivasi siswa siswi di SDN Srondol Wetan 04 kelas 5 yaitu dengan cara menggunakan “pohon soal”. Pohon soal adalah sebuah ranting pohon yang digantungi amplop berisi soal-soal semua mapel, baik tematik, matematika dan Bahasa Jawa. Pada amplop ini tercantum mapel yang bisa dipilih sesuai dengan materi yang telah mereka dipelajari. Pohon soal ini diletakkan di depan kelas dekat dengan pintu kelas. Setiap hari setelah baris berbaris siswa siswi kelas 5 mengambil 1 soal yang tergantung di pohon. Kemudian menjawabnya dan menggantungkannya kembali di pohon. Hal ini dilakukan setiap siswa akan masuk dan pulang sekolah.

Langkah-langkah memanfaatkan “pohon soal” adalah yang pertama persiapkan kertas HVS berwarna dan yang telah dibentuk dengan menarik sesuai dengan jumlah siswa dan masukkan ke dalam amplop kecil, yang kedua tuliskan soal-soal pada kertas- kertas tersebut, yang ketiga gantungkan amplop-amplop yang berisi kertas –kertas soal di pohon, yang keempat kertas-kertas soal yang telah dijawab siswa digantungkan kembali ke pohon sedangkan amplopnya diletakkan di pot, yang kelima apabila jawaban siswa benar maka diberi bintang pada jawabannya. Sedangkan siswa yang menjawab salah diberi penguatan agar lebih rajin belajar.

Baca juga:   Pembelajaran IPS dengan Model Pembelajaran Take and Give

Dengan “pohon soal” siswa siswa lebih bergairah dalam belajar karena mereka bangga bisa mendapatkan bintang apabila menjawab dengan benar. Bintang yang mereka dapatkan ditempel di dinding kelas sehingga semua siswa, guru serta orang tua siswa dapat melihatnya. Semakin banyak bintang yang terkumpul maka siswa siswi semakin terpacu untuk lebih giat belajar. Sedangkan bagi siswa siswi yang belum atau masih sedikit mendapatkan bintang mereka akan termotivasi melihat teman-temannya menjadi giat belajar. Hal ini berpengaruh pada nilai ulangan yang mereka dapatkan. Nilai ulangan siswa siswi mengalami peningkatan. Pohon soal merupakan salah satu solusi agar siswa siswi bergairah dalam belajar. (ips1/zal)

Guru Kelas 5 SDN Srondol Wetan 04, Kota Semarang

Author

Populer

Lainnya