Quizizz, Alternatif Penilaian Daring Asyik di Masa Pembelajaran Darurat Covid-19

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 membawa banyak perubahan dalam segala aspek kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan. Kementerian agama melalui Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2791 Tahun 2020 menerbitkan panduan kurikulum darurat pada madrasah untuk mengantisipasi pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Adapun kebijakan kurikulum darurat pada madrasah sesuai dengan surat edaran di atas menyebutkan, pada masa darurat Covid-19, madrasah telah melaksanakan kegiatan pembelajaran di tengah kondisi darurat sesuai dengan kondisi dan kreatifitas masing-masing madrasah. Siswa belajar dari rumah dengan bimbingan dari guru dan orang tua.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah melakukan beberapa ikhtiar pada masa darurat ini antara lain membangun aplikasi e-learning madrasah. Menyediakan buku pelajaran elektronik.Menggalakkan dukungan pembuatan bahan ajar oleh guru madrasah secara gotong-royong berupa video, animasi, modul pelajaran, buku elektronik untuk mengisi konten e-learning dll.

Selama masa pandemi, tepatnya sejak 16 Maret 2020, siswa di MAN 1 Cilacap melakukan pembelajaran jarak jauh secara online. Penulis menggunakan media pembelajaran daring Google Class Room, e-learning MAN 1 Cilacap dan Grup Whatsapp untuk memberikan pelayanan pembelajaran kepada siswa.

Berdasarkan survei internal yang penulis lakukan pada 5 Mei 2020 melalui Google form, didapatkan repon dari 90 siswa dari 196 siswa yang diampu penulis. Hal ini menunjukkan 45,92 persen siswa mengikuti pembelajaran daring.
Kondisi ini menunjukkan penurunan jumlah siswa yang mengikuti pembelajaran daring dibandingkan dengan awal masa darurat pembelajaran. Pada bulan Maret sampai April 2020, siswa yang masuk ke kelas di google class room 112 pada kelas jurusan IPS dari 101 siswa dan 112 siswa pada kelas jurusan IPA dari 95 siswa.

Baca juga:   Belajar IPS dengan Bermain Ular Tangga

Penurunan jumlah siswa yang mengikuti pembelajaran daring pada bulan ke tiga sejak pembelajaran daring diduga karena faktor kejenuhan terhadap model pembelajaran. Pada bulan ketiga pembelajaran daring, atau pada akhir Mei 2020, penulis mengubah penilaian pembelajaran yang selama ini menggunakan google form dengan aplikasi penilaian quizizz. Pada awal pengenalan penilaian dengan aplikasi quizizz ini hanya diikuti 56 siswa kemudian meningkat menjadi 113 bahkan sampai 218 siswa.

Beberapa siswa menyatakan penilaian pembelajaran menggunakan quizizz lebih menyenangkan. Siswa dapat belajar seperti halnya bermain game, ada musik dan ada juga bonus bonus permainan yang mereka dapatkan untuk mengerjakan soal kembali yang masih salah.

Quizizz merupakan web tool untuk membuat permainan kuis interaktif yang digunakan dalam pembelajaran di kelas. Kuis yang dibuat akan memiliki opsi hingga empat jawaban termasuk jawaban yang benar. Guru juga dapat menambahkan gambar ke latar belakang pertanyaan sehingga dapat memberikan stimulus pada siswa untuk dapat menjawab pertanyaan yang dibuat.

Guru juga dapat mengimpor soal dari soal yang sudah dibuat oleh pengguna lain sebelumnya. Bila kuis yang guru buat sudah jadi, kuis dapat dibagikan kepada siswa sesuai jadwal pengujian soal dengan mengunakan 5 kode permainan atau menggunakan link.

Baca juga:   Kekuatan Money Detector dalam Mengamankan Perekonomian

Quizizz juga memberikan data dan statistik tentang kinerja siswa yang mengerjakan kuis guru. Guru juga dapat melacak berapa banyak siswa yang menjawab pertanyaan, pertanyaan mana yang memiliki jawaban benar paling banyak dan pertanyaan mana yang memiliki jawaban salah paling banyak. Dengan kemudahan ini guru dapat melakukan pembelajaran remedial pada materi yang mendapatkan jawaban salah paling banyak, sehingga lebih cepat dalam melakukan analisis soal.

Siswa sebagai pengguna aplikasi quizizz juga mudah bergabung. Hanya dengan membuka aplikasi quizizz pada browser handphone mereka, lalu menuliskan lima kode permainan. Kemudahan dan fitur menarik yang ditawarkan oleh apliksi quizizz ini dapat digunakan sebagai media penyegaran di saat siswa mengalami kejenuhan dalam pembelajaran daring. Tetap semangat belajar walaupun dalam kondisi apapun. Pembelajar sejati tak akan berhenti dan menyerah dalam kondisi apapun juga. Salam pembelajar sejati. (on1/lis)

Guru Ekonomi pada MAN 1 Cilacap

Author

Populer

Lainnya