Tumbuhkan Tanggung Jawab Siswa dengan Teknik Creative Imagery

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar, dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara (Undang-Undang No.20 Tahun 2003 pasal 1 ayat 1) .

Remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Monks (2014) menjelaskan usia remaja berkisar antara 12 tahun hingga 21 tahun dan bisa dikategorikan lagi kedalam 3 bagian, yaitu remaja awal, remaja tengah dan remaja akhir. Usia remaja awal berkisar Antara 12 – 15 tahun umumnya mereka adalah peserta didik SMP. Remaja tengah usia Antara 16-18 tahun dan mereka sedang menempuh pendidikan dibangku SMA/SMK. Sedangkan remaja akhir berusia Antara 19-21 tahun, secara umum mereka sedang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi, tetapi tidak sedikit yang memutuskan untuk bekerja setelah SMA/SMK. Seorang remaja merupakan usia yang labil, mereka tidak bisa dimasukkan dalam kanak-kanak tetapi belum cukup matang untuk disebut orang dewasa.

Pada dasarnya setiap manusia memiliki rasa tanggung jawab, namun rasa tanggung jawab itu akan muncul seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan siswa sesuai dengan usia. Berdasarkan hasil analisi data yang dilakukan di SMP Negeri 3 Kedungwuni masih banyak siswa kelas VII yang kurang memiliki kesadaran akan pentingnya tanggung jawab dalam kegiatan sekolah.

Baca juga:   Guru..Oh Guru..Riwayatmu Kini

Pengertian tanggung jawab secara umum adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan baik yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Adapun definisi tanggung jawab secara harfiah dapat diartikan sebagai keadaan wajib menanggung segala sesuatunya jika terjadi apa-apa boleh dituntut, dipersalahkan, diperkarakan atau juga berarti hak yang berfungsi menerima pembebanan sebagai akibat sikapnya oleh pihak lain.

Menurut von Hayek, pada hakikatnya hanya masing-masing individu yang dapat bertanggungjawab yakni mereka yang memikul akibat dari perbuatan mereka. Suatu masyarakat yang tidak mengakui bahwa setiap individu mempunyai nilainya sendiri yang berhak diikutinya tidak mampu menghargai martabat individu tersebut dan tidak mampu mengenali hakikat kebebasan.

Untuk menumbuhkan rasa tangung jawab siswa, maka guru BK melakukan metode creative imagery. Creative imagery merupakan teknik pemanasan untuk mengundang peserta psikodrama membayangkan adegan dan objek yang menyenangkan dan netral. Psikodrama pada awalnya diperkenalkan dan dikembangkan oleh Jacob L. Moreno, seorang Psikiater Dari Rumania. Kata ‘PSIKODRAMA “sering digunakan sebagai istilah umum ketika berbicara tentang tindakan berbagai metode yang dikembangkan J.L. Moreno. Drama dalam bahasa Yunani berarti aksi atau melakukan sesuatu dengan dorongan jiwa. Jadi, psikodrama adalah ilmu yang mengeksplor suatu masalah dengan metode drama.

Baca juga:   Belajar Peristiwa Alam sambil Bermain Peran Sangat Mengasyikkan

Didalam tehnik creative imagery ini guru BK lebih menekankan siswa dalam kegiatan psikodrama, ketika siswa melakukan Psikodrama maka Guru bimbingan dan konseling atau konselor harus memastikan keselarasan antara tujuan yang akan dicapai, metode yang dipilih, dengan materi yang digunakan. Pengungkapan perasaan, pemikiran dan pengalaman tentang apa yang terjadi dalam kegiatan bimbingan dan konseling setelah dilakukan kegiatan psikodrama.

Adapun yang ingin dicapai agar siswa mampu bertanggung jawab dengan menggunakan tehnik creativ imagary adalah upaya memfasilitasi peserta didik/ siswa untuk memperolah pengertian yang lebih baik dan menemukan konsep diri menyatakan kebutuhan pada dirinya sehingga muncul rasa tanggung jawab yang dimiliki oleh seorang siswa, dan dengan di gunakan nya tehnik craetive imagery ini dapat membantu peserta didik/konseli memperoleh pengertian yang baik tentang diri sendiri sehingga dapat menemukan konsep diri, kebutuhan-kebutuhan, dan reaksi-reaksi yang tepat terhadap tekanan yang dialaminya. Dan dengan tehnik creative imagery yang dilakukan dikelas secara berulang maka meninbulakan rasa tanggung jawab yang semakain lama semakin tumbuh dan berkembang dengan baik pada siswa kelas VII. (dj1/zal)

Guru BK SMPN 3 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

Author

Populer

Lainnya