33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah dan tinggi sangat payah. Ia tak bisa bertanggung jawab dengan keluarganya.

Sebenarnya, permasalahan rumah tangga ini sudah lama dialami. Sejak dipecat dari pekerjaan di salah satu hotel di Semarang, John jadi enggan bekerja. Katanya, semua pekerjaan tidak cocok untuknya. Alhasil, ia menganggur.

Melihat suaminya tak menghasilkan uang, Lady jengkel. Ia selama ini sudah usaha jualan online, namun masih saja kurang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang terus membengkak.

Setiap hari kedua anaknya ketakutan melihat orang tuanya berantem. Tak ayal mereka sering berdiam diri di kamar, mencari kesibukan. Meski begitu, Lady mengaku ia sering menjadikan anaknya pelampiasan atas kekesalannya dengan John. “Aku jengkel setiap kali melihat dia. Sudah tak suruh minggat, masih saja di rumah. Bikin puyeng,” katanya sambil marah.

Bahkan, Lady tega tak memberikan suaminya makan. Baginya, itu adalah balasan karena ia sendiri tak bertanggung jawab. “Apa dia mikir anaknya makan atau tidak. Aku ya gak sudi ngasih dia makan, wong dia gak gagas ngasih uang belanja,” imbuhnya.

Meski John sudah berusaha mengambil hati istrinya dengan membereskan pekerjaan rumah, Lady masih bersikukuh. Yang ia butuhkan uang. Toh ia sendiri bisa menyelesesaikan pekerjaan rumah. Lebih rapi.
Selalu saja tingkahnya itu membuat Lady kesal. Ia tak segan melontarkan kata-kata kasar. Ibarat kata, harga diri dan kehormatan John sudah hilang. Saking butuhnya uang, Lady memberanikan diri meminjam ke tabungan RW. Pikirnya, dengan begitu suaminya akan bertindak untuk mencari pekerjaan dan menghasilkan uang. Justru malah membuat Lady makin ditimpa banyak beban. Baik moral maupun tanggung jawab.

Saking bingungnya bayar utang, tak tanggung-tanggung Lady menjual motornya. Baginya yang terpenting mengembalikan nama baiknya dulu, barulah bisa mencari jalan keluar lagi. “Suami gak bisa diandalkan, padahal ya sarjana kok kelakuannya kaya begitu. Kaya orang gak berpendidikan saja. Bikin mules,” celetuknya. Karena sudah jenuh, Lady tak berpikir panjang untuk segera mengakhiri hubungan rumah tangganya. Ambyar! (ifa/ida/ap)

Berita sebelumyaTiga Bersamaan
Berita berikutnyaTanpa Pemerintahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pengamanan Natal dengan TGF

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Menjelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2018, Polres Batang mulai mempersiapkan pola pengamanan. Karena itu, bersama seluruh jajaran, Wakapolres Batang Kompol...

Go-Jek Beroperasi Tanpa Identitas

SALATIGA – Awak angkutan kota yang tergabung dalam Induk Paguyuban Angkutan Kota Salatiga (IPAS) kembali menggelar aksi demo dan mogok operasi, Senin (21/8). Mereka...

Banyak yang Masuk Angin, Pondok Siapkan Dokter

Setiap Ramadan tiba, Pondok Sepuh Masjid Payaman selalu dikunjungi orang-orang tua dari berbagai daerah. Mereka ingin beribadah dengan khusyuk hingga rela meninggalkan keluarga di...

Bupati Tersangka, Wabup Minta Maaf

RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN - Wakil Bupati Yazid Mahfud menyampaikan permintaan maaf kepada sejumlah partai pengusung— Gerindra, Demokrat, PKB, PAN dan PPP serta masyarakat Kebumen—atas kasus...

Dinkes Diminta Siaga Difteri

MAGELANG – Maraknya wabah difteri di beberapa daerah di Indonesia membuat kalangan DPRD Kota Magelang waswas. Pasalnya, wabah difteri diduga sudah mulai masuk ke...

Ribuan Guru PNS SMA/SMK Belum Gajian

SEMARANG – Ribuan guru dan tenaga non pendidik Pegawai Negeri Sipil (PNS) SMA/SMK di Jateng hingga Jumat (6/1) kemarin belum menerima gaji bulan Januari...