33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah dan tinggi sangat payah. Ia tak bisa bertanggung jawab dengan keluarganya.

Sebenarnya, permasalahan rumah tangga ini sudah lama dialami. Sejak dipecat dari pekerjaan di salah satu hotel di Semarang, John jadi enggan bekerja. Katanya, semua pekerjaan tidak cocok untuknya. Alhasil, ia menganggur.

Melihat suaminya tak menghasilkan uang, Lady jengkel. Ia selama ini sudah usaha jualan online, namun masih saja kurang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang terus membengkak.

Setiap hari kedua anaknya ketakutan melihat orang tuanya berantem. Tak ayal mereka sering berdiam diri di kamar, mencari kesibukan. Meski begitu, Lady mengaku ia sering menjadikan anaknya pelampiasan atas kekesalannya dengan John. “Aku jengkel setiap kali melihat dia. Sudah tak suruh minggat, masih saja di rumah. Bikin puyeng,” katanya sambil marah.

Bahkan, Lady tega tak memberikan suaminya makan. Baginya, itu adalah balasan karena ia sendiri tak bertanggung jawab. “Apa dia mikir anaknya makan atau tidak. Aku ya gak sudi ngasih dia makan, wong dia gak gagas ngasih uang belanja,” imbuhnya.

Meski John sudah berusaha mengambil hati istrinya dengan membereskan pekerjaan rumah, Lady masih bersikukuh. Yang ia butuhkan uang. Toh ia sendiri bisa menyelesesaikan pekerjaan rumah. Lebih rapi.
Selalu saja tingkahnya itu membuat Lady kesal. Ia tak segan melontarkan kata-kata kasar. Ibarat kata, harga diri dan kehormatan John sudah hilang. Saking butuhnya uang, Lady memberanikan diri meminjam ke tabungan RW. Pikirnya, dengan begitu suaminya akan bertindak untuk mencari pekerjaan dan menghasilkan uang. Justru malah membuat Lady makin ditimpa banyak beban. Baik moral maupun tanggung jawab.

Saking bingungnya bayar utang, tak tanggung-tanggung Lady menjual motornya. Baginya yang terpenting mengembalikan nama baiknya dulu, barulah bisa mencari jalan keluar lagi. “Suami gak bisa diandalkan, padahal ya sarjana kok kelakuannya kaya begitu. Kaya orang gak berpendidikan saja. Bikin mules,” celetuknya. Karena sudah jenuh, Lady tak berpikir panjang untuk segera mengakhiri hubungan rumah tangganya. Ambyar! (ifa/ida/ap)

Berita sebelumyaTiga Bersamaan
Berita berikutnyaTanpa Pemerintahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Akan Buka Lagi setiap Minggu Pagi

RADARSEMARANG.COM - KOMUNITAS Generasi Pesona Indonesia (GenPI) membantah jika Pasar Semarangan Tinjomoyo disebut mangkrak. Pasar ini tidak buka sementara lantaran sedang dilakukan evaluasi dan...

Pasang Sensor Jembatan Rp 500 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang saat ini sedang memersiapkan pemasangan alat sensor yang berfungsi sebagai alat monitoring terhadap kelendutan jembatan. Hal itu,...

Rumah Dinas Lurah-Camat di Kota Semarang Nganggur

RADARSEMARANG.COM - Banyak rumah dinas (rumdin) lurah dan camat di Kota Semarang yang dibangun menggunakan APBD Kota Semarang dan rutin mendapatkan biaya perawatan, kini...

Cari Target di FB, Lancarkan Aksi di Hotel

SEMARANG – Peristiwa yang menimpa Ria, 19, warga Kelurahan Rejosari, Semarang Timur, ini bisa menjadi pelajaran untuk tidak mudah percaya kepada orang yang baru...

Musthofa Genjot Popularitas dan Elektabilitas

SEMARANG- Sebanyak 6 bakal calon gubernur (bacagub) dan 19 bakal calon wakil gubernur (bacawagub) lewat Partai Demokrasi Indoesia Perjuangan (PDIP) diminta untuk segera melakukan...

Temanggung Lolos ke Porprov 2018

TEMANGGUNG- GOR Gelora Bumi Kartini Jepara menjadi saksi sejarah tim futsal Temanggung. Datang dengan tekad dan semangat yang kuat, tim futsal Pra-Porprov Temanggung berhasil...