Mudahnya Belajar Bahasa HTML via Telepon Pintar

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Perkembangan teknologi dan informasi terjadi secara signifikan setiap hari. Teknologi digital memberikan solusi praktis terhadap permasalahan di bidang pendidikan. Media pembelajaran dalam pendidikan di era digital sangat beragam. Di antaranya penggunaan ponsel pintar sebagai sarana pembelajaran siswa, sekaligus sebagai media monitoring siswa oleh orang tua di rumah.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan belajar sebagai sebuah usaha memperoleh kepandaian atau ilmu, sehingga belajar membutuhkan proses dan berakibat adanya suatu perubahan terhadap tingkah laku.

Lebih lanjut, Djamarah dan Zain (2010) mengatakan belajar membutuhkan proses, latihan dan pengalaman yang melibatkan faktor eksternal dan internal, sampai berimplikasi pada terbentuknya perubahan perilaku. Artinya tujuan belajar adalah perubahan tingkah laku, baik bersifat afektif maupun kognitif yang bergantung pada segenap aspek organisme eksternal dan pribadi (internal).

Selanjutnya, pembelajaran yang dirasa penting di era sekarang adalah tentang rekayasa perangkat lunak. Ini salah satu prodi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mencetak calon web engineer masa depan. Masa pandemi Covid-19 seperti sekarang menerapkan kebijakan belajar-mengajar dilakukan work from home (WFH) secara daring. Tak ayal, hal tersebut sangat berdampak pada hasil pembelajaran para siswa. Khususnya prodi Rekayasa Perangkat Lunak yang mengandalkan pembelajaran produktif-praksis dan menggunakan desktop personal komputer (desktop PC) sebagai perangkat pembelajaran pemrograman web. Terutama bagi siswa yang tidak mempunyai PC maupun laptop pribadi.

Baca juga:   Dengan Moodle Motivasi Belajar Siswa Meningkat

Untuk memudahkan proses pembelajaran, dapat disiasati dengan menggunakan aplikasi I Go – Code Editor / IDE / Online Complier yang dikembangkan dan dipublikasikan oleh TwoSevenTwo Development dan dapat dioperasikan dalam ponsel pintar yang menggunakan Android maupun iOS sebagai operating system-nya.
Penggunaaan ponsel pintar sebagai sarana pembelajaran mata pelajaran pemrograman web tidak langsung bisa dilakukan, karena harus menginstall aplikasi I Go – Code Editor / IDE / Online Complier terlebih dahulu ke dalam handheld setiap siswa.

Pertama, siswa harus memasang aplikasi tersebut yang dapat diunduh melalui vendor market di tiap OS terkait; Play Store Market bagi sistem Android, dan App Store untuk handheld berbasis iOS. Penginstalan aplikasi I Go – Code Editor / IDE / Online Complier menjadi wajib, sebab mampu digunakan dalam penulisan bahasa HTML. Kelebihannya, aplikasi ini juga mendukung penulisan dalam bahasa PHP dan MySQL, bahkan mampu mengolah database setelah menyandingkannya dengan I Web Server dan selanjutnya aplikasi tersebut dapat dijalankan secara offline, sehingga siswa tidak perlu menggunakan paket data untuk mengerjakan tugas.

Cara penggunaannya juga mudah. I Go – Code Editor / IDE / Online Complier secara otomatis akan melacak dan menyempurnakan diri dengan memasang basis pendukung dari handheld sebagai local server, mulai dari bahasa pemrograman HTML, PHP, dan MySQL. Setelah semuanya telah dipasang sempurna, maka I Go – Code Editor / IDE / Online Complier siap untuk digunakan dalam pembelajaran. Selanjutnya, sebagai langkah awal pembelajaran, siswa diharuskan mengaktifkan Aphace dan MySQL local server melalui pengaturan dalam aplikasi. Tanda sudah aktifnya I Go – Code Editor / IDE/ Online Complier adalah munculnya gambar balon berwarna hijau.

Untuk membuat file baru, siswa dapat menekan dokumen root folder yang pada nantinya dapat diarahkan ke new folder, kemudian tulis nama folder yang diinginkan. Setelah folder dibuat, buatlah sebuah file baru berekstensi dot [.] html (.html) baru di dalam folder terakhir telah dibuat tadi.
Hal tersebut merupakan syarat yang harus digunakan untuk membuat file yang menggunakan HTML sebagai basis bahasa pemrograman. Setelah file dengan ekstensi.html tersimpan, halaman siap untuk membuat script html yang diinginkan. Penulisan script html menggunakan aplikasi ini, tidak jauh berbeda dengan penulisan menggunakan desktop PC.

Untuk melihat hasil yang telah dibuat dengan mengetik nama file tadi pada browser yang diinginkan. Dengan aplikasi ini, diharapkan siswa dapat dengan mudah mempraktikan pembuatan bahasa HTML tanpa harus menggunakan perangkat desktop PC. Setelah selesai mengerjakan siswa hanya perlu mengirimkan file yang dibuat tadi kepada guru pengampu sebagai tugas harian, sehingga nilai harian siswa pun dapat tercapai. (on1/lis)

Guru Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 1 Sayung, Kabupaten Demak

Author

Populer

Lainnya