Belajar Membaca dengan Media Kartu Kata Bergambar

spot_img

RADARSEMARANG.ID, KEMAMPUAN membaca permulaan benar–benar memerlukan perhatian yang serius dari guru, karena jika dasar itu tidak maka berpengaruh pada tahap membaca lanjut, sebab siswa akan mengalami kesulitan. Oleh sebab itu bagaimana pun guru kelas I sekolah dasar harus berusaha sungguh-sungguh agar dapat memberikan dasar kemampuan yang baik kepada anak didiknya.

Kenyataan dilapangan pada beberapa sekolah, masih ditemukan siswa-siswa baik yang masih sekolah maupun yang sudah lulus, namun tetap belum dapat membaca dengan baik dan benar, meskipun hanya membaca kata-kata sederhana.Hal tersebut juga menjadi permasalah serius di kelas I SDN 2 Rowosari,Rowosari,Kendal masih banyak siswa yang sulit membaca ditahap permulaan.Penyebabnya adalah siswa kesulitan membedakan bentuk huruf-huruf dan sulit membaca huruf konsonan yang ada dibelakang.Siswa sering terbalik membedakan antar huruf “N” dengan huruf”M”,huruf”b”dengan huruf”d”dan seterusnya.Fakta awal yang terlihat adalah keaktifan siswa sedang,nilai yang dicapai siswa rendah,tingkat ketertarikan siswa terhadap pelajaran rendah,tingkat antusias rendah,keaktifan membaca permulaan rendah,kemampuan membedakan huruf sedang, dan kemampuan membaca permulaan rendah.

Prestasi belajar membaca permulaan juga masih rendah berdasarkan hasil ulangan harian kondisi awal hanya 25%yang mencapai nilai tuntas , yang belum tuntas 75% dengan nilai-nilai 56.Untuk mengatasi masalahnya kesulitan membaca permulaan dalam belajar mengajar, sangat berhubungan dengan faktor-faktor yang berpengaruh yaitu faktor dari dalam diri siswa dan faktor yang diperoleh dari luar diri siswa.Faktor yang berasal dari dalam diri siswa adalah motivasi belajar.Faktor yang berasal dari luar diri siswa diantaranya adalah kelengkapan peralatan/media dalam pembelajaran.Dengan demikian selaku guru kelas I di SDN 2 Rowosari, Kendal berusaha mencari alternatif yang dapat membatu dalam mencapai tujuan pembelajaran membaca dikelas yaitu dengan media pembelajaran kartu atau Flash Cards.Media Kartu Kata/Flash Cards Bergambar merupakan salah satu media pembelajaran visual yang sederhana untuk mempermudah cara belajar peserta didik,media ini dibuat dengan biaya yang relatif murah,mudah dipahami dan dimengerti,namun sangat diperlukan sebagai alat bantu yang dapat merangsang motivasi belajar dalam membaca permulaan.

Baca juga:   Pembelajaran Teks Prosedur Berbasis Modul

Menurut Wibawa (200:30) “media kartu biasanya berisi kata-kata, gambar atau kombinasi dan dapat digunakan mengembangkan perbendaharaan kata-kata dalam mata pelajaran bahasa Indonesia pada umumnya dan pada bahasa asing pada khususnya”. Penggunaan kartu kata bergambar merupakan salah satu wujud aplikasi pemeblajaran yang aktif dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.Melalui media kartu kata bergambar,siswa dilibatkan secara aktif baik aspek fisik,dan intelektualnya.

Berdasarkan rekapitulasi rata-rata hasil belajar kelas I SDN 2 Rowosari, Kendal, kondisi awal,siklus I,Siklus II, ternyata mengalami peningkatan yang cukup signifikan.Hasil pembelajaran Bahasa Indonesia materi membaca permulaan sudah mencapai tujuan yang diharapkan guru yang tertuang dalam indikator kinerja kurang lebih 80% dari jumlah siswa dalam kelas telah mencapai ketuntasan belajar individual sehingga tidak perlu diberi tindakan lanjutan.

Berdasarkan pembelajaran yang telah dilaksanakan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu kata bergambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I mata pelajaran Bahasa Indonesia materi membaca permulaan.Hal tersebut dibuktikan dengan rata-rata hasil belajar Bahasa Indonesia dengan media kartu kata mengalami peningkatan. Pada kondisi awal rata-rata sebesar 56 dengan ketuntasan siswa mencapai 25%,siklus I rata-rata meningkat menjadi 69,37 dengan ketuntasan mencapai 75%, sedangkan siklus II rata-rata mencapai 87,5 dengan ketuntasan mencapai 81,25%. Pada lembar observasi aktivitas guru mencapai skor 82 dan aktivitas siswa 72 semuanya dalam kategori baik. Sedangkan pada siklus II skor aktivitas siswa meningkat menjadi 92 semuanya dalam kategori Sangat Baik. (ikd2/zal)

Baca juga:   Mudah Belajar Membaca Permulaan dengan Flashcard

Author

Populer

Lainnya