Menumbuhkan Motivasi Lari dengan Media Bintang di Kelas I

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) merupakan salah satu media pembelajaran yang menanamkan nilai kesopanan, kejujuran, kesidispilinan, sportifitas, tanggungjawab, pantang menyerah, serta pola hidup sehat. (Putrantana, 2017: 221). Hal tersebut seirama dengan tujuan pembelajaran pendidikan PJOK di sekolah yaitu mengembangkan fisik, mental, emosi, dan sosial.

Pembelajaran jasmani di kelas bawah masih bertitik tolak pada gerak fisik sederhana. Gerak fisik untuk kelas 1 dan 2 meliputi lari, lompat, dan loncat yang dilakukan secara individu. Kemampuan tersebut sangat membutuhkan kreativitas guru untuk memodifikasi pembelajaran. Modifikasi dilakukan untuk menyesuaikan dengan karakteristik siswa.

Materi lari yang diterapkan di kelas I yang dilaksankan oleh penulis di SDN 3 Donorojo dengan metode konvensional. Metode yang digunakan guru yaitu dengan menyuruh siswa untuk lari hanya dengan pluit selanjutnya guru memasukan nilai dalam buku. Dengan metode tersebut muncul hambatan saat pembelajaran yaitu siswa tidak bersedia lari dan tidak bersemangat.

Menghadapi situasi pembelajaran tersebut refleksi guru sangat dibutuhkan untuk menemukan permasalahan. Krativitas guru dalam menentukan modifikasi pembelajaran sangat dibutuhkan. Baik modifikasi metode maupun media yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Baca juga:   Teks Deskripsi Berorientasi HOTS dengan Discovery Learning

Untuk menumbuhkan motivasi siswa pada materi lari maka guru menggunakan media bintang. Dengan media tersebut diharapkan siswa akan lebih termotivasi untuk melakukan pembelajaran dengan semangat dan gembira. Media yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa.

Pembelajaran lari dengan media bintang dilakukan dengan beberapa tahapan anatar lain persiapan, pelaksanaan, penilaian, serta reward siswa. Tahap persiapan guru membuat bintang dari kertas berwarna dengan jumlah tiga kali lipat dari jumlah siswa dan menyiapkan tempat untuk meletakan bintang-bintang yang telah dibuat.

Tahap pelaksanaan guru terlebih dahulu menyiapkan dan memberi bimbingan pada siswa aturan yang harus dilaksanakan, setelah siswa memahami guru memulai pembelajaran lari. Siswa harus lari sesuai dengan jarak yang ditentukan setelah sampai finis siswa harus mengambil satu bintang yang akan dibawa ke tempat star. Hal tersebut dilakukan secara berulang-ulang sesuai dengan batas waktu yang ditentukan setelah waktu yang ditentukan habis, selanjutnya guru bersama siswa menghitung banyaknya bintang yang berhasil dikumpulkan oleh siswa. Guru mencatat perolehan bintang setiap siswa dalam buku catatan yang nantinya akan digunakan sebagai dasar memberi nilai. Setelah semuanya selesai dihitung, guru mengumumkan kepada semua siswa bagi yang memperoleh jumlah bintang terbanyak akan diberi hadiah/reward.

Baca juga:   Sudah Waktunya Pembelajaran Kembali Dilakukan di Sekolah

Berdasarkan pengalaman penulis materi lari dengan menggunakan media bintang dapat memberi motivasi yang sangat bagus pada siswa. Hal tersebut tampak pada reaksi siswa dalam proses pembelajaran. Siswa sangat antusias dalam melakukan pembelajaran. Mereka sangat gembira dalam melakukan intruksi yang diberikan oleh guru.

Setiap siswa memiliki karakteristik tersendiri yang harus dipahami oleh guru. Pemilihan media yang menarik bagi siswa merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam pembelajaran. Guru adalah aktor pemegang kunci tersebut. (dar1/ton)

Guru PJOK SDN 3 Donorojo Kec. Sempor Kab. Kebumen

Author

Populer

Lainnya