Mengenalkan Sistem Pemerintahan Desa dengan Metode Karyawisata

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan merupakan masalah yang sangat menarik untuk dibahas karena melalui usaha pendidikan diharapkan tujuan pendidikan akan segera tercapai. Salah satu tujuan pendidikan nasional yang ingin dicapai dalam pembangunan sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermanfaat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis bertanggung jawab.

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memiliki peranan yang strategis dan penting, yaitu dalam membentuk peserta didik maupun sikap dalam berperilaku keseharian, sehingga diharapkan setiap individu mampu menjadi pribadi yang baik. Pada praktiknya, pembelajaran PKn masih menghadapi banyak kendala. Seperti tidak adanya keaktifan peserta didik, banyak sekali peserta didik yang masih kesulitan dalam memahami materi dan jika disuruh menghafal menjadi mudah lupa.
Guru harus selalu mencari alternatif pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan kepada peserta didik. Dengan harapan peserta didik akan merasa bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah maupun dalam belajar di rumah.

Baca juga:   Make A Match Tingkatkan Hasil Belajar IPA

Dalam menyampaikan mata PKn materi tentang Sistem Pemerintahan Desa penulis menggunakan metode karya wisata. Metode karya wisata adalah suatu metode dalam kegiatan pembelajaran dengan cara mengamati dunia sesuai dengan kenyataan yang ada secara langsung yang melibatkan panca indra. Selaras dengan pendapat Hildebrand, (1986) bahwa karya wisata memberikan pengalaman kepada peserta didik serta bertambahnya wawasan. Penulis mengajak siswa kelas IV SD Negeri 1 Pandes. Cepiring, berkunjung ke balai desa yang jaraknya sangat dekat dengan sekolah. Peserta didik sangat senang sekali kegiatan pembelajaran dilakukan di luar kelas. Mereka membawa buku dan bolpoin untuk mencatat hal-hal yang penting. Sebelumya saya juga sudah berkoordinasi dengan balai desa setempat, sehingga kepala desa dan jajarannya semua hadir.

Setelah sampai di Balai Desa Pandes, peserta didik disambut oleh ibu kepala desa. Mereka antusias mengenal sistem pemerintahan desa. Siapa yang memimpin desa? Kemudian struktur organisasi pemerintahan desa. Peserta didik dapat mengenal desa dari mulai sistem, peran fungsi dan juga beberapa mitra pembangunan di desa. Melalui metode ini peseta didik dapat memperoleh kesempatan langsung untuk observasi dan mengkaji segala sesuatu secara langsung. Manfaat dari karya wisata ini diantaranya untuk membangkitkan minat peserta didik kepada suatu hal, memperluas perolehan informasi, serta memperkaya lingkup program kegiatan belajar peserta didik yang tidak mungkin dihadirkan di dalam kelas. (dar1/lis)

Baca juga:   Hand Puppet Mendorong Kreativitas dan Life Skill Siswa dalam Belajar Geografi

Guru SD Negeri 1 Pandes, Cepiring Kabupaten Kendal

Author

Populer

Lainnya