Penerapan Model Role Playing Belajar SKI Makin Menarik

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Melaksanakan pembelajaran yang bisa melibatkan semua siswa adalah tujuan semua guru. Karena berhasil atau tidaknya pembelajaran salah satu indikatornya adalah keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Permasalahan pembelajaran SKI dianggap tidak mudah oleh guru. Pelajaran SKI mengisahkan tentang sejarah yang terjadi di masa lampau dan tidak direkayasa, tetapi dalam pembelajaran SKI saat ini hanya mengungkapkan tentang pengetahuan sejarah tanpa mengedepankan isi peristiwanya.

Maka pembelajaran SKI tidak akan memberikan makna dalam perkembangan siswa. Siswa juga menganggap mata pelajaran SKI itu membosankan. metode ceramah yang digunakan guru dalam setiap penyampaian pelajaran tersebut membuat mengantuk para siswa. Di sisi lain melihat materi SKI yang bacaannya sekian banyak, siswa malas untuk membacanya sendiri.

Penulis sebagai guru SKI di MTs NU 09 Gemuh mencoba mengunakan metode pembelajaran role playing atau bermain peran. Role playing adalah sejenis permainan gerak yang di dalamnya ada tujuan, aturan dan sekaligus melibatkan unsur senang (Jill Hadfield, 1986). Role playing merupakan salah satu permainan gerak yang di dalamnya terdapat aturan, tujuan dan sekaligus melibatkan unsur bahagia. Dalam bermain peran siswa mesti diarahkan pada situasi tertentu seakan-akan berada di luar kelas, meskipun kenyataannya pada saat pembelajaran berlangsung terjadi di dalam kelas.

Baca juga:   “Nunut Praktik”, Solusi Menyiasati Keterbatasan dalam Pembelajaran Praktik

Bermain peran pada prinsipnya merupakan pembelajaran untuk menghadirkan peran-peran yang ada dalam dunia nyata ke dalam suatu pertunjukan peran di dalam kelas. Dalam role playing siswa diperlakukan sebagai subyek pembelajaran secara aktif melakukan praktik-praktik berbahasa bersama teman-temanya pada situasi tertentu.

Menurut Zuhaerini (1983:56), tujuan pembelajaran role playing digunakan apabila pelajaran dimaksud untuk menerangkan suatu peristiwa yang di dalamnya menyangkut orang banyak, dan berdasarkan pertimbangan didaktik lebih baik didramatisasikan dari pada diceritakan, karena akan lebih jelas dan dapat dihayati oleh siswa. Pada model pembelajaran role playing atau bermain peranan, titik fokusnya terletak pada keterlibatan emosional serta pengamatan indera ke dalam situasi permasalahan nyata yang dihadapi. Melalui model role playing atau bermain peran ini, diharapkan para siswa bisa mengeksplorasi perasaannya, mendapatkan wawasan tentang nilai, sikap dan persepsinya, mengembangkan sikap serta keterampilan dalam memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi, mengeksplorasi inti dari masalah yang diperankan melalui berbagai teknik/cara.

Selain itu ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam pemilihan topik masalah (skenario) sehingga akan memadai bagi para siswa. Di antaranya: usia siswa, latar belakang, kerumitan masalah, sosial budaya, kepekaan topik yang dijadikan sebagai masalah dan pengalaman siswa dalam bermain peran.

Baca juga:   Serba Serbi Pembelajaran Jarak Jauh di SMK Negeri 1 Ngablak

Adapun langkah-langkah model pembelajaran role playing, yaitu pertama, guru menyusun serta menyiapkan skenario. Kedua, menunjuk beberapa peserta didik untuk mempelajari skenario beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung. Ketiga, guru membuat kelompok yang berisikan 5 orang siswa. Keempat, menjelaskan kompetensi yang hendak dicapai. Kelima, memanggil siswa untuk menjalankan skenario. Keenam, siswa berada di kelompoknya sembari melihat peragaan kelompok lain. Ketujuh, setelah semua sudah selesai dilakukan, setiap siswa diberi lembar kerja untuk melakukan penilaian atas penampilan tiap-tiap kelompok, Setiap kelompok menyampaikan kesimpulan dan memberikan kesimpulan secara umum. Terakhir evaluasi.

Dengan menerapkan model pembelajaran role playing diharapkan para siswa menjadi bersemangat , mempunyai motivasi untuk belajar, dan antusias menyambut pelajaran SKI, maka siswa akan mudah dalam mengikuti mata pelajaran sehingga bisa meningkatkan prestasi belajar. Metode role playing menurut penulis metode yang tepat untuk pembelajaran SKI. (pgn2/ton)

Guru MTs NU 09 Gemuh, Kendal

Author

Populer

Lainnya