Meningkatkan Menulis Puisi Bebas dengan Media Foto Perjalanan

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pada dasarnya menulis adalah sebuah keterampilan diri. Kegiatan menulis sama seperti kegiatan yang lain memerlukan sebuah kedisiplinan berlatih. Karena dengan menulis seseorang bisa mengungkapkan berbagai gagasan atau ide yang terekam di otak . Sedangkan menulis puisi merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang yang ingin mencurahkan isi hatinya. Isi hati itu bisa berupa pikiran, sikap, dan harapan.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan ada beberapa penyebab dan alasan yang bisa disimpulkan bahwa pembelajaran menulis puisi di SMP Negeri 1 Wonopringgo Kabupaten Pekalongan masih sulit dikembangkan oleh siswa. Hal ini bisa dilihat pada saat pembelajaran tersebut diberikan. Keluh kesah siswa memulai menulis, rendahnya keterampilan menulis, sulitnya mencari ide yang dituangkan ke dalam larik dan bait, sulit menentukan pilihan kata yang indah dan menarik sebagai salah satu unsur pembangun karya sastra, ketidaktertarikan siswa dalam menulis puisi menjadi satu paket ketidakberhasilan pembelajaran pada kompetensi dasar tersebut.

Hal ini diperparah lagi tidak adanya peranan media yang bisa membantu mengasah keterampilan menulis puisi.Tidak ada contoh yang konkret dari guru, bisa juga penerapan strategi pembelajaran yang kurang tepat.

Berkaitan dengan hal tersebut tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru, di mana pembelajaran sastra khususnya menulis puisi ini menjadi suatu kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, menarik, dan disukai siswa.

Baca juga:   CTL Tingkatkan Keterampilan Menulis Puisi

Dari paparan di atas serta pengalaman mengajar, media foto perjalanan merupakan media yang diharapkan mampu menjadikan pembelajaran menulis puisi menjadi lebih bermakna, menarik, dan menyenangkan bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wonopringgo. Selain itu, media foto perjalanan berpengaruh terhadap peningkatan motivasi dan prestasi belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Menurut Aminudin (1994 : 197) mengatakan puisi adalah keindahan dan kehikmahan. Puisi mampu memberi kesenangan atau hiburan kepada pembaca. Menulis puisi merupakan kegiatan yang menyenangkan. Media foto/gambar mempunyai beberapa kelebihan dalam proses belajar mengajar. Bahkan pepatah China mengatakan bahwa sebuah gambar berbicara lebih banyak daripada seribu kata.

Beberapa kelebihan media gambar/foto, antara lain, sifatnya konkret. Gambar dapat mengatasi batasan ruang dan waktu. Gambar/foto dapat mengatasi peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau, kemarin, atau bahkan semenit yang lalu kadang-kadang tak dapat kita lihat seperti apa adanya, gambar/foto amat bermanfaat dalam hal ini. Dengan melihat paparan tersebut bahwa media gambar/foto merupakan langkah strategis dalam penyampaian proses belajar mengajar di dalam kelas termasuk untuk kompetensi dasar menulis puisi.

Kegiatan awal yang dilakukan adalah guru mengondisikan suasana dengan sangat kondusif dengan memutarkan sebuah lagu yang disukai siswa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Guru bertanya jawab berkaitan dengan materi yang akan dibahas. Selanjutnya guru memperlihatkan beberapa contoh media yang akan digunakan sebagai proses pembelajaran.

Baca juga:   Kalender Cerita Obat Galau PJJ Menulis Cerita Imajinasi

Guru menyampaikan materi yang akan digunakan sebagai acuan siswa untuk pendalaman materi
Guru memberikan pertanyaan sesuai materi yang telah dibahas, siswa yang bisa menjawab memilih media (beberapa foto sejumlah siswa dalam satu kelas) yang telah disiapkan terlebih dahulu.Siswa mengamati media yang telah diperolehnya. Guru dan siswa melakukan tanya jawab. Guru memberikan tugas masing-masing kepada siswa. Menulis puisi bebas sesuai dengan objek. Kegiatan akhir siswa menyerahkan hasil menulis puisi yang telah diselesaikan, selanjutnya guru memberikan penilaian. Siswa sangat antusias ketika melihat sederetan foto yang dipajang di dinding. Pada saat mulai menulis puisi, siswa pun terlihat antusias dan merasa senang.

Penggunaan media gambar/foto yang dijadikan media pembelajaran dapat membantu mengatasi kesulitan siswa selama ini dalam menulis puisi. Meskipun masih ada siswa yang perlu bimbingan khusus, tetapi dapat disimpulkan bahwa media gambar/foto yang digunakan mampu menunjukkan keantusiasan dan ketertarikan siswa dalam menulis puisi. (pkl1/aro)

Guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Wonopringgo, Kab. Pekalongan

Author

Populer

Lainnya