Metode STAD Tingkatkan Keterampilan Menghafal Q.S Al-Maun

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Proses belajar mengajar yang terjadi pada kebanyakan guru sekarang ini masih banyak kelemahan. Bila dilihat dari perencanaan pembelajaran guru masih mengadopsi RPP dan silabus produk sekolah lain. Kadang sekolah tersebut yang diadopsi notabene sekolah maju (favorit) tanpa mau membuat sendiri atau merevisi yang sudah ada disesuaikan dengan kondisi sekolah yang bersangkutan. Dilihat dari efektifitas pembelajaran, guru kurang menelaah kajian materi dan tujuan dari indikator yang ingin dicapai dengan memadukan metode dan strategi yang akan dilaksanakan.

Ketidakpahaman guru terhadap materi pelajaran biasanya tampak lewat perilaku-perilaku tertentu, misalnya teknik penyampaian lemah, tidak berani kontak mata dengan siswa, miskin ilustrasi dan sebagainya. Perilaku guru yang demikian dapat menghilangkan kepercayaan diri siswa, sehingga guru akan sulit dalam mengendalikan siswa. Sekiranya guru tidak segera memperbaiki pola dan sistem pembelajaran di kelas dengan konsep dan pemahaman materi sedalam-dalamnya, dan perubahan paradigma pembelajaran yang aktif maka sistem pendidikan kita akan tamat ditelan zaman.

Untuk meningkatkan kemajuan pendidikan, salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah pengembangan dengan sistem terpadu melalui metode yang teruji yaitu PAIKEM (pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan). Kegairahan belajar siswa yang masih minim sebagai kooperatif umum di sekolah manapun juga menjadi prioritas pemecahan masalah. Faktor penyebab masih banyaknya siswa kurang dapat memahami dan menguasai mata pelajaran menjadi salah satu motivasi dalam melakukan perubahan proses pembelajaran di kelas.

Baca juga:   Curhat dengan Orangtua Itu Menyenangkan

Mata pelajaran Agama yang kadang hasil nilai prestasi siswanya dijadikan dasar pencapaian keberhasilan dari segi prilaku bermasyarakat dan berbangsa yang beradab, ternyata juga menemukan banyak kendala dalam mengaplikasikannya. Salah satu contoh siswa lebih suka bermain Play Stations daripada belajar siswa tidak membaca buku pelajaran saat di rumah, malah bermain HP kadang orang tua membiarkannya.

Pada segi pembelajaran di kelas, selama ini ini pembelajaran pada siswa masih bersifat abstrak, karena guru hanya memberikan materi tanpa mencoba mengembangkan aspek yang ada pada diri siswa. Pemberian materi selalu dilakukan secara monoton, mencatat, menghafal kemudian menjawab pertanyaan, sehingga prosentase pencapaian taraf serap siswa belum mencapai keberhasilan yang memuaskan.

Penanganan secara serius agar peningkatan kualitas dapat tercapai, guru harus mencoba menerapkan pembelajaran dengan strategi pembelajaran yang dampaknya terhadap proses dan hasil pembelajaran dapat dipertanggungjawabkan benar-benar tercapai. Maka penulis menerapkan model pembelajaran Kooperatif Dengan Tipe Student Team Achievent Division (STAD) pada SDN 02 Tlagasana kelas 5 karena dapat berpengaruh terhadap peningkatan prestasi hasil belajar maupun keberhasilan mencapai kompetensi yang diharapkan pada materi Alquran Surat Al-Maun.

Baca juga:   Memahami Kisah Nabi Yunus. a.s. Lebih Mudah dengan Bermain Peran

Dari pelaksanaan perbaikan ini ada peningkatan prestasi belajar siswa dengan menggunakan metode tipe Student Team Achievent division (STAD). Perbaikan pembelajaran melalui metode ini memberi dampak positif terhadap penggunaan materi dan secara otomatis ketrampilan menghafal siswa juga meningkat. Siswa dapat bekerjasama dengan kelompoknya. Metode ini dapat memupuk rasa tanggung jawab bersama dan kebersamaan antara siswa yang satu dan yang lainnya, dan bisa saling tolong menolong dalam penguasaan materi bagi siswa yang belum menguasai materi yang dipelajarinya. (pkl2/ton)

Guru Agama Islam SDN 02 Tlagasana Kec. Watukumpul Kab.Pemalang.

Author

Populer

Lainnya