Daring Bahasa Inggris di Masa PSBB Lebih Mudah dengan Metode Praktik

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran bahasa Inggris di SMP mencakup empat komponen bahasa. Yaitu mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara, yang menjadi faktor utama dalam mengajarkan bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Mampu berbicara dalam bahasa Inggris menjadi sangat penting bagi siswa dalam era kehidupan modern yang memaksa terbukanya dunia kerja dan persaingan secara internasional dalam berbagai bidang kehidupan.

Kenyataan di lapangan mengajarkan bahasa Inggris pada SMP yang merupakan pendidikan dasar bagi siswa sangatlah sulit. Jangankan penggunaan bahasa Inggris dalam pembicaraan, dalam tulisan dan bacaanpun tidak mudah. Kesadaran siswa untuk secara mandiri dan kontinyu menghafal kosakata dan memahami penggunaan kosakata dalam kalimat belum tumbuh. Keberanian menggunakan bahasa Inggris juga belum mengalahkan malu, takut salah, dan rasa malas belajar bahasa Inggris.

Kebanyakan siswa di daerah belum menyadari bahwa suatu saat kelak bahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang digunakan sehari-hari dan harus mereka kuasai dalam pergaulan dunia.

Tidak mustahil juga bila kegagalan tersebut disebabkan pembelajaran bahasa Inggris masih menggunakan pola lama. Yaitu ceramah, catat, dan ulangan sebagai tes hasil belajar sehingga siswa kurang memahami materi karena kurangnya interaksi dan keterlibatan dalam proses pembelajaran.
Di lapangan banyak ditemui juga guru belum menggunakan kalimat-kalimat sederhana dalam bahasa Inggris di sela-sela pembelajaran atau bila menggunakan kalimat dialog dalam bahasa Inggris belum memberikan translit/arti dalam bahasa Indonesia sehingga timbul kesalahan siswa dalam menginterprestasikan bahasa. Hal itu sesuai temuan Movsshovits dan Zaslavsky (1987), bahwa salah satu kategori kesalahan yang dilakukan oleh siswa adalah kesalahan menginterprestasikan bahasa.

Baca juga:   Upaya Membangun Kreativitas melalui Prakarya Berbasis Praktik

Untuk itu harus ada usaha perbaikan agar guru lebih kreatif dan inovatif sehingga siswa dapat menggali potensi dasar untuk dikembangkan menjadi pengetahuan dan keterampilan baru. Apalagi di masa PSBB yang diterapkan sekarang yang meniadakan pertemuan di sekolah maka peran metode pembelajaran menjadi sangat penting sehingga guru harus menggunakan metode yang dirasa paling tepat. Metode praktik dirasa sangat tepat mengingat apabila bahasa Inggris digunakan sebagai percakapan nyata maka lebih mudah siswa dalam belajar dan menghilangkan rasa takut salah. Baik dalam pemilihan kosakata maupun intonasi kata karena guru dapat memberikan pembimbingan secara langsung pada saat praktik dialog dalam bahasa Inggris yang dilakukan antarsiswa.

Pendapat ini sejalan dengan Howard L. Kingskey (dalam Syaiful Bahri Djamarah, 2002:13) mengatakan belajar adalah proses dimana tingkah laku (dalam arti luas) ditimbulkan atau diubah melalui praktik atau latihan.
Mengapa harus menerapkan metode praktik? Metode praktik merupakan kegiatan yang dilakukan dalam situasi sebenarnya atau mendekati situasi yang sebenarnya, untuk memberi pengalaman belajar yang bersifat langsung dan nyata. Keunggulan metode praktik yang dapat mendekati situasi atau bahkan sama dengan situasi di lapangan akan memberikan pengalaman yang berbekas lebih mendalam guna meningkatnya ketercapainya tujuan pembelajaran.

Baca juga:   Digital Flip Book Alternatif Pembelajaran Daring Bahasa Inggris

Bagaimana metode praktik diterapkan pada masa PSBB sekarang ini? Tentu saja kita terapkan metode praktik dengan menugaskan praktik dialog 2 atau 3 orang siswa berumah terdekat dengan bahasa Inggris dan mengirimkan video singkat melalui media gadget yang rata-rata dimiliki siswa. Ayo bapak/ibu jangan ragu gunakan daring e-learning di masa PSBB. Semoga sukses pembelajaran bahasa Inggris yang kita lakukan menjadi bekal siswa-siswa kita dalm menjawab tantangan hidup di masa yang akan datang. Tetap semangat di masa PSBB. (pkl2/lis)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 1 Taman, Kabupaten Pemalang

Author

Populer

Lainnya