Konversikan Satuan Panjang dan Berat Berbantukan Bagan Tangga

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Kemampuan (Ability) adalah kecakapan atau potensi seseorang individu untuk menguasai keahlian dalam melakukan atau mengerjakan beragam tugas dalam suatu pekerjaan atau suatu penilaian atas tindakan seseorang. Pada dasarnya kemampuan terdiri atas dua kelompok faktor (Robbin, 2007:57) yaitu kemampuan intelektual (intelectual ability) yaitu kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai aktifitas mental-berpikir, menalar dan memecahkan masalah serta kemampuan fisik (physical ability) yaitu kemampuan melakukan tugas-tugas yang menuntut stamina, keterampilan, kekuatan, dan karakteristik serupa. Namun tanpa adanya upaya peningkatan kemampuan siswa terhadap materi yang telah disampaikan, mustahil siswa dapat memahami materi dengan baik.

Selama ini kemampuan siswa belum maksimal utamanya pada materi mengkonversikan satuan panjang dan berat. Maka dari itu guru harus memiliki berbagai alternatif cara dalam meningkatkan kemampuan siswa. Strategi peningkatan kemampuan siswa dapat ditempuh salah satunya dengan menggunakan alat peraga bagan tangga.

Alat peraga bagan tangga adalah gambar bagan tangga bertuliskan satuan panjang dan berat disertai keterangan pada selembar kertas berukuran besar yang ditempel di dinding atau permukaan lain sebagai alat propaganda serta dipergunakan sebagai sarana dekorasi yang murah meriah (Ensiklopedia Wikipedia).

Baca juga:   Cara Mudah Belajar Tenses dengan Lagu Salawat Gusdur

Menggunakan alat peraga bagan tangga untuk pembelajaran dapat dilakukan sebagai bagian dari kegiatan belajar mengajar, yaitu bagan tangga digunakan guru saat menerangkan sebuah materi kepada siswa. Kemudian dapat digunakan pula oleh siswa saat pembelajaran maupun di luar pembelajaran untuk membantu mengerjakan soal berkaitan dengan konversi satuan panjang dan berat.

Langkah-langkah dalam pemanfaatan alat peraga bagan tangga dalam pembelajaran adalah sebagai berikut : 1) Guru menunjukkan alat peraga bagan tangga yang sudah ditempel di papan tulis, 2) Guru menjelaskan materi mengenai konversi satuan panjang dan berat, 3) Guru mendemonstrasikan cara menggunakan alat peraga bagan tangga tersebut untuk menyelesaikan soal terkait konversi satuan panjang dan berat, 4) Siswa dibagi dalam kelompok kecil (tiap kelompok menyelesaikan tugas yang diberikan guru terkait konversi satuan panjang dan berat), 5) Setiap kelompok difasilitasi alat peraga bagan tangga yang disiapkan guru, 6) Guru memberikan bimbingan.

Kelebihan alat peraga bagan tangga diantaranya: 1) Dapat mempermudah dan mempercepat pemahaman siswa terhadap materi konversi satuan panjang dan berat, 2) Dapat menggunakan kertas warna sehingga lebih menarik perhatian siswa, 3) Bentuknya sederhana tanpa memerlukan peralatan khusus dan mudah penempatannya, sedikit memerlukan informasi tambahan, 4) Pembuatannya mudah dan harganya murah.

Baca juga:   MSG Tingkatkan Prestasi di Masa Pandemi

Alat peraga bagan tangga juga memiliki kekurangan yaitu membutuhkan kesabaran guru dalam menjelaskan cara penggunaanya untuk menyelesaikan soal kepada siswa. Namun dari kelebihan dan kekurangan tersebut, alat peraga bagan tangga tetap membantu siswa dalam memahami materi konversi satuan panjang dan berat di kelas III SDN Mangkang Kulon 03 Korsatpend Kec. Tugu Kota Semarang. Terbukti pada kemampuan siswa meningkat yang ditunjukkan dengan peningkatan hasil belajar. (pgn2/ton)

Guru SDN Mangkang Kulon 03 Kota Semarang

Author

Populer

Lainnya