Peningkatan Hasil Belajar pada Materi Salat Jumat melalui Snowball Throwing

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Agama Islam merupakan ajaran yang diwasiatkan oleh Allah kepada penghuni bumi melalui nabi Muhammad yang meliputi akidah atau keyakinan dan syariat atau hukum yang bersumber dari Alquran dan Hadits. Agama Islam inilah menjadi tonggak sejarah perubahan dari zaman kegelapan (jahilliyah) menuju zaman terang benderang. Zaman di mana Allah memilih seorang pilihan yaitu nabi Muhammad untuk menjadi contoh dan teladan bagi seluruh penghuni alam. Oleh karena itulah melalui pendidikan agama, manusia berusaha untuk memahami apa yang menjadi pesan di dalam Alquran dan Hadist. Upaya sadar untuk menjadi manusia yang perkembangan dari segi jasmani dan rohani bersikap dan bertingkah laku teladan nabi.

Maka dari itu pendidikan dipandang sebagai salah satu aspek yang memiliki peranan penting dalam membentuk generasi muda agar berkepribadian dan berahlak yang baik. Unsur-unsur yang harus ada dalam pembelajaran pendidikan khususnya pendidikan agama Islam adanya perangkat (kurikulum), guru, dan siswa, serta media atau metode yang sesuai dengan perkembangan anak didik. Kurangnya informasi guru terhadap kemajuan informasi yang mengakibatkan pembelajaran hanya berkutat pada satu arah dan monoton (teacher’s center) sehingga bosan dan tidak menarik. Kurangnya variasi dalam penyampaian materi membuat para siswa kurang terlibat langsung dalam proses pembelajaran, sehingga berakibat pada rendahnya nilai siswa khususnya pada materi Salat Jumat.

Baca juga:   Penguasaan Soal Hots Kunci Sukses Unas Matematika

Pendekatan pembelajaran dengan metode Snowball Throwing sangat efektif karena metode ini mampu menciptakan suasana bermain, mampu menggali potensi intelektual, sosial, dan emosional yang ada dalam diri siswa. Siswa akan terlatih untuk mengemukakan gagasan dan perasaan secara cerdas dan kreatif, serta mampu menemukan dan menggunakan kemampuan analitis dan imajinatif (Jumanta Hamdayama, 2014: 158-159).

Upaya yang dilakukan guru adalah dengan mengubah metode dan strategi guru yaitu dengan metode Snowball Throwing yaitu lempar bola salju,mengajak siswa belajar sambil bermain. Model pembelajaran ini bertujuan melatih siswa untuk mendengarkan pendapat orang lain, melatih keaktifan dan imajinasi siswa dalam membuat pertanyaan, serta memacu murid untuk bekerjasama, saling membantu, serta aktif dalam pembelajaran (Asrori, 2010).

Dengan penerapan metode Snowball Throwing, diskusi kelompok dan interaksi antar siswa dari kelompok yang berbeda memungkinkan terjadinya saling sharing pengetahuan dan pengalaman dalam upaya menyelesaikan permasalahan yang mungkin timbul dalam diskusi. Adapun alangkah-langkah metode Snowball Throwing pertama, dibentuk kelompok. Kedua, siswa membuat bola yang dibentuk dari kertas yang berisi pertanyaan. Ketiga, bola kertas dilempar ke siswa lain. Keempat, sisa lain menangkap bola kertas dan menjawab pertanyaan dari bola yang diperoleh.

Baca juga:   Materi Penjumlahan Lebih Mudah dengan Abakus

Penerapan model pembelajaran snowball throwing cocok diterapkan pada mapel Pendidikan Agama Islam pada materi Salat Jumat. Karena Model pembelajaran snowball throwing dapat melatih kesiapan siswa untuk mengeksplorasi semua pengetahuan tentang aspek-aspek tersebut kepada guru dan teman-temannya. Dengan model pembelajaran snowball throwing juga dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, tidak hanya satu arah saja namun pembelajaran terlaksana dengan dua arah antara guru, dan murid sama- sama berperan aktif. Hal ini dibuktikan Pada Kelas VII SMP Negeri 34 Semarang Semester 2 dengan meningkatnya jumlah siswa nilai hasil belajar pada materi salat Jumat dapat mencapai di atas ketuntasan minimum. (gml1/ton)

Guru Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 34 Semarang

Author

Populer

Lainnya