Asyiknya Kegiatan Pramuka untuk Mengenal Lambang Negara

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PRAMUKA adalah salah satu ekstrakurikuler sekolah yang paling menyenangkan. Banyak hal baru yang diperoleh dari kegiatan tersebut. Pramuka biasanya menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) sampai dengan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada tingkatan Pramuka di SD disebut dengan Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang.

Pramuka Siaga adalah sebutan untuk anggota Pramuka yang memiliki umur 7 sampai 10 tahun. Biasanya dari kelas satu sampai dengan kelas tiga. Sedangkan Pramuka Penggalang adalah sebutan untuk anggota Pramuka yang memiliki umur 11 sampai 15 tahun. Biasanya dari kelas IV sampai dengan kelas V. Materi-materi yang disampaikan pada kegiatan Pramuka dibungkus dengan berbagai permainan yang menyenangkan sehingga para siswa menjadi lebih tertarik dalam memahami materi yang diberikan. Hal ini juga bisa digunakan oleh guru kelas untuk menyampaikan materi pelajaran yang biasanya disampaikan secara ceramah dan monoton di kelas menjadi kegiatan menyenangkan dan mengasyikkan. Sehingga kegiatan pembelajaran menjadi lebih hidup dan siswa mudah memahami materi yang diberikan.
Salah satu materi yang dapat disampaikan melalui kegiatan Pramuka adalah materi pengenalan lambang negara untuk siswa kelas III.
Guru dapat menggunakan permainan untuk menjelaskan makna dari lambang Negara Indonesia yaitu burung Garuda atau Garuda Pancasila. Sebelum memulai permainan, guru terlebih dahulu menjelaskan tentang makna dari lambang Negara Indonesia, mulai dari makna burung Garuda, lambang dasar Negara atau Pancasila, dan semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Baca juga:   Menulis Teks Artikel dengan Metode Pembelajaran Berbasis Masalah

Setelah siswa benar-benar paham, guru bisa memulai permainan. Caranya adalah dengan membuat kelompok atau barung yang terdiri atas sepuluh siswa, buatlah gambar bagian-bagian dari burung Garuda, berupa gambar potongan kepala, sayap, ekor, kaki, lambing-lambang Pancasila, serta semboyan Bhineka Tunggal Ika. Kemudian meminta setiap kelompok atau barung untuk menempelkan potongan-potongan gambar tersebut menjadi gambar burung Garuda seutuhnya. Agar permainan menjadi lebih seru dan menyenangkan, guru bisa juga memberikan batasan waktu dalam bermain, pemberian batasan waktu melatih para siswa berpikir secara cepat dan tepat dalam mengambil tindakan atau pilihan. Termasuk pemberian hadiah dan hukuman sebagai motivasi untuk para siswa, sehingga para siswa merasa tertantang dan termotivasi untuk menang. Hal ini dapat melatih kerjasama dan tanggung jawab para anggota kelompok atau barung.

Permainan ini dapat digabungkan dengan kegiatan Pramuka lainnya, dan dapat dilakukan di dalam kelas maupun di luar kelas. Penyelipan materi pembelajaran dalam kegiatan Pramuka ini sangat efektif diterapkan dan dapat memudahkan guru dalam menyampaikan materi pelajaran, sehingga siswa juga tidak merasa bosan dengan kegiatan pembelajaran yang selalu dilakukan di dalam kelas. Selain itu untuk menanamkan rasa nasionalisme pada siswa sejak dini agar para siswa memiliki rasa cinta tanah air dengan mengerti makna dari lambang Negara Indonesia. (ikd2/ida)

Baca juga:   Kegiatan Pramuka di Masa Pandemi Covid-19

Guru Kelas 3 SDN 4 Gempolsewu

Author

Populer

Lainnya