Belajar Keragaman Budaya melalui Think Pair And Share

spot_img

RADARSEMARANG.ID, KEBUDAYAAN atau yang sering disebut dengan peradaban mengandung pengertian yang sangat luas dan pemahaman perasaan suatu bangsa yang sangat kompleks. Mempelajari kebudayaan bukanlah suatu kegiatan yang mudah dan sederhana. Banyak sekali batasan konsep dari berbagai pandangan bahkan dari berbagai bahasa, sejarah maupun literatur serta disiplin ilmu lain yang juga bersinggungan atau mengkaji berbagai permasalahan terkait budaya seperti ilmu sosiologi maupun antropologi yang masing-masing mempunyai tingkat kejelasan sendiri-sendiri tergantung penekanan masing-masing.

Mengacu pada kurikulum 2013, bentuk implementasi pembelajaran keragaman budaya juga dilaksanakan pada mata pelajaran Geografi di tingkat SMA/MA pada kelas XI jurusan IPS ataupun lintas minat dan berdasarkan Permendiknas RI Nomor 22 tahun 2006 disebutkan bahwa geografi merupakan ilmu untuk menunjang kehidupan sepanjang hayat dan mendorong peningkatan kehidupan. Lingkup bidang kajiannya memungkinkan manusia memperoleh jawaban atas pertanyaan dunia sekelilingnya yang menekankan pada aspek spasial dan ekologis dari eksistensi manusia. Bidang kajian geografi meliputi bumi, aspek dan proses yang membentuknya, hubungan kausal dan spasial manusia dengan lingkungan serta interaksi manusia dengan tempat yang menghasilkan budaya.

Tantangan dalam Era globalisasi dan modernisasi saat ini seorang guru harus mampu mengambil langkah yang kreatif dan edukatif dalam proses pembelajaran sehingga peserta didik sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mempunyai empati dan kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitarnya, termasuk dalam melestrikan budaya daerah sebagai wujud dari budaya nasional karena melalui pendidikan, kebudayaan manusia dari generasi ke generasi diwariskan.

Baca juga:   Meningkatkan Kualitas Belajar dalam Situasi Pandemi Covid-19

Guru berperan sebagai pengelola proses belajar-mengajar, bertindak sebagai fasilitor yang berusaha menciptakan kondisi belajar mengajar yang efektif, mampu mengelola proses belajar mengajar yang memberikan rangsangan kepada siswa. Proses pembelajaran di dalam kelas membutuhkan model pembelajaran yang tepat, yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru.

Penggunaan model pembelajaran Think Pair and Share (TPS) yang diterapkan di SMAN 1 Kendal, sebagai salah satu model pembelajaran kooperatif relevan diterapkan pada materi keanekaragaman budaya melalui pembentukan kelompok kecil, siswa bekerjasama dalam menggali keanekaragaman budaya daerah dan sebarannya yang terdapat di sekitar tempat tinggal siswa. Model pembelajaran ini dapat meningkatkan partisipasi siswa dan dapat membentuk pengetahuan mengenai pembentukan budaya nasional sehingga siswa dalam berdiskusi dapat mengidentifikasi kegiatan pelestarian budaya dan pemanfaatan produk kebudayaan Indonesia baik dalam bidang ekonomi kreatif maupun pariwisata. Bahkan dapat menjelaskan bahwa budaya Indonesia adalah bagian dari budaya global. seperti batik.

Dalam lingkup ini Think Pair and Share dapat memaksimalkan kondisi belajar siswa dalam mencapai tujuan belajar dengan menggunakan suatu prosedur siswa dapat belajar budaya dari siswa lain dan berusaha mengungkapkan pendapatnya dalam situasi yang non kompetitif sebelum mengungkapkannya di depan kelas. Usaha kerjasama masing-masing anggota kelompok mengakibatkan manfaat timbal balik sedemikian rupa sehingga semua anggota kelompok memperoleh kegagalan maupun keberhasilan dalam belajar keanekaragaman budaya ditanggung bersama. Siswa mengetahui bahwa prestasi yang dicapai disebabkan oleh dirinya dan anggota kelompoknya, siswa merasakan kebanggaan atau atas prestasinya bersama anggota kelompoknya, siswa dapat mengembangkan kemampuan untuk berbagi informasi dan menarik kesimpulan serta mempertimbangkan nilai-nilai dari suatu materi pelajaran. Dengan berhasilnya tujuan pembelajaran diharapkan dapat membentuk karakter cinta tanah air, menghargai perbedaan, melestarikan budaya dan bangga terhadap budaya daerah sebagai bagian budaya nasional pada siswa. (pgn1/zal)

Baca juga:   Peranan Guru dalam Pengelolaan Kelas

Guru Geografi SMAN 1 kendal

Author

Populer

Lainnya