Cooperative Script untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran IPS kelas VIII bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa tentang berbagai gejala sosial pada lingkup ASEAN melalui pemahaman konektivitas ruang dan waktu beserta aktivitas dan interaksi sosial yang ada di dalamnya. Keragaman kondisi yang dimiliki negara-negara ASEAN merupakan potensi sumberdaya yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan penduduknya dalam dimensi ruang dan waktu serta ikatan konektivitas multidimensi sehingga kondisi gejala beserta keunggulan yang dimiliki oleh masing-masing negara ASEAN akan dapat berfungsi sebagai sumberdaya pembangunan.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal guru harus menerapkan strategi pembelajaran yang tepat salah satunya adalah Cooperative Script dimana siswa bekerja secara berpasangan dan bergantian secara lisan dalam mengikhtisarkan bagian-bagian materi yang dipelajari. Strategi pembelajaran Cooperative Script ditujukan untuk siswa berpikir secara sistematis dan berkonsentrasi pada materi pelajaran. Siswa juga dilatih untuk saling bekerja sama satu sama lain dalam suasana yang menyenangkan.

Strategi pembelajaran Cooperative Script juga memungkinan siswa untuk menemukan ide-ide pokok dari gagasan besar yang disampaikan guru. Kelebihan dari strategi pembelajaran Cooperative Script antara lain dapat menumbuhkan ide-ide atau gagasan baru, berpikir kritis serta mengembangkan jiwa keberanian dalam menyampaikan hal-hal baru yang diyakini benar; mengajarkan siswa untuk percaya kepada guru dan lebih percaya lagi kepada kemampuan sendiri untuk berpikir, mencari informasi dari sumber lain, dan belajar dari siswa lain; mendorong siswa untuk berlatih memecahkan masalah dengan mengungkapkan idenya secara verbal dan membandingkan ide siswa dengan ide temannya; membantu siswa belajar menghormati siswa yang pintar dan kurang pintar serta menerima perbedaan yang ada; memotivasi siswa yang kurang pandai agar mampu mengungkapkan pemikirannya; memudahkan siswa berdiskusi dan melakukan interaksi sosial; meningkatkan kemampuan berpikir kreatif.

Baca juga:   Pemahaman Kosa Kata Bahasa Jawa Melalui Bermain Peran

Langkah-langkah strategi pembelajaran Cooperative Script yang pernah penulis lakukan di kelas VIII SMP Negeri 2 Patean, Kendal sebagai berikut: pertama, guru membagi siswa kedalam kelompok-kelompok berpasangan. Kedua, guru membagikan materi untuk dibaca dan dibuat ringkasannya. Ketiga, guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar. Keempat, pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin dengan memasukkan ide-ide pokok ke dalam ringkasannya. Selama proses pembacaan, siswa-siswa yang lain harus menyimak/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap dan membantu mengingat dan menghapal ide-ide pokok dengan menghubungkannya dengan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya. Kelima, siswa bertukar peran yang semula berperan sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Keenam, guru dan siswa melakukan kembali kegiatan seperti di atas. Ketujuh, guru dan siswa bersama-sama membuat simpulan materi pelajaran.

Walau strategi pembelajaran Cooperative Script mempunyai beberapa kelemahan misalnya ketakutan beberapa siswa untuk mengeluarkan ide, ketidakmampuan semua siswa untuk menerapkan strategi ini sehingga banyak waktu yang akan tersita untuk menjelaskan strategi pembelajaran, kesulitan untuk membentuk kelompok yang solid dan dapat bekerja sama dengan baik, kesulitan menilai siswa sebagai individu karena mereka dalam kelompok, keharusan guru untuk melaporkan setiap penampilan siswa dan tugas siswa untuk menghitung prestasi kelompok bukan tugas yang sebentar; kesulitan guru menilai siswa sebagai individu karena mereka mereka dalam kelompok; namun dari tanggapan siswa setelah pembelajaran 95 persen menyukai dengan strategi pembelajaran yang penulis lakukan dan hasil penilaian harian memuaskan dengan rata-rata nilai 85 dan 90 persen siswa tuntas belajar. (pkl2/aro)

Baca juga:   Peran dan Tugas Guru BTIK dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi

Guru IPS SMP Negeri 2 Patean, Kendal

Author

Populer

Lainnya