Discovery Learning Meningkatkan Pemahaman Interaksi Antarnegara Benua Asia

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Dunia pendidikan abad milenial menuntut adanya pembelajaran yang fun, aktif, kreatif dan inovatif, agar tidak membosankan. Peserta didik tidak hanya duduk manis mendengarkan, akan tetapi mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, baik yang bersifat penilaian afektif, kognitif, maupun spikomotor.

Pada pembelajaran IPS kelas IX semester 1 SMP N 12 Semarang tahun pelajaran 2019/2020 materi Interaksi Antarnegara Benua Asia menggunakan model pembelajaran Discovery Learning (penemuan) hasil keterampilan berupa display paper. Menurut Asmui (2009:154) Metode Dicovery Learning adalah suatu metode yang mengembangkan cara belajar siswa belajar siswa aktif dengan menemukan sendiri, menyelidiki sendiri, maka hasil yang diperoleh akan setia dan tahan lama dalam ingatan, tidak mudah untuk dilupakan siswa.

Pembelajaran Benua Asia, cakupan materi cukup banyak dan luas, selain sumber belajar dari buku paket dan peta, dapat menggunakan sumber belajar dari internet melalui HP. Display paper dapat dipakai untuk sarana presentasi hasil dari diskusi kelompok. Agar pembelajaran tersebut dapat berjalan dengan lancar, pada pertemuan sebelumnya sudah diberitahu materi yang akan dipelajari yaitu interaksi antar negara Asia. Alat-alat atau bahan-bahan yang dibawa antara lain kertas asturo, spidol, kertas lipat, gunting, lem dan lain-lain. Dibentuk anggota kelompok diskusi, agar siswa dapat membagi tugas membawa peralatan masing-masing, sedangkan tugas diberikan pada waktu pembelajaran.

Baca juga:   Interaksi Edukasi Guru Tingkatkan Belajar Siswa

Langkah-langkah pembelajaran yaitu Pendahuluan : berdoa bersama, menanyakan kehadiran siswa dan cek kebersihan kelas. Memotivasi siswa dengan “Yel-Yel Mapel IPS”. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin tercapai dan prosedur penilaian yang bersifat afektif, kognitif, spikomotor. Guru membagi kelompok diskusi menjadi 5 kelompok, masing-masing kelompok 5-6 peserta didik. Kelompok I membahas tentang Letak dan luas Benua Asia, Kelompok II membahas mengenai wilayah region benua Asia, Kelompok III membahas mengenai keadaan alam benua Asia pada umumnya, kelompok IV membahas Flora-fauna Benua Asia dan kelompok V membahas keadaan penduduk Benua Asia. Setelah terbentuk 5 kelompok, ketua kelompok, diberi tugas mengambil nomor kelompok dan tugas yang harus didiskusikan yang sudah disiapkan guru secara acak.

Kegiatan Inti yaitu : 1) Simulation (Simulasi atau pemberian rangsangan). Peserta didik diminta untuk mengamati dan menyimak tayangan video Benua Asia dan mencatat hal-hal penting. 2) Data Prosesing (Pengolahan Data) : Peserta didik sesuai kelompoknya masing-masing berdiskusi meyelesaikan tugasnya dengan mengumpulkan berbagai sumber belajar, antara lain buku paket IPS kelas IX dari Depdikbud, Peta, buku lain yang relevan dan sumber dari internet melalui HP. Masing-masing kelompok diskusi: menuliskan/menempelkan hasil kerja pada suatu lembar kerja berupa karton/ asturo, sesuai waktu yang tersedia. Bagi yang selesai lebih dahulu diberi penghargaan berupa sejumlah gambar bintang. 3)Verification (Pembuktian) : Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas dengan hasil display paper yang sudah dibuat. Kelompok lain menanggapi, bertanya, dan memberi masukan. Guru melakukan penilaian dan mencatat keaktifan peserta didik. 4) Generalisation (Menyimpulkan sementara) Peserta didik mengkaji ulang dan menyimpulkan dan hasil diskusi kelompok mengenai benua Asia.

Baca juga:   Mencintai Keberagaman Karakteristik Individu melalui TPS

Kegiatan penutup : menyimpulkan bersama, refleksi atau umpan balik, pesan moral kepada peserta didik. Hasil display paper dipasang di papan pajang yang sudah disediakan. (gml1/ton)

Guru IPS SMP Negeri 12 Semarang

Author

Populer

Lainnya