Quizizz Permudah Penilaian Materi Peradaban Kuno Dunia

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pertengahan semester genap tahun 2019/2020 dunia dikejutkan oleh mewabahnya Corona-19. Oleh World Health Organization (WHO) dinyatakan sebagai pandemi yang penyebarannya sangat cepat termasuk ke Indonesia. Dampak yang paling terasa di bidang pendidikan adalah para peserta didik dirumahkan alias belajar di rumah selama 14 hari. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan virus tersebut.

Tentu, keputusan pemerintah ini telah mempertimbangkan berbagai hal baik positif maupun negatif. Para guru diimbau memberikan pembelajaran interaktif melalui moda daring/dalam jaringan (online). Pembelajaran ini sebelumnya telah dikembangkan para ahli IT yang berkecimpung dalam pendidikan. Namun, pemanfaatannya belum sepopuler saat ini. Salah satu yang yang digunakan di SMA Negeri 1 Boja untuk pembelajaran sejarah peminatan adalah aplikasi quizizz. Ini untuk penilaian pada materi yang sedang berlangsung yaitu peradaban kuno dunia. Karakteristik dari materi peradaban kuno dunia adalah banyaknya data dan fakta yang harus dipelajari oleh peserta didik kelas X jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Materi yang dipelajari mulai dari peradaban Yunani dan Romawi kuno, peradaban lembah Sungai Indus, lembah Sungai Hoang Ho, lembah Sungai Nil, lembah Sungai Eufrat dan Tigris dan peradaban suku-suku di Amerika.

Baca juga:   Visualisasi Pembelajaran BTIK melalui Media Video

Sesuai jadwal dalam kalender pendidikan, pertengahan semester akan dilaksanakan ulangan bersama, namun terkendala belajar di rumah. Guru berusaha memanfaatkan momentum belajar di rumah ini untuk tetap memberikan penilaian menggunakan aplikasi quizizz.
Langkah-langkah penilaian dengan aplikasi quizizz adalah guru membuat soal disesuaikan materi dalam bentuk pilihan ganda dengan option 5. Guru memberitahukan kepada peserta didik waktu akan diadakan penilaian disesuaikan jam pelajaran di sekolah agar tidak bertubrukan pembelajaran online antara guru satu dengan yang lain.

Peserta didik mengikuti petunjuk dari guru melalui grup WA yang sudah dibuat untuk media berkonsultasi terkait materi pembelajaran. Pada waktu yang ditentukan, peserta didik dapat menggunakan android untuk mengakses melalui broser dan segera join the game. Guru memberi kode permainan dengan menggunakan 6 digit yang harus diinput peserta didik sebelum mengerjakan soal. Disertai musik yang selalu diperdengarkan sepanjang waktu menjawab, membuat penilaian enjoy dan menyenangkan.

Kelebihan dari aplikasi ini dapat dilakukan dengan peserta yang banyak sehingga menghemat waktu. Antarpeserta didik tidak bisa saling mencontek karena dikerjakan di rumah masing-masing. Adapun waktu pengerjaan dapat disetting sehingga meminimalisasi membuka tab baru untuk mencari jawaban. Selain itu, guru juga bisa memonitor pekerjaan anak-anak melalui data statistik yang tampil dalam layar komputer. Setelah kuis selesai, guru dan peserta didik dapat langsung melihat hasilnya sehingga efektif efisien mengurangi waktu untuk mengoreksi hasil ulangan.

Baca juga:   Meningkatkaan Hasil Belajar Menulis Secara Kolaboratif dengan Bantuan Kartu

Namun, kekurangannya peserta didik dapat turun tingkat walaupun soal yang sudah dikerjakan semua tetapi lama waktu pengerjaannya berpengaruh terhadap hasil yang didapat. Intinya, harus cepat dalam menjawab. Selain itu, peserta didik juga harus dipastikan mempunya HP android dengan jaringan internet yang stabil agar tidak mengalami disconnect dan menghambat pengerjaan soal.

Sesuai pesan Gubernur Jawa Tengah, memberi penugasan maupun pembelajaran di rumah, harus proporsional dan menyenangkan sehingga peserta didik tidak terbebani. Selain itu, anak-anak juga harus senantiasa dipantau dan dibimbing selama belajar di rumah agar tetap berkualitas. Manfaat yang dapat diambil adalah makin erat hubungan antaranggota keluarga dengan menggunakan quality time sebaik-baiknya. (pgn1/lis)

Guru Sejarah SMA Negeri 1 Boja

Author

Populer

Lainnya