Kenali Lambang Bilangan sambil Bermain

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Siswa SD adalah siswa-siswa usia 6 sampai 12 tahun. Kebutuhan siswa SD antara lain siswa SD senang bermain. Karakteristik ini menuntut guru SD untuk melaksanakan kegiatan pendidikan yang bermuatan permainan lebih – lebih untuk kelas rendah. Siswa SD senang bekerja dalam kelompok. Siswa SD dalam pergaulannya dengan kelompok sebaya, mereka belajar aspek‐ aspek yang penting dalam proses sosialisasi, seperti belajar memenuhi aturan‐ aturan kelompok, belajar setia kawan, belajar tidak tergantung pada diterimanya dilingkungan, belajar menerimanya tanggung jawab, belajar bersaing dengan orang lain secara sehat (sportif), mempelajari olah raga dan membawa implikasi bahwa guru harus merancang model pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk bekerja atau belajar dalam kelompok, serta belajar keadilan dan demokrasi.

Siswa SD senang merasakan atau melakukan/memeragakan sesuatu secara langsung. Ditinjau dari teori perkembangan kognitif, siswa SD memasuki tahap operasional konkret. Dari apa yang dipelajari di sekolah, ia belajar menghubungkan konsep‐ konsep baru dengan konsep‐konsep lama. Berdasar pengalaman ini, siswa membentuk konsep‐konsep tentang angka, ruang, waktu, fungsi‐fungsi badan, jenis kelamin, moral, dan sebagainya.

Bilangan perlu diperkenalkan sejak awal pada siswa kelas 1 untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani siswa agar memiliki kesiapan untuk memasuki pendidikan lebih lanjut. Memperkenalkan bilangan pada perkembangan siswa kelas 1 seyogyanya dilakukan melalui aktivitas bermain dalam kehidupan sehari-hari dan bersifat alamiah. Seperti pengalaman penulis,selaku guru kelas di SD Negeri Sodong 02 pada kompetensi dasar menjelaskan bilangan sampai dua angka dan nilai tempat penyusun lambang bilangan menggunakan kumpulan benda konkret, penulis mengajak siswa bermain kartu bilangan yang bertujuan agar siswa dapat mengidentifikasi bilangan 1 sampai dengan 10. Penulis membutuhkan media kartu lambang bilangan dari 1 sampai dengan 10 sebanyak 2 set. Penulis meminta siswa mengamati benda-benda di sekitar kelas, lalu minta siswa menghitungnya.

Baca juga:   Kepoin Negara-Negara di Dunia melalui Model Mind Mapping

Penulis menyampaikan bahwa siswa akan belajar konsep bilangan 1 sampai dengan 10 dan mengenal lambang bilangan sambil bermain kartu bilangan. Penulis meminta siswa membentuk kelompok. Setiap kelompok mendapatkan satu set kartu lambang bilangan dari 1 sampai dengan 10. Setiap kelompok duduk membentuk lingkaran. Penulis menjelaskan aturan bermain. Ada kelompok siswa yang memberi soal, ada kelompok yang akan menjawab soal itu. Penulis akan mengundi kelompok mana yang memberi soal dan yang menjawab soal. Apabila kelompok yang mendapat kesempatan untuk menjawab soal tidak bisa, kelompok lain akan berlomba untuk menjawab soal tersebut (rebutan). Setiap kelompok mendapat giliran untuk memberi dan menjawab soal. Oleh karena itu, setiap kelompok diminta untuk menyiapkan/membuat/ merancang soal. Soal yang dimaksud adalah setiap kelompok menyediakan/menunjuk/ membawa beberapa jenis benda yang tertentu banyaknya.

Sebagai contoh, kelompok 1 mendapat giliran memberi soal, sedangkan kelompok 2 mendapat giliran menjawab soal. Kelompok 1 maju ke depan kelas. Kelompok 1 meminta kelompok 2 untuk membilang benda yang disediakan/ditunjuk/dibawa. Setelah membilang, kelompok 2 memilih lambang bilangan yang sesuai dan mengangkat kartunya. Begitu seterusnya sampai semua kelompok mendapat giliran untuk memberi dan menjawab soal. Memperkenalkan bilangan pada siswa kelas 1 SD sebaiknya dengan kegiatan bermain/ melakukan permainan karena dengan kegiatan bermain. Melalui bermain siswa merasa senang, Nyaman dan siswa akan belajar tentang kehidupan, melatih keberanian sehingga menumbuhkan rasa kepercayaan diri, serta belajar menghargai teman sesamanya. (pkl1/aro)

Baca juga:   Pendidikan Penguatan Karakter Menuju Sekolah Ramah Anak

Guru Kelas SDN Sodong 02, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang

Author

Populer

Lainnya