Perkembangan Alat Pembayaran Nontunai

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Uang adalah segala sesuatu yang dapat diterima oleh masyarakat umum sebagai alat tukar atau alat pembayaran dalam lalu lintas perekonomian. Uang yang selama ini kita kenal secara luas dalam wujud fisik uang kertas atau uang logam dalam berbagai pecahan Tidak ada orang yang menolak pembayaran dengan uang yang sah.

Keberadaan uang menyediakan alternatif transaksi yang lebih mudah daripada barter yang lebih kompleks, tidak efisien, dan kurang cocok digunakan dalam ekonomi modern karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan nilai. Efisiensi yang didapatkan dengan menggunakan uang pada akhirnya akan mendorong perdagangan dan pembagian tenaga kerja yang kemudian akan meningkatkan produktivitas dan kemakmuran.

Uang sebagai alat pembayaran, untuk kegiatan jual beli, pengupahan, sewa menyewa, dan sebagainya sudah sedemikian luas. Fungsi uang bukan semata-mata sebagai alat pertukaran atau satuan hitung, melainkan lebih berfungsi sebagai alat pembayaran.

Pembayaran non-tunai saat ini mulai marak dan berkembang di masyarakat, khususnya untuk kebutuhan transaksi usaha. Hal tersebut juga ditunjang dengan keberadaan kartu debit dan kartu kredit. Namun, tidak sedikit pula masyarakat yang belum memahami dengan baik perbedaan kedua alat pembayaran tersebut.

Baca juga:   Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa melalui Metode SQ3R

Berikut beberapa perbedaan kartu debit dan kartu kredit yang penting untuk Anda ketahui. Secara umum, terdapat beberapa hal mendasar dari perbedaan kartu debit dan kartu kredit tersebut. Perbedaan ini bisa dilihat dari segi bentuk fisiknya, bagaimana Anda mendapatkannya, termasuk cara transaksinya, dan tingkat keamanannya. Berikut ulasan dari perbedaan tersebut yang penting untuk Anda ketahui sebelum menggunakan keduanya.

Untuk membedakan kartu debit dan kartu kredit pertama dapat dilihat dari segi bentuk fisiknya. Pada dasarnya keduanya terlihat hampir sama. Yakni berupa logo bank dan jaringan tertentu. Pada kartu kredit ini ciri fisiknya ditandai dengan keterangan identitas yakni nama dari nasabah yang memegang kartu kredit tersebut.

Sementara, untuk kartu debit pada ciri fisiknya terdiri dari logo bank dan jaringan serta tidak terdapat identitas seperti nama dan hanya nomor kartu tersebut. dalam melihat perbedaan kartu debit dan kartu kredit ialah bagaimana cara mendapatkannya.

Biasanya, dalam memiliki kartu kredit nasabah harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan bank. Pihak bank akan menyeleksi aplikasi kartu kredit Anda berdasarkan penghasilan, sejarah kredit dan sebagainya. Kemudian, kartu debit dikeluarkan oleh pihak bank. Siapa saja bisa memiliki kartu debit ini. Anda hanya cukup mengajukan pembuatan rekening pada bank yang sudah dipilih dan selanjutnya pihak bank akan memproses permintaan Anda tersebut.

Baca juga:   Mendidik dengan Baik

Perbedaan kartu debit dan kartu kredit dapat dilihat dari mekanisme transaksinya. Kartu kredit disebut juga dengan kartu utang. Ini dikarenakan nasabah tidak memerlukan dana terlebih dahulu untuk melakukan transaksi. Biasanya, hanya diminta untuk tanda tangan dan memasukkan PIN merchant. Transaksi menggunakan kartu debit dilakukan dengan memasukkan PIN terlebih dahulu. (pgn1/ton)

Guru Ekonomi SMAN 2 Kendal

Author

Populer

Lainnya