Manfaatkan Handphone secara Positif, Dukung Pembelajaran di Sekolah

spot_img

RADARSEMARANG.ID, ZAMAN sekarang adakah anak usia sekolah yang tidak mengenal telepon pintar (handphone) dengan segala kelebihannya? Bahkan anak-anak berusia balita sudah bisa mengoperasikannya, walau dengan keterbatasannya. Misalnya hanya membuka Youtube untuk mencari video permainan atau game. Pendeknya, semua kalangan mulai dari yang paling muda sampai yang paling tua, semuanya sudah sangat akrab. Bahkan mengalami ketergantungan, jika sebentar saja tidak membuka handphone.

Kemajuan piranti berbasis digital ini membawa perubahan di dunia pendidikan secara global. Termasuk Indonesia yang berusaha terus menaikkan peringkatnya sebagai Negara yang termasuk berkembang dalam dunia pendidikan. Handphone ini dapat memberikan manfaat di sekolah, jika digunakan secara benar. Antara lain, pertama, dapat digunakan untuk menjelaskan konsep-konsep yang memerlukan gambar atau video. Beberapa mata pelajaran tertentu di sekolah, misalnya mapel Ekonomi, banyak konsep dan pengertian yang memerlukan gambar untuk menjelaskan kepada siswa tentang materi tersebut.
Di bidang ekonomi, misalnya untuk menjelaskan tentang kebutuhan manusia, pertama, guru tidak perlu lagi menggambar di papan tulis seperti yang guru alami dulu untuk menjelaskan kepada siswanya tentang macam-macam kebutuhan. Guru akan dengan mudah mencari gambar macam-macam kebutuhan beserta kegunaannya bagi manusia.

Baca juga:   Multimedia Autoplay dalam Meningkatkan Hasil Belajar Salat Jenazah

Manfaat yang kedua adalah dapat digunakan untuk membuat evaluasi pembelajaran. Banyak aplikasi di dunia maya yang dapat digunakan untuk mengevaluasi hasil belajar siswa. Siswa hanya cukup mempunyai alamat elektronik (e-mail) yang hanya mereka sendiri yang dapat membuka, kemudian guru mempunyai alamat elektronik. Maka, kedua belah pihak akan dapat berhubungan satu sama lain.
Manfaat yang ketiga, adalah dapat digunakan guru untuk membuat variasi dan pengayaan proses pembelajaran di sekolah. Jika selama ini, misalnya guru kebanyakan menjelaskan materi secara tekstual dengan menggunakan buku pegangan, maka dengan menggunakan aplikasi tertentu, guru dapat menjelaskan materi secara gamplang dan menyeluruh kepada siswanya dengan menggunakan aplikasi yang banyak disediakan di internet. Bahkan guru bisa secara langsung menggunakannya, jika tidak sempat membuat materi sendiri. Ada banyak gambar atau animasi yang bisa digunakan untuk proses pembelajaran.
Manfaat keempat, dapat digunakan untuk membuat sistem penilaian dengan menggunakan fasilitas hospot tathering pada handphone-nya. Guru bisa berselancar di dunia maya untuk mencari program atau aplikasi yang dapat mempermudah penilaian mereka terhadap hasil belajar siswanya.

Baca juga:   Cerdas, Ceria dan Berkarakter dengan Snowball Throwing

Manfaat kelima, dapat digunakan sebagai alat untuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ulangan kenaikan kelas, try out, ujian sekolah dengan bantuan mikrotik dengan bahasa yang lagi rame CBT atau menggunakan handphone tanpa kuota.

Dalam UU 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 ayat 20 dinyatakan bahwa pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Jika melihat begitu besar manfaat handphone pada proses pembelajaran, alangkah baiknya sekolah memfasilitasinya dengan menyediakan jaringan wifi untuk warga sekolah, terutama di saat jam pelajaran sekolah.

Kontrol yang ketat di kelas. Guru harus menyampaikan kapan handphone bisa digunakan di dalam kelas dan kapan harus disimpan di dalam tas atau laci atau dititipkan ke ruang BK. Ada hukuman, jika siswa menyalahgunakan penggunaan handphone di sekolah. Begitu pula dengan guru yang harus mengetahui etika penggunaannya di kelas. Pengaturan ini bermanfaat agar warga sekolah bisa memanfaatkannya dengan benar, sehingga benar-benar bisa menunjang proses pembelajaran di sekolah. (pkl1/ida)

Guru Ekonomi SMAN 1 Doro Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya