Metode Tutor Sebaya Tingkatkan Semangat Belajar Matematika

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PELAJARAN matematika sebenarnya bukan pelajaran yang sulit. Tapi pelajaran yang sangat menyenangkan bagi siswa yang mampu memahami sedari awal. Bagi yang suka, belajar matematika sangatlah asyik. Sebaliknya, bagi mereka yang dari awal tidak memahaminya, akan mengalami kesulitan. Mereka cenderung diam atau bahkan sebaliknya berperilaku usil. Sebagai guru, tentunya menginginkan pembelajaran yang dapat diterima peserta didik dengan hasil pembelajaran tuntas. Oleh karena itu, dengan segala upaya, guru mencari strategi untuk mencapai ketuntasan hasil belajar.

Hal ini terjadi juga pada kelas VI SDN 1 Sijeruk Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Ketika pembelajaran matematika pada materi perbandingan, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menghitung perbandingan. Salah satu faktornya, karena setiap siswa memiliki kemampuan intelektual yang tidak sama atau berbeda. Sebagai guru kelas, penulis mencoba menerapkan Pembelajaran Matematika dengan Metode Tutor Sebaya sebagai pemecahannya.

Menurut Moh Surya (1985:213), tutor sebaya adalah seorang atau beberapa orang murid yang ditunjuk dan ditugaskan untuk membantu murid-murid tertentu yang mengalami kesulitan belajar. Bantuan yang diberikan oleh teman sebaya pada umumnya dapat memperoleh hasil yang lebih baik. Hubungan antarmurid terasa lebih dekat dibandingkan hubungan antarmurid dengan guru. Untuk mencapai hasil yang optimal, guru dianjurkan membiasakan diri menggunakan komunikasi banyak arah atau komunikasi sebagai transaksi. Yakni, komunikasi yang tidak hanya melibatkan interaksi dinamis antara siswa yang satu dengan yang lain (M Subry Sutikno, 2007) dalam Wijaya Kusuma (2010:96).

Baca juga:   Dengan Google Classroom Spada Asyik Belajar Matematika

Langkah-langkah pembelajaran dengan metode tutor sebaya sebagai berikut, 1) melakukan seleksi terhadap pemilihan seorang tutor di antara murid, otomatis murid tersebut lebih pandai dan cakap dalam berkomunikasi dengan murid lainnya; 2) membagikan beberapa kelompok pembelajaran dan jangan dibuat terlalu besar jumlah kelompoknya. Dalam satu kelompok dipilih seorang yang menjadi tutornya; 3) sebelum tutor menyampaikan materinya, guru harus mempersiapkan berbagai hal kepada tutor sebaya yang dipilih. Sehingga saat penyampaian, materi tidak menyimpang dalam topik pembahasan; 4) guru menjelaskan kepada semua murid tujuan pembelajaran metode tutor sebaya. Karena saat para murid ingin bertanya, maka mereka akan bertanya pada tutor yang sudah dipilih. Fungsi guru hanya mengarahkan bersikap sebagai fasilitator; 5) memilih topik pembahasan yang sesuai dengan kemampuan tutor sebaya. Karena bila topik pembahasan tidak dikuasai oleh tutor sebaya, otomatis murid-murid yang lain tidak akan mengerti dan metode pengajaran tutor sebaya dianggap gagal; 6) memberikan reward kepada kelompok dan tutor yang terbaik dalam menyampaikan dan membahas permasalahan yang lebih dahulu disiapkan.

Baca juga:   Pengaruh Lingkungan dan Pembawaan dalam Pendidikan

Setelah guru melaksanakan metode tutor sebaya di kelas VI SDN 1 Sijeruk, proses pembelajaran menjadi lebih hidup dan siswa lebih bersemangat bekerja sama serta siswa mencapai hasil yang maksimal. Mengapa? Karena saat ada murid yang takut bertanya pada guru, mereka akan lebih berani bertanya pada tutor sebaya yang merupakan sahabat sendiri. Di samping itu, tutor sebaya dapat melatih para siswa yang menjadi tutor menjadi lebih bersabar dalam menghadapi berbagai persoalan dan pertanyaan dari temannya serta menumbuhkan rasa solidaritas yang tinggi terhadap temannya. (pgn1/ida)

Guru SDN 1 Sijeruk Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal

Author

Populer

Lainnya