Langkah Gampang Menulis Puisi di Sekolah Dasar

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MENULIS bukanlah kegiatan yang mudah. Kegiatan menulis membutuhkan pemikiran jernih dan membutuhkan ketenangan hati. Sedangkan menulis puisi adalah suatu keterampilan berbahasa dalam menuangkan ide, gagasan, pikirannya dalam bentuk bahasa tulis dengan memperhatikan keterikatan pada unsur-unsur puisi. Ketika menulis puisi, berarti seseorang menghasilkan suatu karya tulis berupa puisi yang mengekspresikan perasaan dan pikirannya sehingga dapat membangkitkan imajinasi pembacanya.

Menulis puisi merupakan kegiatan yang aktif dan produktif. Sedangkan kegiatan menulis Aktif artinya dalam menulis puisi, seseorang telah melakukan proses berpikir. Sedangkan kegiatan menulis Produktif artinya seseorang dalam menulis puisi akan menghasilkan sebuah tulisan yang dapat dinikmati oleh orang lain. Dengan menulis puisi seseorang dapat menuangkan ide, gagasan, pengetahuan, perasaan, dan pengalaman yang terjadi pada hidupnya ke dalam bahasa tulis.

Menurut Semi (2007:14), menulis merupakan suatu proses kreatif memindahkan gagasan ke dalam lambang-lambang tulisan. Menulis itu memiliki tiga aspek utama. Yang pertama, adanya tujuan atau maksud tertentu yang hendak dicapai. Kedua, adanya gagasan atau sesuatu yang hendak dikomunikasikan. Ketiga, adanya sistem pemindahan gagasan, yaitu berupa sistem bahasa.

Baca juga:   Asyiknya Menulis Puisi dengan Model Pembelajaran STAD

Suliani (2011:84-85) mengemukakan bahwa puisi adalah buah pikiran, perasaan dan pengalaman penyair yang diekspresikan dengan media bahasa yang khas dan unik. Suliani (2011:84-85) mengemukakan bahwa puisi adalah buah pikiran, perasaan dan pengalaman penyair yang diekspresikan dengan media bahasa yang khas dan unik.

Kesulitan menulis puisi terjadi pada siswa kelas VI SDN 3 Bandengan Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal, ketika diberi tugas membuat puisi. Siswa mengalami kesulitan saat mengungkapkan isi hati ke dalam bentuk tulisan. Berdasarkan pengamatan dan wawancara dengan siswa, faktor penyebab kesulitan menulis puisi adalah sulitnya memilih tema dan keterbatasan kosa kata untuk dikembangkan menjadi kalimat dalam bentuk puisi yang padu sesuai tema. Terbukti, ketika guru memberikan ilustrasi tentang lingkungan sekolah dan siswa mengamati benda-benda yang ada di lingkungan, kemudian guru memberikan tugas siswa membuat puisi, ternyata siswa kesulitan menuangkan ide tulisan ke bentuk puisi.

Guru SDN 3 Bandengan memberikan langkah-langkah menulis puisi sebagai berikut, 1) menentukan tema. Guru menentukan tema tentang lingkungan, misalnya lingkungan sekolah. Di lingkungan sekolah ada taman bunga. Kemudian siswa di ajak melihat dan mengamati bunga yang di sukai secara cermat; 2) Pemilihan diksi. Diksi adalah pemilihan kata yang tepat. Bila diksinya bagus, maka akan enak dibaca atau diperdengarkan. Sesuai langkah pertama setelah mengamati objek bunga misalkan, maka siswa dibimbing untuk menulis sesuai objek apa yang diamati; 3) Memaksimalkan majas. Majas adalah gaya bahasa. Penggunaan majas akan membuat kalimat dalam puisi sarat makna. Setelah langkah pemilihan kata, maka siswa dibimbing mengembangkan diksi sehingga menjadi lebih indah majasnya; 4) Mengembangkan imajinasi siswa. Setelah siswa mengamati di bawah bimbingan guru, kemudian siswa mencoba menulis puisi dengan bahasa sederhana semampunya. Bila ada siswa yang mengalami kesulitan, maka guru membimbing hingga bisa menulis puisi sederhana.

Baca juga:   Pengaruh Globalisasi Terhadap Budaya

Setelah guru mengajarkan puisi dengan langkah-langkah disertai pembimbingan, ternyata mampu membuat siswa lebih semangat dalam pembelajaran puisi. Siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan ketika dalam membuat puisi, setelah mendapat bimbingan guru, siswa mampu membuat puisi sederhana. (pgn1/ida)

Guru SDN 3 Bandengan Kabupaten Kendal

Author

Populer

Lainnya