Serunya Menggali Isi Teks Pidato melalui Audio Visual

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Salah satu kompetensi dasar (KD) yang harus dicapai oleh siswa kelas VI dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP 2013 ) SD adalah menggali isi teks pidato yang didengar dan dibacakan. Dari kompetensi dasar tersebut indikator yang akan dicapai adalah siswa mampu menentukan pokok-pokok isi teks pidato melalui rekaman audio visual.

Kemampuan menggali isi pidato merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang tatarannya sangat tinggi. Untuk itu, perlu banyak berlatih secara sungguh-sungguh, dan dilakukan secara rutin. Untuk memupuk kemahiran berbicara dalam menggali isi pidato di samping banyak berlatih, perlu didukung oleh penguasaan ilmu kebahasaan yang memadai, antara lain penguasaan cara melafalkan huruf, intonasi, dan ekspresi.

Oleh karen itu, guru harus membiasakan muridnya agar banyak berlatih berbicara di depan teman-temannya. Hal ini perlu, karena untuk melatih siswa berani mengemukakan pendapat di depan umum, dan bahkan berani berbicara di forum-forum lain. Forum-forum seperti berdiskusi, bertanya jawab, atau forum lain cocok digunakan sebagai ajang berlatih kemahiran berbicara.

Baca juga:   Audio Visual Tingkatkan Hasil Pembelajaran Aktivitas Ritmik

Menurut Kamus Bahasa Indonesia, diksi menanggapi artinya menyambut dan memperhatikan (ucapan, kritik, komentar, cinta, dan sebagainya dari orang lain) (KBBI, 2005: 1138). Dengan demikian, diksi menanggapi dapat diartikan memberikan komentar terhadap pendapat, pikiran, atau kritikan terhadap pernyataan, orasi, atau dalam bentuk pidato. Dalam artikel ini berfokus pada menggali atau mengetahui isi pidato dari seorang siswa.

Berdasarkan pengamatan yang peneliti lakukan di SD Negeri 01 Mejasem ternyata untuk mengetahui pokok-pokok isi pidato belum terlaksana dengan baik, untuk mengetahui pokok-pokok isi pidato yang didengarkan dari seseorang merupakan pembelajaran yang rumit dan membutuhkan perhatian ekstra. Peristiwa yang sering muncul dalam proses pembelajaran adalah siswa merasa kesulitan saat menggali isi pidato yang dilakukan oleh teman-temannya. Alasannya beraneka. Ada yang mengemukakan bahwa pidatonya kurang jelas, suaranya kurang keras, dan ada yang mengatakan intonasi pidatonya terlalu cepat. Dari peristiwa ini sebagian dari mereka ada yang minta agar pidato yang didengarkan dilakukan secara berulang-ulang.

Berdasar dari usulan siswa ini, penulis berinisiaf memilih salah satu dari mereka yang pidatonya paling bagus sebagai model. Selanjutnya, dilakukan perekaman dengan menggunakan handphone. Tujuan utama penggunaan media audio visual adalah agar pesan atau informasi yang dikomunikasikan dapat diserap dengan mudah oleh siswa sebagai penerima informasi. Dengan menggunakan media ini, di samping menarik bagi siswa, hasil rekamannya dapat diputar berulang-ulang. Dengan diputar berulang-ulang, siswa akan dengan mudah untuk menentukan pokok-pokok isi pidato seperti dalam rekaman.

Baca juga:   Mind Mapping, Model Pembelajaran yang Menyenangkan

Dari hasil evaluasi, ternyata dengan menggunakan rekaman berupa audio visual, kemampuan menggali isi teks pidato yang didengar dan dibaca pada siswa kelas VI SD Negeri 01 Mejasem mengalami peningkatan. (oln1/aro)

Guru SD Negeri 01 Mejasem, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya