Media Gambar Mudahkan Menulis Puisi

spot_img

RADARSEMRANG.ID, Menulis merupakan kegiatan yang dapat menggali pikiran dan perasaan mengenai suatu objek. Memilih hal-hal apa saja yang akan ditulis, dan menuangkan dalam bahasa tulis yang apik dan menarik untuk dibaca serta dipahami. Kegiatan menulis pada dasarnya bukan hanya untuk melahirkan sebuah karya dari hasil pemikiran atau perasaan saja, melainkan pengungkapan ide, pengetahuan, ilmu, dan pengalaman hidup seseorang. Agar karya menarik dibaca, kita harus selalu belajar dan berlatih menulis dan menulis, tak terkecuali menulis karya sastra berupa puisi.

Menulis puisi bukan suatu pekerjaan yang mudah jika kita menginginkan hasil yang bagus dan bernilai seni. Meskipun demikian, tidak berarti bahwa kemampuan menulis puisi hanya dimiliki oleh orang-orang yang memiliki bakat saja. Kemampuan menulis puisi dapat dilakukan oleh semua siswa asalkan mau belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh, sebab menulis merupakan kemampuan yang dapat dipelajari.

Namun dalam penulisan puisi memang berbeda dengan jenis tulisan yang lain. Berbagai permasalahan sering muncul pada saat belajar menulis puisi, seperti sulitnya memunculkan ide dan memilih kata-kata puitis. Permasalahan ini sering muncul pada saat pembelajaran menulis puisi di SMK Negeri 2 Temanggung.
Salah satu cara yang dapat diimplementasikan oleh guru untuk memudahkan siswa dalam menulis puisi melalui pemberian stimulus. Salah satu media yang sangat bagus sebagai stimulus adalah media visual yang berupa gambar. Media visual dapat memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan.Visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata.
Dengan demikian media visual dapat diartikan sebagai alat pembelajaran yang hanya bisa dilihat untuk memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan siswa akan materi pelajaran (Daryanto, 1993).

Baca juga:   Terapkan Metode ATM dalam Menulis Puisi

Pembelajaran puisi di kelas X salah satunya adalah menulis puisi dengan memerhatikan unsur pembangunnya (tema, diksi, gaya bahasa, imaji, struktur, perawajahan). Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang banyak disukai karena disajikan dalam bahasa yang indah dan sifatnya imajinatif (Buku Bahasa Indonesia Kelas X Edisi Revisi tahun 2016).

Pembelajaran menulis puisi di Kelas X SMK Negeri 2 Temanggung dilakukan di kelas X Tkj1 dengan memerhatikan unsur pembangunnya. Masing-masing siswa diberi satu gambar dan mencermati gambar tersebut. Langkah pertama, siswa diminta mengamati gambar dan berimajinasi tentang gambar, untuk dituangkan dalam bentuk puisi. Agar siswa lebih mudah dalam memulai membuat puisinya, guru memberi batasan temanya. Guru juga perlu memaparkan berbagai contoh diksi dan gaya bahasa yang sering dipakai dalam membuat suatu karya berupa puisi, agar hasil karya siswa lebih indah dan bernilai seni.

Langkah selanjutnya, siswa diminta membacakan puisinya di depan siswa dan guru dengan menunjukkan gambarnya. Guru bersama siswa mengulas hasil puisinya dengan memperhatikan tema, diksi, gaya bahasa, imaji, struktur dan juga perwajahan. Dengan adanya feedback dari guru dan siswa lain, maka siswa akan segera memperbaiki puisinya.

Baca juga:   Pembelajaran IPA Efektif selama PTM dengan Blended Learning

Pemilihan media gambar juga sangat mempengaruhi dalam kegiatan penulisan puisi. Media gambar yang diberikan kepada siswa, seyogyanya yang mudah melahirkan daya imajinasi yang tinggi. Imajinasi yang tinggi akan membantu siswa dalam menghasilkan produk kata-kata yang bisa ditulis. Untuk itu perlu penyesuaian antara gambar dengan tingkat kedewasaan siswa. Langkah pembelajaran semacam ini lebih menarik dan memotivasi siswa untuk menulis puisi secara bersama-sama, dalam upaya menghasilkan hasil karya yang bagus dan bernilai seni. (tg2/lis)

Guru Bahasa Indonesia SMK Negeri 2 Temanggung

Author

Populer

Lainnya