Efektivitas Metode Explicit Instruction pada Materi HPP Ekonomi

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Dalam proses pembelajaran guru sebagai pengajar dan siswa sebagai subjek belajar diharapkan terdapat hubungan timbal balik dalam hal pengetahuan, kemampuan, dan sikap. Dengan demikian proses belajar mengajar berlangsung efektif dan efisien.

Ketika siswa memiliki minat untuk belajar dan didukung oleh motivasi dipastikan siswa tersebut tidak akan mengalami kesulitan belajar. Secara umum minat belajar siswa pada pelajaran ekonomi khususnya materi harga pokok penjualan (HPP) mengalami kendala karena rumus yang dirasa rumit sehingga membuat minat siswa terhadap materi tersebut menjadi berkurang.

Solusi yang dilakukan untuk menghindari materi ekonomi yang kurang efektif adalah dengan menggunakan metode pembelajaran yang cocok dengan kondisi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002:119) efektif didefinisikan sebagai usaha atau tindakan yang ada efeknya yaitu akibat, pengaruh serta dampaknya memberikan hasil dan berhasil guna.
Pada uraian di atas, agar pengajaran dapat mencapai hasil yang sesuai dengan tujuan yang direncanakan, maka guru perlu mempertimbangkan strategi belajar mengajar yang tepat. Dalam hal ini guru menggunakan model pembelajaran explisit instruction (pengajaran langsung) dalam materi harga pokok penjualan (HPP).
Model pembelajaran explicit intruction merupakan suatu pendekatan yang dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangkah (Suyatno, 2009:127).

Baca juga:   Mudah Pahami Materi Mengenal Negara-Negara ASEAN dengan TTS

Pada pembelajaran klasikal langkah pertama yang harus dilakukan oleh guru menyampaikan tujuan pembelajaran materi HPP dan mempersiapkan siswa dengan membagi menjadi beberapa kelompok. Guru mendemontrasikan pengetahuan dan keterampilan dengan mengingatkan kembali akun-akun yang ada di perusahaan dagang. Selanjutnya guru menjelaskan unsur-unsur HPP dengan rumus asli dan mencontohkannya. Guru mendemontrasikan menghitung HPP dengan rumus cara cepat, caranya dengan mengelompokan akun debit dan mengurangkan dengan akun-akun kredit.

Rumus HPP dengan cara cepat HPP = (akun debit) – (akun kredit). Lalu guru memberikan soal dan membimbing siswa mengerjakan soal dengan rumus asli dan dengan rumus cepat. Ketika siswa mengerjakan dengan rumus asli menbutuhkan waktu delapan menit sedangkan dengan rumus cepat hanya membutuhkan waktu tiga menit.

Guru mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik bahwa siswa telah memahami materi yang telah disampaikan. Dan memberikan kesempatan siswa untuk latihan lanjutan. Menggunakan rumus baku dan aturan teori harus dan wajib dikuasai namun ketika berhadapan dengan soal pilihan ganda dan soal-soal yang memerlukan jawaban cepat dan tepat diperlukan teknik yang cepat dan tepat pula, guna mengefisienkan waktu.

Baca juga:   Menceritakan Gambar Berseri dengan Pertanyaan Terbimbing

Tujuan utama dari penggunaan model tersebut untuk memaksimalkan penggunaan waktu belajar siswa. Sedangkan dampak pengajarannya adalah tercapainya ketuntasan muatan akademik dan keterampilan, meningkatnya motivasi belajar siswa serta meningkatkan kemampuan siswa. Karena itu guru yang profesional memiliki penguasaan yang mendalam terhadap cakupan materi. Mengetahui tujuan yang hendak dicapai tata urutan penyajian dan porsi waktu yang diperlukan serta aktivitas belajar mengajar yang efektif untuk menyerap kurikulum. (ug1/lis)

Guru SMA Negeri 3 Pemalang.

Author

Populer

Lainnya