Menulis Procedure Text melalui Kolaborasi Chain Writing dan Model CIRC

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN bahasa Inggis di jenjang SMA lebih memfokuskan pada pembelajaran empat keterampilan berbahasa, yaitu: menyimak (Listening), membaca (Reading), berbicara (Speaking) dan menulis (Writing), Dari keempat keterampilan tersebut, kebanyakan siswa menganggap keterampilan menulis (Wriiing) merupakan keterampilan yang paling suiit, karena untuk menguasai keterampilan menulis, siswa harus cermat memperhatikan penggunaan tata bahasaa kosakata, tanda baca, ejaan, formasi huruf, isi tulisan, format tulisan, dsb.
Untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris khususnya dalam pembelajaran menulis teks prosedur, penulis menggabungkan metode pembelajaran Chain Writing dan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC).

Pada artikel ini akan disampaikan bagaimana metode Chain Writing dan model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan ketrampilan siswa dalam menulis bahasa Inggris pada khususnya pada kelas XII. Seperti di SMAN 1 Ulujami. Dengan metode dan model pembelajaran ini diharapakan mampu meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran menulis khususnya pada teks Prosedur. Selain itu juga untuk melatih siswa mengungkapkan pikiran dan perasaannya dalam bentuk tulisan.

Chain Writing adalah menulis bahasa Inggris secara berantai dengan cara merangkai kalimat dari siswa satu dilanjutkan oleh siswa lainnya secara berurutan. Sebuah penelitian yang diadakan oleh Cohen (1994) dari Stanford University, dengan judul: Restructuring the Classroom, telah sampai pada kesimpulan bahwa kelompok kerja semacam Chain Writing bisa diterima sebagai metode dalam mencapai peningkatan tujuan pembelajaran. Cara seperti ini menghasilkan pemerolehan belajar, pengembangan daya pikir yang lebih tinggi, perkembangan perilaku sosial, cara mengadakan interaksi dan merupakan sebuah cara untuk mengatur keheterogenan akademis dalam kelas.

Baca juga:   Mudah Paham Negara ASEAN dengan Metode Make A Match

Secara teori, Chain Writing merupakan teknik yang direkomendasikan dalam rekonstruksi sekolah (Newmann, 1986).
Adapun strategi pembelajaran menulis Procedure Text dengan menggunakan Chain writing adalah sebagai berikut: Menyediakan kertas plano, marker (spidol), selotip, dan gunting. Menyiapkan contoh naskah/teks yang berisi tentang procedure text.

Memperdengarkan/mempertunjukkan kepada siswa contoh Procedure text. Meminta siswa untuk memusatkan pikiran dan memperhatikan Tujuan penulisan teks, Rhetorical structure dari text elements dalam genre yang dipilih tersebut (perlu diingat bahwa masing-masing genre memiliki text elemen yang berbeda). Mengamati dan merumuskan secara bersama penulisan Teks yang telah ditentukan. Mereview penjelasan tentang kriteria karangan yang baik yaitu menggunakan pemilihan kata-kata yang tepat, penggunaan ejaan yang benar, keterkaitan antara kalimat sebelum dan sesudahnya yang harus nyambung, dan adanya kalimat penutup yang bagus. Membagi kelas menjadi kelompok-kelompok, (menyesuaikan dengan jumlah siswa dalam satu kelas). Menempel kertas plano yang telah diawali dengan tulisan frasa pembuka, (bisa juga dituliskan Judul atau tema dari Procedure text yang harus diselesaikan oleh peserta didik) di dinding. Mempersilahkan masing-masing kelompok untuk mengambil jarak sekitar 5 meter, dengan cara berbaris berbanjar ke belakang pada masing masing kelompok yang telah ditentukan. Memulai Chain Writing (menuliskan satu kalimat secara bergantian, tiap anak mendapat satu kali kesempatan, bisa disesuaikan dengan merumuskan aturan yang disepakati).

Baca juga:   Eksistensi Pasar Tradisional Perkotaan

Mendiskusikan hasil tulisan yang telah dibuat dalam kelompok (susunan kalimat, ejaan dan keterkaitan kalimatnya,dsb). Menilai bersama-sama hasil menulis Procedure text. Mengadakan refleksi secara bersama-sama. Pengertian CIRC adalah salah satu model pembelajaran tim siswa yang di dalamnya terdapat unsur kerja kelompok kooperatif dan melibatkan peran siswa. Menurut Slavin seperti yang dikutip oleh Nur (2005: 12-13).

Langkah-langkah dalam model CIRC adalah membentuk kelompok heterogen 4 orang, guru memberi kan wacana bahan bacaan sesuai dengan materi bahan ajar, siswa bekerja sama (membaca bergantian, menemukan kata kunci, memberikan tanggapan terhadap wacana kemudian menuliskan hasil kolaboratifnya, presentasi hasil kelompok, refleksi. Satu fokus utama dari kegiatan-kegiatan CIRC adalah sebagai cerita dasar adalah membuat penggunaan waktu tindak lanjut menjadi lebih efektif. Para siswa yang bekerja di dalam tim-tim kooperatif dari kegiatan-kegiatan ini, yang dikoordinasikan dengan pengajaran kelompok membaca, supaya memenuhi tujuan dalam bidang-bidang lain.

Dari strategi dan langkah-langkah pembelajaran yang sudah penulis paparkan diharapkan dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan rekan guru yang ingin menerapkan metode dan model pembelajaran tersebut dikelas, terutama dalam pembelajaran bahasa Inggris ketrampilan menulis materi Procedure text. (pm1/zal)

Guru Bahasa Inggris SMAN 1 Ulujami

Author

Populer

Lainnya