Memotivasi Belajar Siswa melalui Komunikasi dalam Jaringan

spot_img

RADARSEMARANG.ID, SEIRING dengan lahirnya teknologi digital dan munculnya revolusi industri 4.0 saat ini berdampak terhadap kehidupan manusia terutama di dunia pendidikan. Teknologi digital saat ini memainkan peran yang besar didalam kegiatan belajar mengajar dan hadir sebagai media yang multifungsi sebagai sarana untuk membantu keberhasilan dalam proses pembelajaran.

Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital sebagai salah satu mata pelajaran yang dipelajari di SMKN Negeri 1 Petarukan yang salah satu Kompetensi Dasar : “Pemanfaatan Komunikasi Dalam Jaringan” memiliki peran penting untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam bidang teknologi informasi dan mengikuti perkembangan revolusi industri 4.0 tersebut serta untuk memotivasi siswa belajar melalui komunikasi dalam jaringan secara konseptual mata pelajaran ini bermanfaat untuk memberikan pengetahuan tentang cara-cara pengoperasian berbagai aplikasi dalam era serba digital.

Komunikasi dalam jaringan yaitu cara berkomunikasi di mana penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan dengan atau melalui jaringan Internet. Komunikasi yang terjadi di dunia semu tersebut lazim disebut komunikasi di dunia maya atau cyberspace. Bagi para siswa penggunaan internet sebagai alat dalam menggali informasi yang berupa pendidikan, akan dapat memicu dan meningkatkan motivasi dalam proses belajar siswa. Ketersediaan informasi yang up-to-date telah mendorong siswa untuk membaca dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Baca juga:   Membuat Baterai Buah dalam PjBL Sel Elektrokimia

Jenis Komunikasi Dalam Jaringan (Daring) terbagi menjadi: Pertama, Komunikasi Daring Sinkron (serempak) Komunikasi daring singkron adalah komunikasi dengan fasilitas berupa komputer dan terjadi secara serempak atau real time (pada saat itu juga). Contoh : text chat (pesan teks) siswa dapat mengirim pesan teks ke siswa lain yang sedang online, kemudian siswa lain tersebut membalas cara yang sama (juga berupa pesan teks). Video chat adalah suatu fitur yang memungkinan pengguna berinteraksi audio dan vidio secara real time. Video chat dapat dengan mudah digunakan denga faslitas komputer, tablet, dan smartphone. Kedua, Komunikasi daring Asinkron (tidak serempak) komunikasi daring asinkron adalah komunikasi dengan media komputer tetapi dilakukan tidak real time. Komunikasi daring jenis ini tidak mengharuskan kedua pihak yang sedang berkomunikasi online atau berhubungan di waktu yang bersamaan contoh dari komunikasi daring asinkron adalah email, forum online, blog dan lain sebagainya. Maka dengan komunikasi dalam jaringan diharapkan para siswa mampu berkreasi dan menemukan ide-ide yang positip untuk mendukung proses pembelajaran sehingga nilai prestasi siswa akan meningkat setelah menggunakan teknologi digital melalui komunikasi dalam jaringan.

Baca juga:   Memperkuat Karakter Siswa dengan Konsep Ki Hajar Dewantoro

Aplikasi pendukung untuk pembelajaran siswa seperti jejaring sosial pendidikan antara lain: Edmodo merupakan teknologi pendidikan yang menawarkan alat komunikasi, kolaborasi, dan jaringan interaksi pembelajaran siswa dengan guru, guru bisa menberikan materi dan tugas kepada para siswa, siswa bisa mengirimkan tugas melalui aplikasi ini. Pembelajaran siswa akan lebih menyenangkan dan membuat siswa lebih betah dalam belajar. Guru akan lebih mudah memberikan pembelajaran dan memotivasi siswa dalam belajar untuk menuntaskan kompetesi dasarnya.

Melalui Komunikasi Dalam Jaringan yang didukung oleh perkembangan teknologi digital dan munculnya revolusi industri 4.0 selayaknya siswa untuk dapat berpacu dan berlomba-lomba meraih prestasi yang unggul. Akan para siswa mampu berprestasi dengan dukungan perkembangan teknologi informasi atau justru gagap teknologi di era digital?. (pm1/zal)

Guru Simulasi dan Komunikasi Digital SMKN 1 Petarukan, Pemalang

Author

Populer

Lainnya