Fortuna untuk Memahami Frasa Konotasi

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi menentukan makna kalimat yang mengandung unsur denotasi dan konotasi agak menyulitkan siswa. Salah satu cara untuk memahami makna kalimat, siswa harus banyak berlatih.

Di SDN Kenconorejo 01 Kecamatan Tulis, penulis menggunakan metode “Fortuna” untuk memahami frasa konotasi. Metode “Fortuna” merupakan akronim dari Forum Tulisan Narasi. Strategi ini berbasis belajar kelompok dengan azas kerja sama meraih kemenangan.

Media yang diperlukan dalam metode ini adalah kertas HVS warna warni dan kartu dari kertas manila berukuran 5 x 10 cm. Setiap anak diberikan satu kertas HVS dan sepuluh kertas kecil. Guru membagikan kertas tersebut sebelum siswa mengerjakan tugas.

Langkah-langkah pembelajaran “Fortuna” ini adalah sebagai berikut. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dengan jumlah anggota masing-masing lima anak. Kegiatan yang pertama adalah menggali informasi tentang frasa konotasi dan artinya di buku paket tematik dan buku penunjang seperti Pintar Berbahasa Indonesia atau bisa juga buku Saya Senang Bahasa Indonesia. Mereka boleh berdiskusi dengan kelompoknya untuk menyamakan persepsi. Kemudian setiap anak membuat ilustrasi berupa cerita narasi dan ditulis pada kertas HVS warna warni.

Baca juga:   Supervisi Klinis Tingkatkan Kinerja Guru

Kemudian masing-masing kelompok menetapkan tempat di dinding kelas untuk membuat forum tulisan narasi yang ditempel di tembok kelas. Setelah semua kelompok menempel, langkah selanjutnya adalah satu persatu anak mengelilingi forum tersebut dengan membawa kartu kecil berjumlah sepuluh kartu.

Jika anak yang membaca tulisan narasi yang memuat frasa konotasi dan mengetahui jawabannya maka ditulis jawaban tersebut pada salah satu kertas kecil yang di sebaliknya diberi nama anak tersebut. Kartu kecil berisi jawaban tadi ditempel di bawah kertas soal dalam keadaan terbalik sehingga hanya nama anak yang terbaca.

Karena masing-masing anak memegang sepuluh kartu maka mereka masing-masing masih berhak menjawab sepuluh frasa dalam forum tulisan narasi tersebut. Siswa yang lebih banyak menghabiskan kartu dan jawabannya berarti dia telah memahami arti dari frasa konotasi yang dibuat teman-temannya. Semua siswa mendapat giliran dan waktu yang sama untuk menempelkan jawaban mereka pada forum pembelajaran ini.

Kegiatan berikutnya adalah mengklarifikasi jawaban siswa. Sesi ini guru dan siswa mengecek forum tulisan narasi berikut jawaban masing-masing siswa melalui kartu kecil, maka akan terjadi diskusi kelas karena guru dan seluruh siswa terlibat dalam pembahasan jawaban antar teman. Jika jumlah siswa di dalam kelas adalah dua puluh lima anak, maka ada dua puluh lima frasa konotasi yang diartikan siswa, maka kegiatan ini bisa dilanjutkan dengan menulis narasi baru yang berbeda dari kegiatan sebelumnya.

Baca juga:   Didik Siswa Jadi Religius dengan Pendidikan Karakter

Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan metode “Fortuna” terbukti membuat siswa menikmati proses belajar dalam susasana yang menyenangkan. Implikasinya hasil ulangan harian siswa sangat memuaskan. (pkn2/ton)

Guru SDN Kenconorejo 01 Kecamatan Tulis Kabupaten Batang

Author

Populer

Lainnya