Belajar Teks Prosedur Menyenangkan dengan Membuat Video

spot_img

RADARSEMARANG.ID, FAKTOR rasa bosan pada peserta didik dalam belajar bahasa Inggris disebabkan cara penyajian yang kurang kreatif dan monoton oleh guru. Biasanya guru dalam menyampaikan materi pada Kompetensi Dasar teks prosedur hanya dengan menerangkan pemaparan berbagai macam teks di depan kelas kemudian siswa diminta untuk memperhatikan dan menghafal proses prosedur tersebut.

Bagi peserta didik tidak adanya contoh nyata akan gambaran praktek dalam proses pembelajaran prosedur sulit untuk memahami pada proses awal. Penayangan video pada pada LCD sangat membantu siswa untuk memperoleh gambaran. Di sini penulis tidak hanya akan memahamkan siswa pada kompetensi ini tetapi sesuai dengan pembelajaran pada tingkat High Order Thinking Skill siswa akan bisa mengkreasi sebuah produk video.

Kali ini penulis memaparkan cara menyampaikan proses pembelajaran yang lebih menggairahkan yaitu dengan membuat video melalui handphone yang mereka miliki. Proses pembelajaran ini cenderung menggunakan metode Project Based Learning yang merupakan model pembelajaran melibatkan keaktifan peserta didik dalam memecahkan masalah, dilakukan secara berkelompok melalui tahapan ilmiah dengan batasan waktu tertentu yang dituangkan dalam sebuah produk untuk selanjutnya dipresentasikan.

Baca juga:   Pembelajaran Teks Prosedur Berbasis Modul

Pertama, penulis membentuk kelompok yang terdiri dari 4 hingga 5 siswa dan menunjuk seorang untukmenjadi ketua kelompok. Setiap kelompok diminta untuk menentukan satu jenis prosedur pembuatan dari resep sebuah makanan, minuman atau mengoperasikan suatu alat. Setelah menentukan jenis prosedur yang akan dibuat, siswa diminta mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan. Tugas setiap anggota juga perlu dibagi, siapa sebagai pembuka acara, pengenalan alat dan bahan, penjabaran langkah-langkah dan penutup. Juru kamera apabila kelompoknya terdiri dari 4 siswa harus meminta bantuan dari orang lain dan satu tambahan lagi salah satu anggota kelompok yang dianggap mampu untuk menata hasil syuting sekaligus sebagai editornya. Proses pengerjaan direkam dengan handphone dan seluruh anggota kelompok diharapkan ikut berkontribusi dalam pengerjaannya.

ideo tersebut terdiri dari kata pembuka, perkenalan anggota kelompok dan jenis prosedur yang akan dilaksanakan, bahan dan alat yang diperlukan, langkah-langkah pengerjaan, dan hasil akhir pengerjaan, serta penutup. Video dapat dikerjakan di sekolah maupun di rumah. Setelah video selesai dibuat, siswa dapat menyerahkan pada guru pada tanggal yang telah ditentukan bersama. Setelah video dikumpulkan pada pertemuan berikutnya diadakan presentasi hasil video dari masing-masing kelompok yang akan ditayangkan melalui LCD proyektor, sehingga siswa dari kelompok lain dapat mengetahui berbagai prosedur darikelompok lain. Ketika dalam suatu kelompok melaporkan hasil produknya semua peserta didik yang lain besama guru mengamati tanyangan tersebut dan diakhiri memberi tanggapan. Pada akhir pembelajaran guru bersama peserta didik merefleksi proses secara keseluruhan.

Baca juga:   Matematika Asyik dengan Outdoor Study

Dari metode pembuatan video ini, secara tidak langsung siswa belajar teks prosedur tanpa harus menghafal dan membaca panduan saja dari sumber buku. Para siswa juga medapatkan pengalaman berkreasi tentang teks prosedur dan tidak hanya terpaku pada buku paket dan modul saja. (mat2/ton)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 1 Ampelgading, Kabupaten Pemalang

Author

Populer

Lainnya