Menghafal Asyik dengan Metode Akronim

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Banyakya muatan materi dalam pembelajaran IPS merupakan beban tersendiri bagi siswa sehingga membuat siswa tidak mempuyai semangat dalam menghafal materi IPS. Ada imbauan dari madrasah untuk menggerakkan siswa bersemangat melaksanakan lLiterasi dengan menghafal.

Untuk mewujudkan gerakan literasi menghafal materi IPS di MTs Negeri 2 Kendal tidaklah mudah. Keterampilan literasi menghafal materi pelajaran IPS perlu ditumbuhkembangkan dalam dunia pendidikan karena dapat melatih peserta didik untuk kritis dalam menanggapi segala sesuatu.

Meskipun pembelajaran IPS dengan metode Akronim tidak dimaksudkan mencetak ilmuwan sosial yang “text book’’tetapi pembelajaran literasi menghafal pelajaran IPS dapat dipakai peserta didik untuk mempercepat dalam pemahaman materi dan ketuntasan dalam penyerapan materi pelajaran IPS. Kegiatan menghafal juga dapat dipakai untuk melatih daya ingat siswa, serta melatih kepekaan mereka terhadap ilmu sosial.

Pembelajaran IPS khususnya keterampilan menghafal menjadi hambatan antara lain: siswa kurang minat menghafal, kesulitan cara menghafal yang baik membuat kurang efektif dan efisien dalam penyerapan materi pelajaran IPS . Keterampilan menghafal memerlukan intensitas pelatihan yang terus menerus sehingga menghasilkan sebuah kualitas yang baik dan memiliki tingkat hafal yang bertahun-tahun.

Baca juga:   PBL sebagai Alternatif Metode Pembelajaran pada Masa Pandemi

Cara sederhana untuk membangkitkan minat dan semangat siswa dalam literasi menghafal salah satunya dengan menggunakan menggunakan metode Akronim yaitu menghafal menggunakan singkatan yang membentuk sebuah kalimat. Pertama, dengan bimbingan guru siswa berkelompok mengamati materi pelajaran IPS yang ada dan mendiskusikan pilihan kata yang tepat untuk dihafalkan. Pilihan kata yang mudah diingat dikaitkan dengan kalimat yang lucu seperti Poleksosbudhankam: Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan dan Keamanan; Muda PKK: Manfaat, Usaha bersama, Demokrasi, Adil dan Merata, Perikehidupan dan Keseimbangan. Kesesuaian kata-kata dengan kalimat yang akan di buat untuk membuat singkatan.

Kedua, dengan bimbingan guru siswa mampu berinteraksi melalui bekerja kelompok membuat Akronim berdasarkan pilihan kata yang telah dipilih melalui hasil diskusi. Setelah selesai masing-masing kelompok memajangkan hasil karya Akronim di dinding atau mading kelas. Kemudian diadakan kunjungan hasil kerja. Sebagian siswa menunggu hasil kerja untuk menerima kunjungan dari kelompok lain dan siap menerima saran dan kritik serta memberikan komentar terhadap Akronim yang dipajang. Sebagian siswa yang lain melakukan kunjungan ke kelompok lain untuk memberikan tanggapan, saran ataupun kritik.

Baca juga:   Meningkatkan Minat Belajar Menggunakan Model Pembelajaran TGT

Ketiga, salah satu kelompok mempresentasikan hasil kerja menghafal dengan Akronim. Keempat, guru bersama siswa merefleksi kegiatan pembelajaran materi literasi menghafal Akronim dengan menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pembelajaran yang telah berlangsung dan hasil yang telah diperoleh.

Melalui praktek proses pembelajaran dengan metode dengan Akronim tersebut siswa menjadi terbiasa menghafal dengan menyenangkan dan tidak membosankan. Karena pada prinsipnya pelajaran IPS adalah pelajaran yang banyak materi dan hafalan yang harus diselesaikan oleh siswa sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dapat berhasil secara efektif dan efisien. (ikd1/ton)

 

Guru MTs Negeri 2 Kendal

Author

Populer

Lainnya