Book Game Melecutkan Kemampuan Memahami Bacaan Bahasa Inggris

Oleh : Natalia Susiana DA, S.Pd

spot_img

RADARSEMRANG.ID, Book Game adalah satu metode pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi membaca. Book Game pernah digunakan oleh Luci Hidayati, seorang guru dan penulis, dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Menurut beliau, Book Game terdiri atas tiga komponen yaitu, value, baru, dan lama. Value adalah nilai-nilai yang didapat dari membaca. Baru adalah hal-hal baru yang belum pernah diketahui sebelunya dan mengandung nilai-nilai BG. Lama adalah hal-hal lama yang sudah diketahui sebelumnya. Sedangkan Book Game yang penulis gunakan dimodifikasi dan disesuaikan dengan materi mata pelajaran bahasa Inggris. Value atau nilai-nilai yang akan didapat berkaitan dengan penguatan pendidikan karakter.

Salah satu materi pelajaran bahasa Inggris Kelas X adalah teks recount. Teks recount adalah suatu teks yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang peristiwa secara kronologis. Terdapat dua macam teks recount yaitu teks recount yang menceritakan tentang pengalaman, Recount of Experience’ dan teks recount tentang biografi tokoh, “Recount of Biography”. Penulis menerapkan metode Book Game pada pembelajaran Teks Recount of Biography untuk mata pelajaran Bahasa dan Sastra Inggris kelas X SMA Negeri 1 Ambarawa.

Baca juga:   Hyperlink Menjadikan Latihan Soal Geografi di PowerPoint Semakin Menarik

Beberapa langkah yang penulis lakukan selama proses pembelajaran. Pertama, penulis menerangkan apa tujuan dari teks recount of bigraphy. Di dalam teks recount siswa akan menggunakan Simple Past Tense karena tokoh biografi yang akan dibaca adalah mereka yang sudah meninggal. Kemudian guru menunjukkan struktur kalimat digunakan teks recount. Struktur kalimatnya terdiri dari Orientation dan Chronological Events.

Kedua, siswa dibagi dalam 4 kelompok besar. Kelompok 1 tentang biografi tokoh ilmuwan, kelompok 2 tentang biografi tokoh politikus, kelompok 3 tentang biografi atlet, dan kelompok 4 tentang biografi pengusaha sukses. Setiap siswa di masing-masing kelompok harus memilih tokoh berlainan walaupun jenis biografi tokohnya sama.

Ketiga, setiap siswa wajib mencari gambar figur tokoh tersebut. Mereka juga mencari artikel yang tertulis dalam bahasa Inggris tentang tokoh pilihan mereka dari berbagai sumber.
Keempat, penulis memberikan beberapa pertanyaan berkaitan dengan peristiwa-peristiwa yang dialami para tokoh dengan menggunakan kata tanya when, where, what, who, why, dan how. Penulis juga memberikan pertanyaan tentang karakter yang dimiliki oleh tokoh. Alasan siswa memilih tokoh pun ditanyakan.

Baca juga:   Mengenal Benda di Lingkungan Sekitar dengan Flash Card

Kelima, para siswa menjawab pertanyaan tersebut dan merangkainya dalam satu paragraf. Siswa juga memberikan kesimpulan. Kesimpulan tersebut tentang alasan mengapa para tokoh tersebut menginspirasi mereka. Karakter baik apa saja yang mereka dapatkan dari para tokoh tersebut. Secara tidak langsung penulis memberi bimbingankepada para siswa cara mengedit teks recount asli menjadi teks recount sederhana yang mudah dipahami

Keenam, penulis mengoreksi karya editing siswa tersebut. Ketujuh, setiap siswa mempresentasikan di depan kelas. Di akhir presentasi mereka mengajukan 3 pertanyaan kepada para siswa lainnya.

Walaupun Book Game digunakan untuk meningkatkan kompetensi membaca, dalam proses pembelajaran para siswa juga dapat meningkatkan kompetensi menulis, berbicara dan mendengarkan. (slg2/ton)

Guru Bahasa Inggris SMA Negeri 1 Ambarawa Kabupaten Semarang

Author

Populer

Lainnya