33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar musim depan.

Dari staf kepelatihan, Pelatih Dragan Djukanovic dibantu dua asisten teknik baru yang ia pilih sendiri. Yakni, Zarko Curcic dan mantan legenda Persija Jakarta Imran Nahumarury. Mereka juga akan dibantu oleh dua wajah lama yang bertahan musim depan, yakni Dwi Setiawan Londo dan Achmad Resal.

I Komang Putra juga  tetap berada pada posisi sebelumnya menjadi pelatih kiper. Dan sama halnya dengan Emilio Cugnier Filho yang masih tetap menjadi pelatih fisik. Rencana PSIS akan membuat divisi baru, yakni divisi kesehatan dan fisioterapi telah teralisasi. Terdapat nama baru untuk mengisi posisi tersebut.  Dokter Alfan Azhar akan menjadi ketua tim dokter Mahesa Jenar. Ia didampingi Sigit Pramudya sebegai fisioterapis dan Kasmadi sebagai messure. Mereka akan berusaha menjaga kebugaran pemain selama mengarungi beratnya Liga Indonesia musim depan.

“Untuk Dokter Alfan kita berhasil membajak dari Bhayangkara FC dan Sigit Pramudya dari PSS Sleman. Harapannya, mereka bisa menjaga kebugaran dan mengobati pemain kita yang cidera dengan penangan yang maksimal,” ujar General Manager PSIS Semarang Wahyu Liluk Winarto kepada RADARSEMARANG.COM.

Selain itu, Manager Tim tetap berada di tangan Anton Nikijuluw. Dan masih ada nama lama lain yang bertahan dalam ofisial tim, yakni Giyono, Wisnu Adi dan Agung Prasetyo.

Dokter tim PSIS yang baru, dr  Alfan Azhar merasa bangga dapat bergabung dengan tim kebanggaan warga Semarang tersebut. Dirinya mengaku mendapat tawaran dari pihak manajemen untuk bergabung dan dengan segera ia menyetujui tawaran tersebut. Selain keinginan untuk membantu PSIS lebih baik dari sebelumnya, faktor pendidikan juga mendorongnya tidak ragu bergabung ketika mendapat tawaran tersebut.

“Saya akui tidak menyangka bisa gabung dengan PSIS. Saya memang ingin melanjutkan pendidikan. Dan kebetulan diterima di Universitas Diponegoro. Jadi keputusan bergabung dengan PSIS saya rasa tepat. Mengingat selain kuliah saya juga bisa kerja di sini,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Imran Nahumarury. Ia mengaku senang dapat bergabung dan membantu Dragan Djukanovic dalam jajaran staf kepelatihan. Ia berharap dapat memberikan kontribusi positif untuk tim. Imran merasa tersanjung dapat diterima dengan baik di Semarang.

“Senang sekali bisa bergabung. Apalagi PSIS itu salah satu tim besar selain Persija. Saya menyadari tugas baru ini tidak mudah. Tapi saya akan all out untuk membatu coach Dragan menangani PSIS,” katanya.

Pelatih PSIS Dragan Djukanovic menuturkan, timnya siap menghadapi Liga 1 musim depan.  Ia mengaku telah menyiapkan berbagai program latihan guna  mematangkan persiapan dan memupuk kekompakan antar pemain. Selain itu, dirinya akan memulai mengumpulkan pemain pada tanggal 30 Januari untuk latihan perdana. Dan akan memberikan sanksi tegas bagi pemain yang telat untuk kumpul dalam tim.

“Kita akan mulai training tanggal 30 Januari. Pagi kita kumpul untuk tes medis, sorenya kita bisa langsung latihan. Saya yakin dengan persiapan satu bulan ke depan kita bisa siap memulai musim depan pada awal Maret mendatang dengan performa yang baik,” ujarnya. (akm/aro/ap)

Berita sebelumyaLomba Cepat
Berita berikutnyaMengejar SARS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bawa Semangat Kirun

22 JUNI 2013 menjadi hari yang tidak bisa dilupakan oleh salah satu suporter setia PSIS, Panser Biru. Hari itu Panser Biru kehilangan dirigen master...

Sajikan Ribuan Durian Varietas Unggulan

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan, kembali menggelar Festival Durian Lolong pada hari...

Lestarikan Gotong Royong, Gelar Lomba

BATANG - Gotong royong yang identik dengan kehidupan masyarakat Indonesia kini sudah mulai terlupakan. Untuk itulah, Badan Pemberdayaan Masyarakat Sesa (Bapermades) Kabupaten Batang menggalakkan...

Tunggakan Pajak Capai Rp 2,1 T

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Tunggakan pajak hingga pertengahan tahun 2018 ini mencapai Rp 2,1 triliun. Dari total jumlah tersebut, diperkirakan tidak lebih dari 50 persen yang dapat...

Diharapkan Pacu Perkembangan Ekonomi

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Dua jembatan yang menghubungkan Kecamatan Wiradesa dan Kedungwuni, yakni Jembatan Tunjung dan Jatimulyo diresmikan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi. Bupati berharap masyarakat...

BPP Setuju Perda Izin Gangguan Dicabut

SEMARANG - Badan Pembentukan Perda (BPP) DPRD Kota Semarang tidak keberatan Perda No 20 Tahun 2011 tentang Izin Gangguan (HO) dicabut. Keputusan ini diambil...