33 C
Semarang
Minggu, 31 Mei 2020

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar musim depan.

Dari staf kepelatihan, Pelatih Dragan Djukanovic dibantu dua asisten teknik baru yang ia pilih sendiri. Yakni, Zarko Curcic dan mantan legenda Persija Jakarta Imran Nahumarury. Mereka juga akan dibantu oleh dua wajah lama yang bertahan musim depan, yakni Dwi Setiawan Londo dan Achmad Resal.

I Komang Putra juga  tetap berada pada posisi sebelumnya menjadi pelatih kiper. Dan sama halnya dengan Emilio Cugnier Filho yang masih tetap menjadi pelatih fisik. Rencana PSIS akan membuat divisi baru, yakni divisi kesehatan dan fisioterapi telah teralisasi. Terdapat nama baru untuk mengisi posisi tersebut.  Dokter Alfan Azhar akan menjadi ketua tim dokter Mahesa Jenar. Ia didampingi Sigit Pramudya sebegai fisioterapis dan Kasmadi sebagai messure. Mereka akan berusaha menjaga kebugaran pemain selama mengarungi beratnya Liga Indonesia musim depan.

“Untuk Dokter Alfan kita berhasil membajak dari Bhayangkara FC dan Sigit Pramudya dari PSS Sleman. Harapannya, mereka bisa menjaga kebugaran dan mengobati pemain kita yang cidera dengan penangan yang maksimal,” ujar General Manager PSIS Semarang Wahyu Liluk Winarto kepada RADARSEMARANG.COM.

Selain itu, Manager Tim tetap berada di tangan Anton Nikijuluw. Dan masih ada nama lama lain yang bertahan dalam ofisial tim, yakni Giyono, Wisnu Adi dan Agung Prasetyo.

Dokter tim PSIS yang baru, dr  Alfan Azhar merasa bangga dapat bergabung dengan tim kebanggaan warga Semarang tersebut. Dirinya mengaku mendapat tawaran dari pihak manajemen untuk bergabung dan dengan segera ia menyetujui tawaran tersebut. Selain keinginan untuk membantu PSIS lebih baik dari sebelumnya, faktor pendidikan juga mendorongnya tidak ragu bergabung ketika mendapat tawaran tersebut.

“Saya akui tidak menyangka bisa gabung dengan PSIS. Saya memang ingin melanjutkan pendidikan. Dan kebetulan diterima di Universitas Diponegoro. Jadi keputusan bergabung dengan PSIS saya rasa tepat. Mengingat selain kuliah saya juga bisa kerja di sini,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Imran Nahumarury. Ia mengaku senang dapat bergabung dan membantu Dragan Djukanovic dalam jajaran staf kepelatihan. Ia berharap dapat memberikan kontribusi positif untuk tim. Imran merasa tersanjung dapat diterima dengan baik di Semarang.

“Senang sekali bisa bergabung. Apalagi PSIS itu salah satu tim besar selain Persija. Saya menyadari tugas baru ini tidak mudah. Tapi saya akan all out untuk membatu coach Dragan menangani PSIS,” katanya.

Pelatih PSIS Dragan Djukanovic menuturkan, timnya siap menghadapi Liga 1 musim depan.  Ia mengaku telah menyiapkan berbagai program latihan guna  mematangkan persiapan dan memupuk kekompakan antar pemain. Selain itu, dirinya akan memulai mengumpulkan pemain pada tanggal 30 Januari untuk latihan perdana. Dan akan memberikan sanksi tegas bagi pemain yang telat untuk kumpul dalam tim.

“Kita akan mulai training tanggal 30 Januari. Pagi kita kumpul untuk tes medis, sorenya kita bisa langsung latihan. Saya yakin dengan persiapan satu bulan ke depan kita bisa siap memulai musim depan pada awal Maret mendatang dengan performa yang baik,” ujarnya. (akm/aro/ap)

Berita sebelumyaLomba Cepat
Berita berikutnyaMengejar SARS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Nilai Tertinggi Diumumkan di Tempat, Semua Bisa Dimutasi Setelah 2 Tahun Dilantik

DPRD Demak belum lama ini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, Jawa Timur. Kunker yang dijalankan Komisi A tersebut untuk menambah...

Desak Realisasikan Meterisasi PJU, PPHP Harus Objektif

Komisi III DPRD Kabupaten Magelang melakukan rapat dengan sejumlah instansi di bawah pengawasannya. Beberapa hal masih perlu dilakukan evaluasi dan percepatan penanganan, karena terkait...

Pembinaan Karakter Kerja Industri dalam Pembelajaran Praktik Kejuruan

RADARSEMARANG.COM - DALAM sebuah kesempatan, Menteri Pendidikan ketika itu, Anis Baswedan, menjelaskan komponen yang mendasari pendidikan abad 21 adalah karakter. Pendidikan tanpa karakter akan...

Pilgub, Kesempatan Emas Wujudkan Pemerintahan Bersih

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemilihan Kepala Daerah (Gubernur dan Wakil Gubernur) Jateng adalah kesempatan emas untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih. Pilkada adalah hajat rakyat semesta dan...

Pelatihan TKI Diambil Alih Pemerintah

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pelatihan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) akan diambil alih oleh Pemerintah. Kepala Dinas Tenagakerja (Disnaker) Kabupaten Semarang, Moch Riyanto mengungkapkan pengambil alihan...

Rajin Kritik Bupati Beri Hadiah 3 Warga 

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pesta malam tahun baru di Kabupaten Pekalongan terpusat di Jalan Mandurorejo, Kajen, Minggu (31/12) malam. Berbagai kegiatan disuguhkan, mulai qasidah, marawis,...