33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Makam Leluhur Gus Dur Dipugar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga merehabilitasi makam Kiai Abdul Wahid yang berada di Tingkir. Kiai Wahid adalah kakek KH Hasyim Asy’ari. Dan juga eyang canggah KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Biaya rehabilitasi dianggarkan Rp 200 juta dalam anggaran perubahan 2019. Semasa hidupnya, Presiden RI keempat Gus Dur sudah dua kali berziarah ke makam Kiai Wahid.

Dilansir dari radarsemarang.id, Kasi Destinasi dan Promosi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Salatiga Panji Hanief Gumilang menuturkan rehabilitasi makam sudah mendapatkan persetujuan dari ahli waris. “Saya sowan ke ahli waris yang merupakan pimpinan ponpes Tebuireng di Jombang. Dan kami sudah mendapatkan izin untuk rehab tersebut,” tutur Panji.

Rehabilitasi ini sekaligus menjadikan makam tersebut sebagai salah satu tujuan wisata religi di kota Salatiga. Terlebih Tingkir Lor sudah ditetapkan sebagai lokasi pengembangan wisata Kota Salatiga sejak 2015. “Semoga dengan penataan kawasan makam leluhur pendiri NU ini menjadi pengingat perjuangan para tokoh muslim,” jelas Panji yang juga dikenal dengan kolektor barang antik.

Tidak jauh dari lokasi makam, terdapat masjid kuno. Namanya Al Furdhola. Salah satu indikasinya adalah adanya aksara dalam mimbar yang bertuliskan 1300 hijriyah. Dengan demikian usia masjid lebih dari 100 tahun. Masjid ini berbentuk joglo yang masih asli dan lantainya dari batu.

“Konon, Kiai Wahid adalah bagian yang tidak terpisahkan dari laskar Diponegoro bersama Kiai Mojo dan Kiai Damarjati. Dan di masjid itulah, sering dilakukan pertemuan penting laskar Diponegoro,” imbuh Panji.

Rombongan keluarga pada Sabtu (26/10) lalu datang ke kota Salatiga. Rombongan dipimpin KH Agus Fahmi Amrullah (cucu KH Hasyim Asy’ari) bertemu dengan wali kota. Rombongan kemudian menuju ke makam KH Abdul Wahid yang berada di Tingkir. “Kami dari keluarga Tebu ireng turut mendoakan agar kegiatan ini diberi kelancaran,” tutur KH Agus Fahmi Amrullah. (sas/ton/ap)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bisa Praktik Perawatan Luka Mandiri

TEMANGGUNG- Akademi Keperawatan (Akper) Alkautsar Temanggung selama empat hari, sejak Selasa (2/5) hingga Jumat (5/5) menggelar pelatihan woundcare bagi mahasiswanya. Kegiatan dengan menghadirkan tim...

Rancang Uji Coba dan Incar Pemain Tambahan

SEMARANG – Libur kompetisi di tengah persaingan yang masih ketat tampaknya memang harus disikapi dengan baik oleh PSIS dengan harapan di lanjutan kompetisi 6...

Berjuang Pantang Menyerah

RADARSEMARANG.COM - KESUKSESAN terasa lebih indah, jika ada proses pembelajaran menjadi lebih baik. Maria Catharina Laras, melalui proses tersebut ia dapat membuktikan kepada siapapun...

Ribuan Pekerja Belum Terlindungi

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Guna memperluas cakupan tenaga kerja yang belum terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran terus melakukan sosialisasi untuk pelindungan tenaga kerja. Tidak terkecuali kepada tenaga...

Maling Sembako Dibekuk

KEBUMEN – Petualangan pembobol sejumlah rumah dan toko sembako serta warnet harus berakhir di kantor polisi. Tersangka berinisial DM, 36, warga Bnjarnegara berhasil diamankan...

Melongok Purwarupa Mobil Listrik Made In Untidar

Universitas Tidar (Untidar) resmi meluncurkan purwarupa mobil listrik Elang Untidar pada gelaran Magelang Fair 2017 di Alun-Alun Kota Magelang yang berlangsung sejak Sabtu (6/5)...