33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Merbabu Terbakar, Ratusan Pendaki Dievakuasi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Kawasan Gunung Merbabu di Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang, Rabu (11/9), kembali terbakar. Bahkan hingga Kamis (12/9), api masih belum bisa dipadamkan. Akibatnya, sebanyak 102 pendaki yang berada di kawasan pendakian Gunung Merbabu harus dievakuasi oleh tim Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edi Susanto mengatakan, kebakaran terpantau dari Desa Wonolelo sejak Rabu (11/9) pukul 17.55 WIB.

“Memang ada kurang lebih 102 pendaki. Kemudian sudah diantisipasi oleh kawan-kawan pengelola. Kemudian untuk kebakaran, sampai dengan hari ini (kemarin, red) pukul 12.00 WIB tadi, kami sudah memberikan laporan, masih ada api, dan bahkan makin besar. Tapi memang mengarah ke utara,” katanya.

Wilayah yang ada di sisi Magelang, terutama di Wonolelo, terus diwasoadai karena berupa rumput kering, pepohonan dan vegetasi yang mudah terbakar. Luasan yang terbakar sampai kemarin belum diketahui dan masih menunggu laporan terbaru dari TNGMb. Namun demikian, BPBD masih terus melihat dan memantau bahwa luasan yang terbakar terus bertambah.

“Untuk pendaki, menurut dari kawan pengelola, sudah diminta untuk turun dan memang berbahaya. Dari Wonolelo ada 80, kemudian dari sisi Swanting ada 22, kurang lebih ada 102 pendaki,” tegasnya.

Pihak TNGMb telah menutup jalur pendakian hingga batas waktu yang belum ditentukan, hingga kondisi dinyatakan aman. Kawasan yang terbakar ini berada di Kecamatan Sawangan dan masih masuk wilayah Kabupaten Magelang.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Junita Parjanti saat dikonfirmasi via WhatsApp menjelaskan terjadi kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, sekitar Denokan, Kabupaten Magelang. “Pagi ini, terjadi karhut di kawasan TNG Merbabu sekitar Denokan, Kabupaten Magelang. Api pertama kali terlihat pukul 02.00 dini hari,” tegasnya

Kebakaran Gunung Merbabu terlihat dari Objek Wisata Ketep Pass, Sawangan, Kabupaten Magelang. Terlihat adanya kepulan asap putih membumbung dari beberapa titik. Ada titik kepulan asap yang cukup besar dengan warna asap yang terlihat kemerahan. “Dari Ketep Pass kebakaran Merbabu terlihat sejak pukul 02.00 WIBdini hari. Ini hingga pukul 12.00 WIB, kepulan asap masih terlihat,” jelasnya. (had/ton/ap)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Terseret 50 Meter Sebelum Terlindas

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Peristiwa tabrak lari terjadi di Jalan Arteri Kaliwungu, tepatnya di wilayah Desa Mororejo, sebelum jembatan. Seorang pemotor tewas setelah masuk ke kolong truk...

Libur Lebaran, Layanan Pemkot Tetap Optimal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang  Hendrar Prihadi memutuskan sebagian pelayanan di Pemerintah Kota Semarang tetap berjalan selama libur panjang lebaran. Sejumlah pegawai akan...

Perjuangan Orang Tua Mencari SD untuk Anaknya

Wajah-wajah resah dan penuh harap terlihat di semua SD negeri di Surabaya dalam beberapa hari terakhir. Mereka adalah para orang tua yang berjuang mendaftarkan...

Ekspresi Siswa Warnai Dinding Kelas

SEMARANG- Cara  yang dilakukan pihak SMA Sultan Agung I Semarang untuk membuat kegiatan belajar di sekolah agar tetap asyik ini patut diapresiasi. Ya, pihak...

Sharp-Global Gelar Tomodachi Koten

SEMARANG - Sharp kembali mengelar program “Sharp Tomodachi Koten” di Global Elektronik Pandaran Semarang. Hadirnya pameran persahabatan diharapkan penjualan elektronik Sharp akan naik 40-50...

Operasi Panggul, Sulit Puas?

RADARSEMARANG.COM - Dokter Andi, saya seorang ibu rumah tangga, usia 47 tahun. Panggul saya sudah dioperasi 1 tahun yang lalu, untuk bergerak kadang kurang...