33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Merbabu Terbakar, Ratusan Pendaki Dievakuasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Kawasan Gunung Merbabu di Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang, Rabu (11/9), kembali terbakar. Bahkan hingga Kamis (12/9), api masih belum bisa dipadamkan. Akibatnya, sebanyak 102 pendaki yang berada di kawasan pendakian Gunung Merbabu harus dievakuasi oleh tim Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edi Susanto mengatakan, kebakaran terpantau dari Desa Wonolelo sejak Rabu (11/9) pukul 17.55 WIB.

“Memang ada kurang lebih 102 pendaki. Kemudian sudah diantisipasi oleh kawan-kawan pengelola. Kemudian untuk kebakaran, sampai dengan hari ini (kemarin, red) pukul 12.00 WIB tadi, kami sudah memberikan laporan, masih ada api, dan bahkan makin besar. Tapi memang mengarah ke utara,” katanya.

Wilayah yang ada di sisi Magelang, terutama di Wonolelo, terus diwasoadai karena berupa rumput kering, pepohonan dan vegetasi yang mudah terbakar. Luasan yang terbakar sampai kemarin belum diketahui dan masih menunggu laporan terbaru dari TNGMb. Namun demikian, BPBD masih terus melihat dan memantau bahwa luasan yang terbakar terus bertambah.

“Untuk pendaki, menurut dari kawan pengelola, sudah diminta untuk turun dan memang berbahaya. Dari Wonolelo ada 80, kemudian dari sisi Swanting ada 22, kurang lebih ada 102 pendaki,” tegasnya.

Pihak TNGMb telah menutup jalur pendakian hingga batas waktu yang belum ditentukan, hingga kondisi dinyatakan aman. Kawasan yang terbakar ini berada di Kecamatan Sawangan dan masih masuk wilayah Kabupaten Magelang.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Junita Parjanti saat dikonfirmasi via WhatsApp menjelaskan terjadi kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, sekitar Denokan, Kabupaten Magelang. “Pagi ini, terjadi karhut di kawasan TNG Merbabu sekitar Denokan, Kabupaten Magelang. Api pertama kali terlihat pukul 02.00 dini hari,” tegasnya

Kebakaran Gunung Merbabu terlihat dari Objek Wisata Ketep Pass, Sawangan, Kabupaten Magelang. Terlihat adanya kepulan asap putih membumbung dari beberapa titik. Ada titik kepulan asap yang cukup besar dengan warna asap yang terlihat kemerahan. “Dari Ketep Pass kebakaran Merbabu terlihat sejak pukul 02.00 WIBdini hari. Ini hingga pukul 12.00 WIB, kepulan asap masih terlihat,” jelasnya. (had/ton/ap)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jadikan Desa Penyangga Wisata Gedong Songo

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Ada yang istimewa dalam gelaran Merti Dusun Gintungan Desa Gogik Kecamatan Ungaran Barat tahun 2018, Sabtu (21/4) kemarin. Jika tahun-tahun sebelumnya hanya dilakukan...

Industri Elektronik Pacu Penjualan

SEMARANG – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, diprediksi penjualan elektronik akan mengalami peningkatan cukup signifikan. Untuk itu industri elektronik menyiapkan stok yang cukup...

Bisnis Jasa Laundry Sepatu

DI usia 23 tahun, Nurlela sudah lima kali berpindah kerja. Saat ini, Lela –panggilan akrabnya—memilih menggeluti wirausaha. Ia menjalankan bisnis pencucian alias laundry sepatu. Selain...

Bos Zentrum Akui BG Tak Bisa Cair

SEMARANG-Bos CV Zentrum (sekarang sudah pailit dan berganti nama Zentrum MK), Tjan Wen Hung diperiksa atas perkara dugaan perbuatan memalsukan perjanjian jaminan fidusia terhadap empat chassis...

Lamban, Progres Tol Batang-Semarang

SEMARANG – DPRD menilai proyek Seksi 3 Tol Batang-Semarang di daerah Pegandon Kabupaten Kendal progresnya sangat lamban. Bahkan, Jasa Marga Jateng menyebutkan, dari total...

Angkat Batik Semarangan Agar Tak Tertinggal

SEMARANG – Keberadaan Batik Semarangan hingga kini terbilang stagnan. Konsumen batik lebih mengenal Batik Lasem, Solo, Pekalongan dan Jogjakarta. Meski sebetulnya Batik Semarangan memiliki...