Merbabu Terbakar, Ratusan Pendaki Dievakuasi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Kawasan Gunung Merbabu di Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang, Rabu (11/9), kembali terbakar. Bahkan hingga Kamis (12/9), api masih belum bisa dipadamkan. Akibatnya, sebanyak 102 pendaki yang berada di kawasan pendakian Gunung Merbabu harus dievakuasi oleh tim Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edi Susanto mengatakan, kebakaran terpantau dari Desa Wonolelo sejak Rabu (11/9) pukul 17.55 WIB.

“Memang ada kurang lebih 102 pendaki. Kemudian sudah diantisipasi oleh kawan-kawan pengelola. Kemudian untuk kebakaran, sampai dengan hari ini (kemarin, red) pukul 12.00 WIB tadi, kami sudah memberikan laporan, masih ada api, dan bahkan makin besar. Tapi memang mengarah ke utara,” katanya.

Wilayah yang ada di sisi Magelang, terutama di Wonolelo, terus diwasoadai karena berupa rumput kering, pepohonan dan vegetasi yang mudah terbakar. Luasan yang terbakar sampai kemarin belum diketahui dan masih menunggu laporan terbaru dari TNGMb. Namun demikian, BPBD masih terus melihat dan memantau bahwa luasan yang terbakar terus bertambah.

“Untuk pendaki, menurut dari kawan pengelola, sudah diminta untuk turun dan memang berbahaya. Dari Wonolelo ada 80, kemudian dari sisi Swanting ada 22, kurang lebih ada 102 pendaki,” tegasnya.

Pihak TNGMb telah menutup jalur pendakian hingga batas waktu yang belum ditentukan, hingga kondisi dinyatakan aman. Kawasan yang terbakar ini berada di Kecamatan Sawangan dan masih masuk wilayah Kabupaten Magelang.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Junita Parjanti saat dikonfirmasi via WhatsApp menjelaskan terjadi kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, sekitar Denokan, Kabupaten Magelang. “Pagi ini, terjadi karhut di kawasan TNG Merbabu sekitar Denokan, Kabupaten Magelang. Api pertama kali terlihat pukul 02.00 dini hari,” tegasnya

Kebakaran Gunung Merbabu terlihat dari Objek Wisata Ketep Pass, Sawangan, Kabupaten Magelang. Terlihat adanya kepulan asap putih membumbung dari beberapa titik. Ada titik kepulan asap yang cukup besar dengan warna asap yang terlihat kemerahan. “Dari Ketep Pass kebakaran Merbabu terlihat sejak pukul 02.00 WIBdini hari. Ini hingga pukul 12.00 WIB, kepulan asap masih terlihat,” jelasnya. (had/ton/ap)

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This