33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Kompensasi Listrik

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Artisnya kali ini PLN. Lagi viral lagi. Kali ini soal realisasi ganti rugi. Sebagai kompensasi listrik yang padam itu. Yang luas itu. Yang lama itu. 

 

Mestinya Pak Dahlan Iskan yang menulis ini. Beliau lebih paham. Jangan-jangan justru malah bisa menjawabnya. Karena bos saya itu lebih berpengalaman. Pernah juga menjadi sesuatu di PLN. 

 

Kalau pengalaman saya dengan PLN memang sama seperti beliau –hanya saya di bidang pernah kesetrumnya saja. 

 

Tetap saja saya yang harus menuliskan. Sebab, begitu banyak yang mencari informasi ini di internet. Kompensasi ternyata tidak kalah sexy

Tengoklah Google Trend. Hingga Selasa (20/8) pukul 11.00 WIB, lebih dari 20 ribu kali ditelusuri.

Rupanya sudah ada yang dengar-dengar: kompensasi siap dibagikan. 

Dana yang disiapkan? Wow…tremendous –meminjam istilah Pak Dahlan Iskan. Eh…Donald Trump. 

Dulu disebut-sebut sekitar Rp 1 triliun. Setelah dihitung rinci ternyata Rp865 miliar. Yah, masih tergolong sekitar juga. Sekitar jauh. 

 

Nilai kompensasi itu sesuai dengan deklarasi tingkat mutu pelayanan (TMP). Menggunakan indikator lamanya gangguan. Rujukannya Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017. 

 

Saat akan menulis artikel ini, saya baca peraturan tersebut. Khususnya yang  mengenai kompensasi. Ada di Pasal 6-8. 

Cukup panjang jika saya tuliskan di sini.

 

Kompensasi PLN itu sudah diumumkan dalam laman resminya. Tayang sejak Minggu (18/8). Di website PLN itu juga. 

Semua bisa mengecek besaran kompensasi yang akan diterima masing-masing. 

 

Mengeceknya juga sangat mudah. Buka saja www.pln.co.id.  Selanjutnya? Anda sudah jauh lebih pintar? Ikuti saja petunjuk di website tersebut. Mudah kok.

 

Yang diberikan bulan ini adalah pengumumannya. Kompensasinya sendiri belum bulan ini. Melainkan September 2019. 

Caranya pun otomatis. Bagi pelanggan pascabayar langsung mendapat pengurangan tagihan. 

Sedangkan prabayar dapat tambahan token saat pembelian. 

 

Apakah kompensasi PLN itu hanya berlaku bagi pelanggan di Pulau Jawa?

 

Pastinya itu yang menjadi pertanyaan warga luar Pulau Jawa. Tentunya saya juga. Yang masih sering mendapat pemadaman listrik. 

 

Sebagai salah satu pelanggan PLN saya pilih token. Paling disiplin membeli token. Tidak menunggu pulsa habis. Saya tidak pernah merasakan kompensasi itu. 

 

Apakah karena Lampung bukan Jawa? Dan Jawa bukan Lampung?

 

Karena penasaran, saya sampai menelepon Deputi Manajer Hukum dan Humas PT PLN distribusi Lampung, Gilang Permata.

 

Dia menjelaskan, kompensasi itu bisa diberlakukan di Lampung. Atau di mana saja. Jika PLN memadamkan listrik lebih dari tiga jam.

 

”Di Permen ESDM itu juga kan diatur Mas, jika pemadaman karena pemeliharaan jaringan atau kejadian di luar kendali PLN, kami tidak diwajibkan memberi kompensasi,” katanya.

 

Menerima penjelasan itu, saya kembali membuka Permen ESDM tersebut. Apa yang dijelaskan Gilang memang benar. Tertuang di Pasal 8. 

 

Setelah membaca aturan di pasal itu saya bergumam dalam hati. Pantas saja, PLN selalu memiliki alasan ketika ditanya wartawan. 

 

Akhirnya saya hanya bisa pasrah. Doa saja yang saya panjatkan, agar PLN tidak sering-sering kalah dengan sengon.(Wirahadikusumah)

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Merelakan Ditinggal Anak, Cucu, Menantu

Oleh Dahlan Iskan Saya sabar menunggu pencernaan saya istirahat. Tidak makan apa pun. Dada dan punggung memang masih sakit tapi sudah turun. Dari skala 9...

Cegah KDRT dengan Pemahaman Gender

DEMAK-Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Pemkab Demak hingga kini terus mensosialisasikan gerakan pemahaman sadar gender. Ini dilakukan di antaranya untuk...

Bocah Juga Bantu TMMD

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - TMMD Reguler yang berlangsung di Desa Bonomerto Kecamatan Suruh ini semakin memperlihatkan keguyuban dan keakraban antara anggota TNI dan masyarakat. Bahkan,...

Seminar “Aplikasi Teknologi Baru dalam Dunia Kesehatan Indonesia”

SEMINAR Teknologi Kesehatan “Aplikasi Teknologi Baru dalam Dunia Kesehatan Indonesia” digelar Minggu (17/12) pukul 09.00-selesai di Gedung Serba Guna Fakultas Kedokteran Undip. Pembicara dr...

Stadion Madya Akan Jadi Rumah Sakit

KENDAL—Manajemen RSUD dr Soewondo akan mengajukan permohonan alih fungsi Stadion Madya atau stadion lama yang berada di sisi utara rumah sakit untuk dibangun gedung...

Kejurkab Bulutangkis Hari Jadi Demak

DEMAK - Sebanyak 350 atlet dari klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) dan pemain perwakilan sekolah meramaikan kejuaraan Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Kejurkab Hari Jadi Demak...